OPINI : Mengajarkan Siswa Berempati Atas Bencana | Hasil Kualifikasi Euro 2020 Hari Ini : Libas Kosovo, Inggris Mantapkan Pamuncak Klasemen | Daftar 12 Polda yang Mulai Hari Ini Resmi Berlakukan Tilang Elektronik, Ini Lokasinya  | DPR RI Rekomendasikan Pembentukan Pansus Jiwasraya, Marwan Jafar: Buktikan Ada Korupsi atau Tidak | Hasil Lengkap La Liga Spanyol Malam Ini, Barcelona Menang, Atletico Kalahkan Sociedad | WP Wajib Laporkan Kepemilikan Sepeda dalam SPT | Ramalan Zodiak Rabu, 14 April 2021: Cancer Bersiap dengan Tekanan Kerja, Virgo Kerja Keras Terbayar | Peruntungan Shio Hari Ini Minggu 13 September 2020 | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 2 Mei 2020, Cancer Masih Ada Bayang-bayang Masa Lalu | Inilah Spesifikasi Playstation 5 PS5, Prediksi Harga dan 4 Aksesori Tambahan | Daftar Promo JSM Indomaret, Berlaku Hingga 16 Maret, Harga Minyak Goreng Turun | Bupati Wihaji Minta Pembangunan Gor Indoor Batang Dipercepat | Sinopsis Venom Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB Percobaan Membawa Monster Luar Angkasa | Bupati Wihaji Segera Perbaiki Jembatan Kali Petung Batang | KPU Demak Tetapkan DPT, Ada 852.886 Pemilih | Tanggapi Kasus Penipuan Penerimaan CPNS, Kepala BKD Kab Tegal Minta Warga Lebih Hati-hati | Video PHRD Jateng Gelar Seminar Terkait Izin Pengusahaan Air Tanah | Cegah Penyebaran Virus Corona, Udinus Semarang Tunda Wisuda ke-69, Rektor: Dengan Berat Hati | Wawali Tegal Jumadi: Habib Thohir Sosok Ulama yang Mengayomi | Sinopsis Turbo GTV Hari Ini Jam 15.00 WIB Siput Jadi Pembalap Pro | Berikut Jadwal Samsat Online Keliling di Demak Hari Ini Kamis 1 Oktober 2020 | Unjuk Rasa Ricuh, Polisi Thailand Tembaki Massa Prodemokrasi | OPINI Arri Handayani : Work From Home dan Dinamikanya | DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Pati 2019 | Prediksi Manchester United Vs Tottenham Hotspur, H2H, Susunan Pemain, Skor dan Link Live Streaming | Penyembelihan Sapi Kurban dari Jokowi di Masjid Agung Solo Jadi Perhatian Warga | Anak Tunggu Ayah Menjemput, Ternyata Datang Mobil Ambulans Berisi Jenazah Ayahnya | Ali Ngabalin Ungkap Gerindra Diajak Gabung ke Pemerintah, Ini Alasannya | Arti Mimpi Hujan Deras Disertai Badai, Ada Sembilan Penafsiran Berbeda, Simak! | Ini Saran Ayu Ting Ting pada Cita Citata yang Gagal Menikah dengan Roy Geurts | Video Anak-anak di Kampung Batik Semarang Membatik Masker | Marwan Jafar Dorong Pemerintah Terbitkan Peraturan Teknis Vaksin Gotong Royong  | Hasil Liga Champions: Bayern Muenchen Hajar Atletico Madrid 4-0 | Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi USM Gelar Sekolah Kaderisasi | Heboh! Dikira Meninggal Biasa Usai Dikubur dan Ditahlilkan 7 Hari, Ternyata Jenazah Positif Corona | Kesal Habib Rizieq Shihab Tak Bisa Pulang Ke Indonesia, Fadli Zon: Kegagalan Diplomasi Pemerintah | Berlabuh di Everton, Lawan Pertama Tim Carlo Ancelotti Adalah Arsenal | Chord Kunci Gitar Digawe Penak (Bojo Galak 2) Pendhoza | Ganjar Pranowo Minta Pengancam Perawat Covid 19 di Sragen Diusut Tuntas | Disebut Dzalim Loloskan Mulan Jameela yang Kalah Suara di DPR, Fadli Zon Langsung Gelagapan | SSB Putra Mororejo Kaliwungu Kendal Kembali Berlatih | Mahasiswinya Keluar Bimbingan Skripsi Sambil Menangis, Dosen Ini 3 Kali Berbuat Tak Senonoh | Di Tengah Pandemi, Anggota DPRD Kota Semarang Minta Pemkot Perhatikan Wilayah yang Terendam Rob | The Power of Emak-emak Gagalkan Upaya Penculikan Anak TK, Pelaku Wanita Disergap Saat Kabur | Kebijakan Nadiem Makarim Ganti UN, Begini Reaksi Guru Bimbel di Kota Semarang | Polres Kendal Siapkan 770 personel Guna Amankan Pilkada Kendal 2020 | Jual Furniture, Elektronik Bekas dan Baru Semarang serta Iklan Kehilangan Minggu 1 November 2020 | Chord Kunci Gitar Spaceman Nick Jonas | Slawi dan Temanggung Berpotensi Hujan Malam Nanti, Begini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini | Harga Emas Hari Ini Naik Rp 3.000 di Butik Antam Semarang, Rp 769 Ribu per Gram | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Tanjung Pinang, Ramadhan ke-27, Rabu 20 Mei 2020 | Sinopsis Ikatan Cinta Kamis 11 Maret Pukul 21.30 WIB Aldebaran Halangi Nino Tes DNA Reyna | Jelang Derby Della Madonnina Inter Vs AC Milan, Lukaku Beri Pujian untuk Ibra: Dia adalah Juara | Sebelum Diedarkan untuk Keperluan Idulfitri, Uang Rupiah Dikarantina 14 Hari | Daftar Laptop Lenovo dan Harga Bulan April 2021 | Lansia Asal Tawangmangu Terkonfirmasi Positif Covid-19, Meninggal Usai Pulang dari Jakarta | Menristekdikti Ingin STIE Bank BPD Jateng Buka Prodi Finance Engineering, Ini Alasannya   | BERITA LENGKAP: Pengoplosan Gas Elpiji ‎Bersubsidi Ngaku Untung Rp 600 Ribu per Hari | AKBP Cristian Pimpin Peletakan Batu Pertama Masjid Al Ma’ruf Polres Wonogiri | Jakarta Memanas, Pendemo UU Cipta Kerja Bakar Halte Transjakarta Bundaran HI dan Tosari | Penghasilannya Lumayan Banget, Begini Cara Jadi Agen Pegadaian dan Keuntungan yang Didapat | Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Selasa 16 Februari 2021 Buka di Balaikota | Corona N439K Kebal Vaksin, Ditemukan Mutasi Baru Virus Covid-19 di Indonesia | Jenazah Korban Banjir Bandang Sungai Rajasa Pemalang Kembali Diketemukan, Ini FOTO-FOTONYA | Lagi Asyik Liburan Bareng Teman, Video Syurnya Bareng MYD Viral, Gisel Ungkap Perasaannya saat Itu | Prakiraan Cuaca BMKG di Kabupaten Pati Hari Ini, Sabtu 15 Februari 2020 | Gara-gara Roberto Mancini Tak Pakai Kaca Mata, Ada Pemain yang Tertukar Bikin Italia Gagal Menang | Wali Kota Dedy Yon Imbau Warga Pakai Masker di Tempat Ramai | Baru Pulang dari Malaysia, Pemilik Toko Ini Menolak Isolasi Mandiri hingga Dijemput Paksa Tim Medis | Polres Pati Distribusikan Bantuan 1.000 Paket Sembako dari Presiden Jokowi untuk Korban Banjir | Video Mobil Muatan Miras Terbalik di Jalan Kudus-Purwodadi | Sinopsis The Day After Tomorrow Big Movies GTV Malam Ini, Tayang Jam 23.30 WIB | Jumpai Warga Semarang Tinggal di Pasar, Tia Hendi Fasilitasi Tempat Layak Huni | TNI-Polri Semakin Padu di Lokasi TMMD Pekalongan | Ganjar Sebut Jateng Kembangkan PLTS Terapung, Akan Dipasang di Sejumlah Waduk | Tak Hanya Mahasiswa S1, Kini D3 dan Sarjana Terapan Bisa Mengikuti PKM | Update: Ini Pengakuan Wahudin Bisa Tega Menghabisi Nyawa Ayah Kandungnya di Tegal | Video Bendung Glasing Siberuk Batang Jebol | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Palembang, Ramadhan Hari ke-2, Rabu 14 April 2021 | Kisah Tragis Balita Tewas Tercebur Sumur Saat Main Petak Umpet di Banyumas | Gerakan Mute Massal Trending Twitter Hari Ini Gara-gara Bung Jebret, Ada Apa? | Hasil Piala Asia U-23 2020: Thailand Jumpa Arab Saudi, Vietnam Tersingkir dengan Menyakitkan | Joker Asal Jepang Calonkan Diri Sebagai Gubernur, Begini Penampilannya | Update Corona Kota Semarang Kamis 31 Desember 2020 | PMII Demak Ajak Anggota Baru Tanam Mangrove di Desa Surodadi | Inilah Sosok Karen Vendela Hosea Anak Crazy Rich Solo Bakal Menikah dengan Boy William | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Serang, Ramadhan Hari ke-11, Senin 4 Mei 2020 | Chord Kunci Gitar Nelongso Anggun Pramudita | Rekrutmen PPPK Tak Sertakan Formasi Guru Agama, AGPAII Ancam Mogok Mengajar Nasional | Wiku Sebut Kota Semarang Peringkat Pertama Kasus Covid-19 Aktif, Ini Tanggapan Hendi dan Kadinkes | Beli iPhone 11 di Online Shop, Iga Kaget saat Paketan Datang, Padahal Sudah Kirim Uang. . . | Enam Kepala Daerah Se-Pati Raya Menyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jateng 2022 | Daftar Terbaru Top Scorer Setelah Timnas U-19 Indonesia Imbang 1-1, Thailand Tersubur Tapi Tak Lolos | Rombongan Pendaki Alami Kecelakaan Lalu Lintas di Kemuning Karanganyar, Satu Orang Meninggal | Petani Tin di Wonosobo Mendulang Berkah di Bulan Ramadan, Sering Koleksi Bibit di Pelosok Negara | Kuliah di Kedokteran Gigi Unissula, Kamu Bisa Pilih CoAss di Jepang Atau Korea | Rekomendasi Film Indonesia Peraih Penghargaan Luar Negeri, Ada Pengabdi Setan Bisa Tonton di Netflix | Video Jembatan Penghubung Antar Desa di Pemalang Rusak Diterjang Banjir | Lukman Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar Tak Mau Makan Daging kalau Bukan Dia Sendiri yang Sembelih | Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Mobil Rush Terbalik di Semarang, Seorang Dosen Meninggal |

Anda sedang membaca OPINI : Mengajarkan Siswa Berempati Atas Bencana - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

OPINI : Mengajarkan Siswa Berempati Atas Bencana


Oleh : JATENGKOTA | on Selasa, 2 Oktober 2018 11:28
OPINI : Mengajarkan Siswa Berempati Atas Bencana

Oleh Usman Roin

Guru Ekskul Jurnalistik SMP IT PAPB Semarang dan Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Tengah

JATENGKOTA -- Gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat (29/9/2018) menjadi cerminan untuk bersama-sama menumbuh empati sosial. Ada rasa kesedihan sosial yang perlu kita bangun agar rasa bencana itu juga bisa kita rasakan walaupun hakekatnya tidak terjadi pada kita. Rasa empati tersebut bila kita lihat mulai dari bertebarannya meme save di sosmed, kemudian video untaian belasungkawa baik dari ormas, partai, para tokoh baik dalam maupun luar negeri mengalir deras, sebagai bukti simpatik atas duka yang terjadi.

Kehadiran empati (merasakan perasaan orang lain yang disertai ungkapan dan tindakan) atas musibah yang terjadi sudah seharusnya juga bisa mengalir dari insan pendidikan. Lembaga pendidikan yang tengah menggelorakan program karakter harus menjadi yang terdepan. Bahkan menurut Daniel Golman (1997:89) manfaat empatik itu selain mengurangi atau menghilangkan penderitaan orang lain, tetapi juga ketidaknyamanan perasaan melihat penderitaan orang lain. Jika demikian adanya, siswa sebagai calon generasi masa depan yang perlu kita perlihatkan cara untuk mengajarkan empati atas berbagai musibah yang terjadi. Karena, bila empati tidak sering dipraktekkan, melainkan hanya disampaikan lewat teori, maka bisa dipastikan siswa tidak akan mengenal bagaimana menghayati keadaan perasaan orang lain. Bahkan yang terjadi hanyalah sikap acuh tak acuh dengan berbagai fenomena human interes yang ada disekeliling kita.

Guna mengajarkan sikap empati kepada siswa, bagi penulis ada hal-hal yang bisa dilakukan. Pertama, memvisualisasikan musibah yang terjadi. Artinya, guna memberikan rasa empati yang mendalam kepada anak, memutarkan tragedi musibah yang terjadi bagi penulis adalah hal yang patut dilakukan. Karena selain secara kasat mata memperlihatkan bagaimana awal mula musibah itu terjadi, juga seberapa dahsat gelombang musibah (gempat, tsunami dan lainnya) mampu menumbangkan segalanya. Hingga yang tak kalah adalah tumbuhnya understanding others atas korban bergelimpangan yang sangat membutuhkan uluran tangan dari sesama.

Guna mewujudkan hal tersebut, maka guru geografi dan Agama layak menjadi pelopor untuk melaksanakan hal ini. Tujuannya, selain bermanfaat untuk memberikan gambaran utuh sebuah proses kejadian alamiah dari kacamata keilmuan, secara spiritual akan menekankan kesadaran akan kuasa Allah SWT (Tuhan semesta alam) atas alam. Sehingga kesadaran untuk mendekatkan diri kepada-Nya, kemudian berbuat baik kepada lingkungan, hingga kasih sayang kepada sesama bisa dilakukan. Dan yang lebih penting, siswa bisa mengambil hikmah bahwa fenomena kehidupan itu perlu kebijakan yang ending-nya akan menumbuhkan karakter pribadi yang responsif dan ramah terhadap alam sekita dimanapun siswa berada.

Kedua, mendoakan. Pada porsi ini, membangun empati sosial para siswa terhadap musibah yang terjadi juga bisa dilakukan dengan kegiatan doa bersama. Terlebih bila kemudian disambung dengan salat ghoib (atas korban meninggal). Tentu selain mengajarkan praktek salat pasca teori kelas, juga akan menguatkan spiritualitas anak bahwa hal yang perlu dilakukan kala terjadi dimusibah (baik disekitar atau yang jauh disana) adalah dengan mendoakan. Dengan begitu, tidak terjadi kontradiksi bahwa pelajaran di kelas hanya untuk diketahui, melainkan juga perlu diimplementasikan hingga menjadi karakter. Oleh karena itu, doa (pribadi atau berjamaah) adalah cara arif orang beragama untuk mendidik siswa trampil mengimplementasikannya.

Ketiga, menggalang donasi. Untuk membangun empatik siswa terhadap musibah yang terjadi, maka menggalang dana adalah hal tepat untuk dilakukan. Karena selain siswa diajarkan untuk tahu terhadap musibah yang terjadi, secara materi mereka dididik untuk berbagi dengan menyisihkan uang saku untuk didonasikan kepada saudara yang terkena musibah. Mungkin secara matematis, nominalnya bila dilihat kecil. Namun bila kemudian sudah terkumpul seluruh warga sekolah, jumlahnya pun bisa banyak. Hingga bila kemudian diakumulasi dalam satu daerah maupun wilayah dari seluruh lembaga pendidikan, tentu jumlahnya akan banyak secara kuantitas.

Oleh karena itu, bagi penulis lembaga pendidikan adalah sarana tepat untuk mengajarkan empati secara masif. Terlebih jika kemudian dihubungkan dengan kesadaran agama, bahwa berderma dengan cara jamaah adalah pembelajaran yang sangat efektif untuk mendidik kebiasan berderma sejak dini menjadi pribadi penderma sepanjang masa.

Akhirnya, atas musibahyang terjadi, mari kita gerakkan rasa empatik lembaga pendidikan kita, Negeri, Swasta, informal maupun norformal. Dan untuk saudara kita yang terkena musibah, semoga Allah SWT memberi ketabahan dan bangkit dari kesedihan. Amin ya rabbal ‘alamin. (*)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS