Pengemudi Lamborghini Oranye Arogan Todongkan Pistol ke 2 Pelajar, Korban : Wah Mobil Bos Nih! | 500 Narapidana Lapas Kelas I Semarang Dapat Remisi Idulfitri 2022, 5 Langsung Bebas | Teka-teki Pemilik Mobil B 1 UNO Penerobos Jalur Transjakarta Ternyata Punya 16 Mobil | Cerita Cinta Caesar Hito dan Felicya Angelista, Bertemu Pertama Kali di Workshop Iklan | Tinjau Vaksinasi di RS di Semarang, KSAD Ingatkan Manajemen Saling Bantu dalam Penanganan Covid 19 | Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan | Terimbas Refocusing APBD, Anggaran Renovasi Stadion Joyokusumo Pati Dipangkas | Ramalan Zodiak Cinta Besok Jumat 9 April 2021, Cancer Bingung Bertahan Atau Tidak | Asik! IM3 Ooredoo Tawarkan Kuota 1 GB per Hari cuma Rp 1.000 | VIDEO Sentuhan Magis Bak Hilang, Lionel Messi Buang Peluang Gampang Bikin Gol | Kehabisan Peti Mati, Jenazah Dokter PDP Corona Datang Tanpa Peti, Penggali Kubur Kebingungan | Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 4 SD Buku Tematik Halaman 45 dan 46: Berbagai Pekerjaan | ‎PT Astra Daihatsu Motor Yakin Bisa Penuhi Target Menjual 200 Unit Terios Sebulan | Akibat Corona, Hampir 40 Kantor Pos Jepang Ditutup Sementara Karena Stafnya Terinfeksi | Penerapan Aturan PPKM Harus Diimbangi dengan Peningkatan Testing dan Tracing  | Wakil Dekan FIB Undip Semarang Minta Mahasiswa Bisa Kembangkan Broadcasting Digital | Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dimakamkan di Azzikra Bogor, Prilly dan Umi Pipik Sampaikan Doa Ini |

Anda sedang membaca Pengemudi Lamborghini Oranye Arogan Todongkan Pistol ke 2 Pelajar, Korban : Wah Mobil Bos Nih! - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Pengemudi Lamborghini Oranye Arogan Todongkan Pistol ke 2 Pelajar, Korban : Wah Mobil Bos Nih!


Oleh : JATENGKOTA | on
Pengemudi Lamborghini Oranye Arogan Todongkan Pistol ke 2 Pelajar, Korban : Wah Mobil Bos Nih!

JATENGKOTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, seperti yang dikutip dari Kompas.com, mengatakan saat AM melintas ia berpapasan dengan dua pelajar.

Dua pelajar ditodong pistol oleh AM yang merupakan pengemudi Lamborghini, Sabtu (21/12/2019).

Awalnya AM mengendarai mobil Lamborghini oranye bernomor pelat B 27 AYR di kawasan Kemang.

Dua pelajar itu sedang berjalan kaki. Melihat mobil Lamborghini, dua pelajar itu menyeletuk, "Wah, mobil bos nih!"

Karena masalah sepele itu, pengemudi Lamborghini tak terima.

"Pemilik kendaraan (AM) tidak terima, lalu turun, dan mengeluarkan satu kata yang tidak bagus," kata Yusri di Polres Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2019).

Tak hanya mengeluarkan kata-kata tidak sopan, AM memaksa kedua pelajar itu agar berhenti.

Dua pelajar itu melarikan diri setelah mengetahui AM turun dari mobil.

Untuk menghentikan dua pelajar itu, kata Yusri, AM melepaskan tembakan ke udara sebanyak tiga kali.

"(Kedua pelajar) disuruh jongkok, tapi yang bersangkutan tidak mau, lalu diletupkan lagi satu kali (tembakan). Jadi tiga kali letupan (tembakan)," kata Yusri.

Korban tidak mau menuruti perintah AM.

Kedua pelajar merasa tak terima dengan perlakuan AM.

Mereka melaporkan tindakan arogan AM ke Polres Jakarta Selatan.

AM ditangkap pada Senin (23/12/2019) dengan barang bukti berupa senjata api kaliber 32, tiga selongsong peluru yang telah ditembakkan, dan 9 buah peluru aktif.

Kini, nasib AM yang arogan berkahir di Rutan Polres Jakarta Selatan.

AM ditahan karena telah ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, AM dijerat pasal 335 dan 336 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Selain itu, polisi akan mencabut izin kepemilikan senjata api kaliber 32 milik pengemudi Lamborghini itu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, AM mengantongi izin kepemilikan senjata api yang dimilikinya sejak tahun 2019.

AM juga diketahui bergabung sebagai anggota Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia).

"Senjata akan kami cabut izinnya karena sudah tidak pantas untuk memiliki izin dengan cara berbuat semena-mena seperti ini," kata Yusri di Polres Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2019).

Yusri mengungkapkan, kepada polisi, AM mengaku memiliki senjata api untuk melindungi diri.

"Memang aturannya ada, ada kartu perbakin, izinnya (kepemilikan senjata api) ada. Kepentingannya (memiliki senjata api) untuk bela diri dalam kartu," ungkap Yusri.

Selain mencabut izin kepemilikan senjata api, polisi juga menyita mobil Lamborghini tipe Gallardo milik AM.

"Disita sekarang ini mobilnya," kata Yusri.

Fakta Terbaru

1. Diringkus di rumah

Polisi menangkap pelaku penembakan dan penodongan senjata api terhadap dua pelajar di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, pelaku berinisial AM ditangkap di kediamannya di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Senin (23/12/2019) malam.

"Pelaku sudah kita tangkap pada pukul 22.00 di rumahnya di Jalan Jambu, Pejaten Barat, Pasar Minggu," kata Andi saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019).

Dalam kasus ini, polisi menyita senjata api yang digunakan pelaku untuk menodong dua pelajar.

"Senjata api sudah kita dapatkan juga, jenisnya Baretta. Kita akan periksakan ke Direktorat Intelkam terkait perizinannya," jelas Andi.

Hal yang sama dilakukan polisi terhadap kendaraan Lamborghini milik pelaku.

"Kendaraan Lamborghini yang digunakan sudah kita dapatkan berikut juga dengan dokumen kendaraan," ujarnya.

"Jadi atas nama saudara AM saat ini masih dilakukan pemeriksaan setelah kita tangkap di rumahnya," lanjut dia.

Sebelumnya, dua pelajar dikabarkan mendapatkan intimidasi dengan cara ditodong senjata api.

Pelaku AM juga sempat menembakkan pistolnya ke atas atau seperti tembakan peringatan.

2. Berawal dari celetukan

AM menodongkan senjata api dan menembakkan tembakan ke udara terhadap dua pelajar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (21/12/2019).

Peristiwa itu berawal ketika AM melintas dengan mengendarai mobil Lamborghini oranye bernomor pelat B 27 AYR di kawasan Kemang.

Saat melintas, AM bertemu dengan dua pelajar yang berjalan kaki.

Kedua pelajar itu pun melontarkan sebuah kalimat "Wah, mobil bos nih!".

AM merasa tak terima dengan kalimat yang dilontarkan kedua pelajar itu. Dia pun turun dari mobil dan mengeluarkan kata-kata tak sopan kepada kedua pelajar itu.

Tak hanya mengeluarkan kata-kata tidak sopan, AM juga memaksa kedua pelajar itu untuk berhenti.

Pasalnya, kedua pelajar itu melarikan diri usai mengetahui AM yang turun dari mobil.

3. Korban Lapor

Gara-gara aksi pengemudi Lamborghini todongkan pistol, dua pelajar itu melaporkannya ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib membenarkan aksi penodongan tersebut.

"(Korban) sudah melaporkan ke Polres (Jakarta Selatan). Yang bersangkutan baru bisa kita mintai keterangan," ucap Andi.

4. Ditetapkan tersangka

Pengemudi Lamborghini ditetapkan tersangka di kasus penodongan senjata api ke dua pelajar di Kemang, Jakarta Selatan.

"Iya, (pengemudi Lamborghini) sudah kita tetapkan tersangka semalam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata api milik AM (Tribun Jakarta/Annas Hakim)
Andi mengatakan, AM diketahui berprofesi sebagai pengusaha.

Saat ini, polisi masih memeriksa secara intensif pengemudi Lamborghini tersebut.

Andi tidak menjelaskan secara detail motif pengemudi Lamborghini menodongkan senjata api kepada kedua pelajar.

"Nanti kita release ya," ungkap Andi.

5. Positif pakai ganja

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, pengemudi Lamborghini (AM) mengaku mengemudikan mobil setelah mengonsumsi narkoba jenis ganja.

"(AM) ternyata positif menggunakan ganja, ini akan kita proses sesuai dengan aturan dan undang-undang berlaku," tutur Yusri Yunus.

Meski demikian, polisi tak menemukan barang bukti ganja di mobil Lamborghini tersebut.

6. Polisi cabut izin kepemilikin pistol

Polisi mencabut izin kepemilikan senjata api kaliber 32 dari tersangka berinisial AM (44).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, AM dinilai telah berbuat tidak pantas dengan pistol yang dimilikinya.

"Senjata akan kita cabut izinnya karena sudah tidak pantas untuk memiliki izin dengan cara berbuat semena-mena seperti ini," kata Yusri di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Selasa (24/12/2019).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan, AM merupakan anggota Perbakin.

Ia juga memiliki kartu tanda anggota Perbakin. Sementara, pistol tersebut sudah dimiliki AM sejak Juni 2019.

"Dia anggota Perbakin, dia dilatih dan dites. Karena dia merasa punya izin, dia bawa senjata itu. Pengakuannya untuk jaga diri," jelas Andi.

7. Penampakan mobil Lamborghini

Mobil Lamborghini milik tersangka AM (44) yang menodongkan senjata api ke dua pelajar mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Hal itu diketahui setelah Lamborghini tersebut tiba di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 15.35.

Lamborghini tipe Gallardo berwarna oranye itu tidak dikemudikan oleh anggota polisi.

Lamborghini tersebut diangkut menggunakan mobil derek Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Pantauan TribunJakarta.com, sisi sebelah kiri pintu mobil tampak penyok.

Kerusakan lebih parah terlihat di kap depan Lamborghini yang terlihat hancur.

Menurut seorang petugas kepolisian, mobil tersebut baru saja mengalami kecelakaan.

"Jadi ini katanya yang bawa saudaranya (AM). Dia menabrak separator, terus mobilnya ditinggal," kata petugas tersebut.

Saat dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, mobil juga tidak dilengkapi dengan pelat nomor.

(Tribun Jakarta)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS