7 Bulan Cari Ayah Yang Hilang, Bahar Shock Dengar Cerita Ibunya Sang Ayah Dicor di Bawah Mushala | Prediksi Serie A Liga Italia di RCTI Torino Vs Atalanta, Susunan Pemain, H2H, Live Streaming RCTI | Siapa Yulia Fera yang Ditulis di Bungkusan Kafan Berisi Bangkai Ayam di Kudus? Ini Kata Kades | VIRAL! Video Petugas Kesehatan Tangani Corona Bernyanyi YNWA Buat Juergen Klopp Menangis | Ini Reaksi Lucinta Luna Saat Polisi Beberkan Gender Semula Laki-laki Jadi Perempuan | Semua Nilai UNBK Putri Ridwan Kamil di Atas Angka 90 | 1 Pasien Positif Virus Corona Tegal dari Abu Dhabi Naik Kereta Api Sembrani, Dedy Yon Tanya PT KAI | Ini Daftar Harga HP Vivo Bulan April 2020 Plus Spesifikasinya | Update Corona Wonosobo Hari Ini Rabu 4 November 2020: 1.715 Positif Covid Jateng 36.163 | Lapas Kedungpane Semarang Tutup Limpahan Napi Dari Luar, Siapkan Layanan Sidang Online | BPBD Jateng Minta DPR Segera Tuntaskan Revisi UU Penanggulangan Bencana | Polsek Semarang Utara Mengamankan 4 Pemuda Terkait Kasus Pengeroyokan di Polder Tawang | Pasukan Ansarullah Sapu Markas ISIS, Tentara Inggris Diciduk Karena Tolak Perang di Yaman | HM Hartopo: Jangan Takut Beribadah, Pemkab Kudus Bersinergi Ciptakan Kawasan Aman dan Kondusif | SNACK 96 Camilan Enak & Sehat | Pemkot Beri Paket Bantuan ke Warga Terdampak Gelombang Pasang di Semarang Utara | KISAH PILU, Suaminya Batal Haji karena Meninggal, Kini Tumirah Batal Haji karena Corona | Video Warga Jangli Semarang Bisa Ambil Sendiri Sembako di Lumbung Pangan | Ini Bacaan Niat Puasa Ramadhan Satu Kali untuk Satu Bulan, Dibaca saat Awal Bulan | Supriyadi Hilang Terseret Ombak saat Memancing di Pantai Goa Lawa Kebumen | Perempuan Purbalingga Tewas Gantung Diri di Ruang Tamu, Anak Menangis di bawah Mayat Ibunda | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Gorontalo, Ramadhan Hari ke-28, Kamis 21 Mei 2020 | Inilah Sosok Haji Nasruloh Wali Nikah Indah Permatasari Istri Arie Kriting Meski Tak Dapat Restu Ibu | Forkom IJK Jawa Tengah Salurkan Bantuan 1.500 Paket Sembako di Kota Semarang | TMII Kembali ke Tangan Negara, 44 Tahun Dikelola Yayasan Keluarga Soeharto | Setiap Tahun Pasti Ditemukan Sapi Kurban Terkena Cacing Hati, Seperti Ini Ciri-cirinya | Mantan Menteri Keuangan Era SBY Jadi Komisaris Utama Tokopedia | Rupiah Anjlok Terendah Sejak Juli 1998, Ada Apa Ini? | PSIS Semarang Berencana Rombak Pemain, Siapa yang Tersingkir? | Snack Legend Cheetos, Lays dan Doritos Bakal Menghilang dari Indonesia | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik Cepogo Selo PLN ULP Boyolali, Rabu 26 Februari 2020 | Jadwal Bioskop Kota Semarang Senin 17 Februari 2020 | Resmikan Pasar Sehat, Hendi Yakinkan Masyarakat Tidak Takut Covid-19 | Impian Kurir JNE Dirikan Masjid Jadi Kenyataan | VIRAL Juragan Cupang di Solo Diduga Bawa Kabur Uang Rp 300 Juta, Polisi Masih Dalami Kasusnya | Tengah Malam, Mamah Muda Nyaris Diperkosa Tetangga Mertua Ngaku Suami : Nanti Saya Kasih Rp 500.000 | Udinus Kembali Bagikan Sembako untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar | Kisah Cinta Binaragawan dengan Boneka Seks hingga Akhirnya Menikah | Jadwal MotoGP Pekan Ini: Valentino Rossi dan Marc Marquez Masih Berpeluang Juara | Chord Kunci Gitar Sahabat Kecil - Betrand Peto | Reza Arap Bakal Hapus Video & Lagu Lathi di Semua Platform Jika Tuduhan Pemuka Agama Malaysia Benar | Ngopi Gayeng Bareng Presiden Jancukers Sudjiwo Tedjo, Taj Yasin dan Eny Sagita di GOR Wujil Semarang | Dampak Corona, Ratusan Jamaah Umroh Asal Salatiga Terancam Batal Berangkat | Naga Resmi Jadi Vokalis Ada Band, Gitaris Lyla: Bohong Kalo Kita Gak Kecewa | Ini Link Live Streaming AC Milan Vs Udinese Serie A Liga Italia, Leao dan Brahim Diaz Jadi Tumpuan | Khirani Trihatmodjo Putri Mayangsari Disindir Netizen Soal Ayah Kandung: Mendingan Ibu Ngaji Aja | Online Shop Sepi Gara-gara Corona? Via Vallen Tawarkan Endorse Gratis di Instagram, Ini Syaratnya | Tak Perlu Kaget, Ini 5 Perubahan yang akan Terjadi pada Organ Intim Wanita Setelah Melahirkan | Buka Muktamar Pemikiran Dosen PMII, Muhaimin Sampaikan Tiga Prioritas Pasca Pandemi | 200 Sekolah Ikuti Peluncuran Program Sekolah Lawan Corona Tahap 2, Bagaimana Konsep Perlawanannya? | Dukun AS Cabuli Pasien Wanita Saat Mandi Kembang Tanpa Busana: Harus dengan Keikhlasan | Arab Saudi Buka Lagi Penerbangan Internasional pada 17 Mei | PKL, Kafe hingga Tempat Togel di Semarang Ditertibkan Petugas Gabungan Karena Tak Taati Aturan PKM | Cerita Sholekah Selamat dari Rumah Roboh di Pekalongan, Spontan Lari Keluar Sambil Gendong Anak | Garuda Indonesia Stop Terbangkan Boeing 737 Max 8 | Soal Penolakan Undangan Presiden pada Mahasiswa untuk Dialog, Ada Beda Persepsi Antar-Generasi | Sekjen PDIP Hasto Sebut Tren Elektabilitas Gibran Meningkat, Megawati Jengkel : Kayak Ngga Ada Orang | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Jakarta, Ramadhan Hari ke-9, Sabtu 2 Mei 2020 | Kisah Terbaru Siswa-siswi SMK Berseragam Saksikan Adegan Ranjang Rekannya, Dilakukan di Kamar Kos | Wakil Rakyat Sidak 4 Minimarket Tanpa Izin di Kota Tegal | Hadapi Stuttgart Malam Ini, Liverpool Mainkan Trio Firmansah | Shin Tae-yong Minta Bertemu Empat Mata dengan Iwan Bule, Yunus Nusi: Bicara dari Hati ke Hati | Peruntungan Shio Besok Kamis 23 Januari 2020, Tahun Babi Tanah Imlek 2660 | Bintang Film Black Panther Chadwick Boseman Tertangkap Kamera Pakai Kursi Roda Dilarikan ke UGD | Baru Uji Bagian Tubuh Ini Dalam Video Syur Mirip Gisel, Pakar Telematika: Sudah Cukup Membuktikan | PKS Akan Bangun Poros Baru di Pilkada Sragen 2020, Komunikasi dengan Gerindra dan Nasdem | Sambut New Normal, Kawasan Wisma Karaoke Argorejo Sunan Kuning SK Semarang Disterilisasi Disinfektan | Fakta Dibalik Video Viral Tim Medis China Tiba di Indonesia, Imigrasi Jelaskan Kondisi Sebaliknya | Sekolah di Dua Daerah di Jateng Ini Diperbolehkan Dibuka Kembali, Apa Alasannya? | Video Destinasi Pantai Kampung Tirang di Tegal  | Lebih Beruntung Dibandingkan Kevin dan Omid di Persib Bandung, Nick Kuipers Berterima Kasih | Resep Milk Cream Donut yang Sedang Viral di Korea | Nonton TV Online Live Streaming TVRI dan Mola TV Chelsea Vs Everton, Lampard Melawan Mantan Pelatih | Jelang Natal, Gereja di Banyumas Mulai Dijaga, Kapolresta: Kita Tempatkan 2 Personel Kepolisian | KA Legendaris Prameks Yogyakarta-Solo Akan Berhenti Beroperasi Diganti KRL, Segini Harga Tiketnya | Perbaikan Jembatan Kaligintung dan Clirit View Kalibakung Kab.Tegal Ditarget Selesai Sebelum Lebaran | Sempat Hilang Misterius hingga Viral di Medsos AKhirnya Kades Terpilih Batur Dilantik Bupati | Penutupan Candi Borobudur dan 2 Candi di Jateng Diperpanjang untuk Cegah Virus Corona di Jateng | Kondisi Cuaca Ekstrem, Petugas PLN Tetap Bekerja Lakukan Pemulihan Gangguan | Peringati Hari Pelanggan, Manajemen Astra Motor Jateng Antar Langsung Sepeda Motor ke Konsumen | Warga Tak Mengira Rumah Itu Dihuni Psikopat, Satu-satu Kekejiannya Terungkap, Korban Tewas Perlahan | Viral Penjual Nasi Goreng Kocak Tanyakan Virus Corona Keluar Jam Berapa kepada TNI | Silaturahmi Kebhinnekaan Wantimpres Habib Luthfi di 3 Daerah Pantura Barat Jawa Tengah, Ini Pesannya | Jual Rumah Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Sabtu 5 September 2020 | Jual Rumah Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Rabu 10 Maret 2021 | Skema Pilkada Versi DPD Ini Dinilai Bisa Hemat Anggaran Hingga Rp 2 Triliun | Pola Konsumsi dan Produksi di Masyarakat Berubah Sejak Pandemi Virus Corona | Ahn Jae Hyun Hapus Semua Foto di Instagram Tak Lama Setelah Wawancara Goo Hye Sun Dirilis | Perubahan DJ Katty Butterfly Setelah Hampir Sebulan Mualaf Disorot Netizen, Doa pun Mengalir | Disdikbud Kendal Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 31 Mei | Hasil Liga Spanyol Tadi Malam Atletico Madrid Vs Mallorca, Tiga Gol Los Rojiblancos Tanpa Balas | Video Detik-detik Kecelakaan Karambol di Tol Ungaran yang Bikin Chacha Eks Trio Macan Meninggal | 4 Bersaudara Tewas Penuh Luka, 6 Pelaku Kerabat Korban Ditangkap dengan Bukti Parang dan Tombak | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Boyolali Rabu 24 Maret 2021 | Tembok Balai Desa Kedungkelor Tegal Roboh Diterpa Hujan Serta Angin Kencang | Video Wanita Hamil Tersambar Kereta di Semarang | Trotoar di Kudus Tidak Ramah Difabel | Pak Camat Klaten Bawa 27 Warga Tulung Swab Test Seusai Kontak Pasien Positif Corona | Chord Kunci Gitar Jikalau Kau Cinta Judika | Samsat Online Keliling Kota Semarang Hari Ini Buka, Sompok dan Simpanglima |

Anda sedang membaca 7 Bulan Cari Ayah Yang Hilang, Bahar Shock Dengar Cerita Ibunya Sang Ayah Dicor di Bawah Mushala - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

7 Bulan Cari Ayah Yang Hilang, Bahar Shock Dengar Cerita Ibunya Sang Ayah Dicor di Bawah Mushala


Oleh : JATENGKOTA | on Selasa, 5 November 2019 09:10
7 Bulan Cari Ayah Yang Hilang, Bahar Shock Dengar Cerita Ibunya Sang Ayah Dicor di Bawah Mushala

JATENGKOTA, JEMBER -- Kasus mayat dicor untuk menghilangkan jejak semakin tren dan dilakukan pelaku pembunuhan. Setelah kasus di Slawi Tegal kini yang terbaru di Jember Jawa Timur yang diduga seorang ayah dibunuh dan dicor di bawah musala rumah korban.  

Korbannya adalah Surono (51) warga Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga tewas dibunuh dan jenazahnya dicor di bawah mushala di dalam rumahnya.

Sebelumnya, Surono sempat dikabarkan sudah menghilang selama tujuh bulan lebih dan soso9knya hilang bak misterius.

Peristiwa itu terbongkar bermula dari kecurigaan anak korban, Bahar (27), yang menelepon ibunya untuk menanyakan keberadaan ayahnya.

Saat itu Bahar sedang berada di Bali untuk bekerja.

“Jadi saat itu, Bahar hanya mendapat informasi bahwa ayahnya Surono bekerja di Bali, dan dia bermaksud mencari ayahnya tersebut,” ungkap Kepala Dusun setempat, Edi, Senin (4/10/2019).

Saat menelepon itulah, Ibunya meminta kepada Bahar agar tidak menanyakan keberadaan ayahnya lagi.

Sebab, Suryono sudah dibunuh oleh orang berinisial B dan jenazah Suryono sudah dicor di bawah mushala.

“Mendengar jawaban tersebut, Bahar kaget dan memutuskan untuk pulang ke Jember, mencari kebenaran informasi tersebut,” ujar dia.

Begitu tiba di Jember, Bahar kemudian mendatangi Edi dan menceritakan apa yang disampaikan oleh ibunya.

Namun, Edi tidak berani mengambil keputusan, dan langsung melaporkan ke polsek bersama anak korban.

Polisi yang mendapat informasi tersebut, langsung menuju lokasi dan membongkar mushala tersebut.

“Kami kemudian membongkar mushala tersebut, dan memang ditemukan ada kerangka.

Tetapi kami menunggu hasil dari tim identifikasi, apakah jasad tersebut memang betul korban ini,” kata Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal.

Menurut Alfian, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan sudah mengamankan beberapa orang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Masih kami dalami, kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi,” ujar Alfian.

Berikut ini fakta-faktanya seperti dikutip dari Tribun Jatim :

1. Diduga korban pembunuhan

Surono diduga menjadi korban pembunuhan.

Hal ini berdasarkan keterangan yang didapatkan polisi dari keluarga Surono.

Polisi mendapatkan pengaduan dari Bahar, anak Surono, pada Minggu (3/11/2019).

Bahar mengadukan ayahnya diduga dibunuh dan dikubur di dalam rumahnya.

Tepatnya di bawah tempat yang dijadikan musala di dapur rumah tersebut.

2. Dibunuh Seseorang berinisial B

Dari penuturan ibu Bahar yang juga istri Surono, Busani (45), Surono dibunuh oleh seseorang berinisial B, kemudian jasadnya dikubur di tempat itu.

"Istri dari Pak Surono sendiri, berinisial B, yang menyebutkan kalau suaminya dikubur di tempat itu," ujar Kapolsek Ledokombo AKP Wardoyo Utomo kepada Surya (grup TribunJatim.com), Senin (4/11/2019).

Pengakuan ini, didapatkan polisi setelah mendapatkan pengaduan dari Bahar.

Setelah mendapatkan pengaduan itu, polisi langsung menindaklanjutinya, termasuk menanyai keluarga Surono, antara lain Bahar dan Busani.

Untuk memastikan keterangan Busani, jajaran Polsek Ledokombo berkoordinasi dengan jajaran Polres Jember.

Polres Jember kemudian mendatangkan tim DVI Polda Jatim, dan menggali tempat itu.

3. Tiga Lapisan Galian

Saat penggalian, rupanya polisi harus bekerja lebih sebab tempat yang dibongkar bukan hanya tanah belaka.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, ada dua kali proses pembongkaraan sebelum pihaknya menemukan sesosok jasad.

"Pertama, membongkar keramik yang berwarna hitam itu. Di bawah keramik, ada timbunan tanah.

Kemudian di bawah tanah, masih ada lagi semen cor kasar, barulah ditemukan sarung," ujar AKBP Alfian Nurrizal.

Di sarung itulah, polisi menemukan sesosok jasad laki-laki.

Pelapis di atas jasad itu juga tergolong tinggi.

Keramik itu setinggi satu ukuran keramik, lebih beberapa centimeter.

Di bawah keramik, ada urukan tanah sekitar 25 centimter, kemudian barulah semen cor kasar.

Karena itulah, polisi harus menggali beberapa kali sebelum menemukan jasad itu.

Lokasi penguburan jasad itu berukuran lebar 1,5 meter, dan panjang 3 meter.

"Pemilik rumah menyebutnya musala, tapi ada di dalam rumah, di bagian dapur itu.

Sepertinya hanya cukup juga untuk salat satu orang," imbuh AKBP Alfian Nurrizal.

Dari penuturan pemilik rumah kepada polisi, kata Alfian, bangunan dapur itu selesai dibangun sekitar 6 bulan lalu.

Sebelumnya, lahan itu merupakan lahan kosong di belakang rumah Surono.

Bangunan itu didirikan setelah jasad Surono dikubur di tempat itu.

"Jadi setelah jasad itu dikubur di situ, barulah bangunan itu didirikan.

Pendirian bangunan sekitar satu bulan lamanya. Dulunya lahan kosong.

Sekarang dapur itu menyatu dengan rumah utama. Nah, lokasi yang kami bongkar itu disebutnya musala yang berada di dalam dapur tersebut," imbuh AKBP Alfian Nurrizal.

Penguburan jasad Surono di tempat itu diperkirakan terjadi tujuh bulan lalu.

Satu bulan kemudian, bangunan dapur itu selesai berdiri.

Pada Minggu (3/11/2019), polisi mendapatkan pengaduan dari warga perihal dugaan dikuburnya Surono di tempat itu.

"Dari laporan masyarakat itu, kami memberikan respons. Salah satunya dengan meminta izin keluarga untuk menggali tempat itu, dan ternyata ditemukan sesosok jasad. Masih terbilang utuh," lanjut AKBP Alfian Nurrizal.

Setelah penggalian, jasad itu langsung diotopsi oleh tim DVI Polda Jatim.

Alfian menegaskan, pihaknya harus memastikan jasad siapakah itu, dan bagaimana dia meninggal, serta kapan waktu meninggalnya. (Surya/Sri Wahyunik)

Anaknya Tertuduh

Dilansir Tribunnews dari tayangan unggahan YouTube tvOneNews, Senin (4/11/2019), Surono (47) adalah warga Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Jember.

Jasad Surono ditemukan dalam kondisi sudah dicor di lantai musala rumahnya.

Penemuan tersebut menyusul laporan yang dibuat oleh pihak keluarga kepada polisi yang merasa janggal dengan hilangnya korban. 

Penemuan jasad yang dimakamkan dengan di cor di musala rumah di Sumber Salak, Ledokombo, Jember, Jawa Timur
Pihak keluarga menduga korban dibunuh oleh putra kandungnya sendiri.

Meski demikian, Polsek Ledokombo belum menentukan tersangka dan masih terus mendalami kasus tersebut.

AKP Wardoyo Polsek Ledokombo menuturkan bahwa laporan dibuat oleh pihak keluarga sendiri yang membuat pengakuan bahwa yang membunuh adalah anak Surono sendiri.

"Laporannya dari pihak keluarga sendiri, mungkin merasa ada permasalahan di dalam rumah tangga sehingga membuka bahwa yang membunuh adalah anak saya," tutur AKP Wardoyo.

Namun, saat diperiksa dan ditanya si anak berinisial B tidak mengaku.

"Si anak ditanya dan diperiksa ternyata si anak tidak mengaku justru mendalih orangtuanya," kata AKP Wardoyo.

Lebih lanjut pihaknya dan tim dari Polres akan berupaya untuk menentukan siapa pelakunya.

Diketahui dari istri korban, Busani, jika Surono dan anaknya kerap tidak akur. 

Sani menuturkan, sebelum korban hilang, anaknya sempat marah dengan korban karena korban tidak memberi uang yang diminta anaknya.

"Memang tidak suka sama bapaknya, dibunuh di dalam kamar, yang menggali kuburan juga anaknya, yang membuat pondasi anaknya, yang memasang keramiknya tukang," tutur Sani.

Kronologi Menurut Kapolres Jember

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurizal menjelaskan jika pihaknya mendapat laporan dari pengaduan masyarakat bahwa di Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo ada warga yang hilang.

"Kami mendapat laporan pengaduan dari masyarakat bahwa di Sumber Salak kecamatan Ledokombo ada warga yang hilang," ujar AKPB Alfian Nurizal dalam tayangan yang diunggah YouTube tvOneNews, Senin.

Warga tersebut sudah hilang kurang lebih sejak 7 bulan yang lalu.

Informasi yang didapatkan jika warga tersebut di makamkan di belakang rumah yang saat ini sudah dibangun sebuah musala dan sebuah dapur dengan kamar mandi yang lengkap.

"Informasinya di makamkan di belakang rumah yang saat ini sudah dibangun sebuah musala dan sebuah dapur dengan kamar mandi yang lengkap," kata AKBP Alfian.

Setelah ada laporan tersebut, Polsek dan Polres melakukan penyelidikan.

"Dan ternyata setelah kita melakukan penyelidikan, kita melakukan bongkar sesuai dengan persetujuan keluarga akhirnya kami temukan adanya sebuah karung yang ditutup dan ada jasad didalamnya," tambah AKBP Alfian.

Selanjutnya, pihak kepolisian bekerjasama dengan Disaster victim investigation (DVA) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, jasad ditemukan pada ke dalaman sekira 80 sentimeter, pada ke dalaman pertama ada cor-coran yang kasar, kemudian ditimbun dengan tanah, setelah itu di cor kembali.

"Jasad berada di kedalaman kurang lebih sekira 80 sentimeter, di kedalaman pertama ada sebuah cor yangyang kasar, setelah itu ditimbun dengan tanah sedalam sekira  58 sentimeter, kemudian setelah timbunan tanah dilakukan pengecoran secara rapi dan keras kurang lebih sekira 25 sentimeter," terangnya.

"Setelah itu baru dilapisi dengan keramik berwarna hitam."

Informasi dari interogasi yang dilakukan pihak kepolisian, pengecoran dilakukan oleh tiga orang, satu di antaranya adalah anak korban yang pada saat itu juga menimbun tanah dan mengecor.

Selain itu, ada satu saksi berinisial S yang membantu dalam mengkramik. 

"Jadi pada saat itu untuk kondisi awal bahwa timbunan dan cor-coran itu sudah dilakukan oleh saudara B (anak korban)," 

"Ketiganya belum ditetapkan sebagai tersangka, kepolisian masih fokus untuk mengambil jasad korban,"

AKBP Alfian menuturkan, jika jasad sudah jelas baru akan dilakukan otopsi.

"Jika jasad sudah jelas siapa baru akan melakukan otopsi sehingga diketahui sebab meninggalnya karena apa,  dari situ polisi akan melakukan penyelidikan terhadap yang kita amankan,"

Terkait istri korban mengetahui atau tidak pihak kepolisian masih mendalami.

Saat ini istri korban, anak korban, dan satu saksi diamankan di Polsek Ledokombo.

(Tribunnews/Nanda Lusiana Saputri/Tribunjatim.com)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS