Ternyata Ini Pekerjaan Ningsih Tinampi Sebelum Jadi Dukun Ahli Pengobatan Alternatif | Jokowi atau Prabowo yang Menang Mana di Madura? Ini Kata Sujiwo Tejo | Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Rombongan Siswa MTSN 2 Cirebon Tabrakan, 1 Tewas dan 6 Luka-luka | Sengaja Salah Diagnosis, Dokter Anak Jebak Orangtua Pasien Lakukan Pengobatan Kanker | Dukung Penghijauan di Polres Salatiga, Dispertan Serahkan Ratusan Bibit Tanaman Buah | Bawaslu Kota Tegal Bentuk 6 Kelurahan Anti Politik Uang | Ini Ambisi dan Target Flavio Beck Junior Bersama PSIS Semarang di Liga 1 2020 | Loket Tiket KA di Stasiun Poncol Semarang Dipindah, Krisbiyantoro: Biar Tidak Berjubel | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Semarang Barat Hari Ini, Rabu 11 Desember 2019 | Gibran Tegaskan Tak Maju Lewat Jalur Independen, Tanggapan Megawati? | Jumadi Berharap Ada Semangat Baru Musyawarah Cabang V Persatuan Purnawirawan Polri Kota Tegal 2019 | Cititrans Semarang Tawarkan Harga Menarik di Penghujung Tahun, Ada Hadiah Juga | KAI Expo 2018: Yuk Berburu Tiket Kereta Murah Jakarta-Surabaya Hanya Rp 150.000 | Inilah Cuitan Terbaru Aa Gym Tentang Banjir Jakarta | Bupati dan Forkopimda Sragen Nyanyikan Pancasila Rumah Kita di Puncak Perayaan Natal 2019 | Polres Sragen Merangkum Tiga Kasus Peredaran Ganja dan Sabu Selama Bulan November 2019 | Polres Kebumen Imbau Masyarakat Tak Panik Urus Pelayanan di Mapolres | Sinopsis Rush Bioskop Trans TV Malam Ini, Tayang Jam 21.00 WIB | Buntut Laporan Rizky Febian, Polisi Olah TKP di Rumah Lina Jubaedah Mantan Istri Sule | Stok Daging Sapi di Jateng Surplus Hingga 3 Bulan ke Depan | Sebelum Pacari Kekeyi, Rio Ramadhan Ketahuan Dekati Mimi Peri Hingga Panggil Istri | FAKTA BARU: Siswa Siswi SMK di Tuban Saksikan Temannya Berhubungan Intim, Ada yang Dipaksa | Bupati Pati Sebut Muscab Pemuda Pancasila Bukti Sebuah Organisasi Sehat | Ditlantas Polda Jateng Siap Legalkan Biro Jasa di Kantor Samsat | Kalah di Pilbup Kudus 2018, PDIP Fokus Pileg 2019 | Jadwal dan Link Streaming Jadwal Pro Futsal League 2020 di RCTI, BJL Semarang Vs Mas Young Rior | 21 November Semifinal Liga 2 2019, Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali | Warga Pakistan Tewas Ditembak Polisi dekat Mangga 2 Square, Ini Kronologinya | Jadwal Lengkap Indonesia di SEA Games 2019 Hari Ini: Timnas Indonesia U23, Bulutangkis dan Voli | Ini Alasan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Menulis Sendiri Pidatonya Cuma 2 Halaman | 289 Peserta Lolos Tahap Screening Audisi Beasiswa Bulutangkis 2019 di Karanganyar, Termasuk N | Hutan dan Lahan di Lereng Gunung Lawu Karanganyar Terbakar, Sekitar Enam Hektare Ludes | 9 Penambang Emas Tertimbun Longsor Selama 30 Menit - Banjir Bandang di Banten | Ryan Giggs Yakin Manchester United Bisa Hebat Tanpa Paul Pogba | ART Tewas Diserang Anjing Malinois Belgian Majikannya, Benarkah Milik Presenter Petualangan? | Tak Hanya ke MK, Paslon Nomer 4 Pada Pilwalkot Tegal Ajukan Gugatan Ke DKPP | Kisah Pilu Orangtua yang Tiga Anaknya Jadi Terduga Teroris Bom Medan | Revolusi Industri 4.0, Pelaku Industri UMKM dan Pariwisata Diminta Kuasai Teknologi | Ponco Sulap Sampah Jadi Miniatur Kapal dan Tugu Muda | Heboh Pria Ini Diamankan Polisi karena Berhubungan Badan dengan 8 Wanita, Ada yang Masih Anak-Anak | Pandanaran Skybridge Sudah Bisa Dimanfaatkan Warga, Wali Kota Semarang Hendi Imbau Jaga Kebersihan | Dalam Setahun, Kejari Slawi Tangani 3 Kasus Korupsi di Kabupaten Tegal | Warga Desa Trimulyo Demak Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum dari Lumpur Sisa Banjir | Over Capacity Masih Jadi Masalah Klasik di Jateng, Kemenkumham Rencanakan Bangun Dua Lapas Baru | Hidupkan Pasar Tradisional, Bupati Sragen : Para ASN Jangan Nunggu Saya Baru Belanja | Jose Mourinho Ingin Kembali Cium Tropi Liga Champions, Kali Ini Bersama Tottenham Hotspur | Asal Usul Nama Desa Nyamok di Kabupaten Pekalongan, Bukan dari Serangga Pengisap Darah Manusia | Hotel Ciputra Semarang Tunjukkan Kepedulian Lingkungan Dengan Memperingati Earth Hour | Seorang Kakek di Yogya Cabuli Cucu dan Keponakan Sambil Nonton Film Dewasa | Video Gedung Graha Pustaloka Disperuska Batang | Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Hari Ini, Sore Hingga Malam Hari Alami Hujan Ringan | Hadiri Natal Bersama, Bupati Pati Ingatkan Pentingnya Hidup Rukun di Tengah Banyaknya Bencana Alam | Temuan Mayat Bayi Dekat Warung Soto Waduk Lalung Karanganyar, Polisi: Sudah Meninggal Seminggu Lebih | Ini Perbedaan Vivo S1 dan S1 Pro | Sinopsis Drakor Person Who Gives Happiness Episode 101-102 Trans TV, Tayang Pagi Ini Pukul 10.00 WIB | Ormas Ini Tak Terima Nama Lapangan Pancasila Salatiga Diubah | Guru Besar Hukum Internasional UI Setuju Pemerintah Tolak Pemulangan Eks ISIS Asal Indonesia | Sapinya Dibeli Presiden Jokowi untuk Kurban, Kardiman Rela Ronda Malam di Kandang | BREAKING NEWS: UMK Jateng 2020 Ditetapkan, Ketua DPRD Minta Pengusaha Berkomitmen | Siti Ingin BRT Trans Jateng Koridor III Semarang-Kendal Segera Terealisasi | Pegawai Kemenpora Menangis Saat Imam Nahrawi Mundur | Fadli Zon Salahkan Menag Fachrul Razi soal Isu Pemulangan WNI Eks ISIS, Fadjroel Rachman Geram | Arturo Vidal Barcelona Sempat Ngamuk Sebelum El Clasico, Juventus dan Inter Milan Siap Berebut | Estafet Usung dan Panggul Batu, Cara Pokok Pembangunan Makadam TMMD Tegal | Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Ayah Ustadz Yusuf Mansur Meninggal | Ratusan Penumpang Sriwijaya Air Telantar, Imbas Pecah Kongsi dengan Garuda | Gebrakan PSIS Semarang Memburu Pemain Asing Terakhir untuk Liga 1 2020 | Promo September Ceria Bazaar Spring Bed Rumah Kita, Diskon dan Hadiah Langsung | Live Streaming Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Komisi I DPR RI Bahas Alutsista | Sholat Subuh Berjamaah Berhadiah Motor, Masjid Raya Al Falah Sragen Dibanjiri Umat | Ombudsman Jateng Siap Investigasi Lambannya Pengungkapan Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo | Fasilitas Waduk Jatibarang Serba Baru, Dilengkapi Tribun Penonton | Jumlah Santunan Jasa Raharja Jateng Tahun 2019 Naik 20 Persen | Jadwal Samsat Online Keliling Pagi Ini, Sabtu 4 Januari 2020 Buka di Simpanglima dan Tembalang | Fakta Baru Pembakaran Ayah dan Anak : Aulia Kesuma Tak Mampu Bunuh Sendiri Maka Sewa Orang Lain | Sinopsis Tukang Ojek Pengkolan Episode 2.059 (18 Nov), Tiket Liburan ke Bali Mas Pur Hilang | Video Detik-detik 2 Bus di Banjarnegara Ugal-ugalan Ngebut, Bikin Kecelakaan Pemotor Tabrak Gerobak | Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Mona Oktarina Istri Kombes Prasetyo Rachmat Meninggal di Jakarta | Diduga Cemburu Buta, OL Bunuh Istri yang Sedang Tidur, Baru Nikah 7 Bulan | Pertimbangkan! Begini Keuntungan Masker Saat Berkendara, Hindari Partikel Berbahaya Bagi Paru-paru | Keluarga Nuril Ma'arif Pembakar Al Quran di Pemalang Minta Maaf Kepada Umat Islam di Indonesia | Inilah Sosok Patricia Mayoree Crazy Rich Surabaya yang Bikin Iri Nikita Mirzani : Ultah di 3 Negara | Bali United Bakal Minus Banyak Pemain Inti, Ini Kata Pelatih PSIS Semarang | BREAKING NEWS : Warga Juragan Kandeman Batang Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur | Begini Tips Cara Mudah Kirim Foto via Whatsapp WA Tanpa Menurunkan Ukuran Kualitas | Natal Telah Berlalu, Kapolda Jateng Tetap Pantau Gereja Sambil Gowes di Solo | BNN dan Sat Resnarkoba Geledah Rutan Klas IIB Temanggung‎, Ini Hasilnya | SMA Kolese Loyola Tuan Rumah Ujian Kenaikan Tingkat Taekwondo | Kredit Bermasalah Bank Terancam Naik | Dua Pemain Kunci PSIS Semarang Absen, Ini Strategi Banur Hadapi Bhayangkara FC | Kisah Unik Jodoh, Berawal DM Berisi Kalau Cowoknya Kelamaan Melamar, Saya Lamar: Gadis Ini Menikah | Teka-teki Kerangka Manusia yang Ditemukan Dalam Kondisi Duduk di Kursi | Walikota Depok Tak Ambil Pusing Soal Rencana Jalan Margonda Berbayar : Masih Wacana | Hasil Babak II 4-I PSIS Semarang Vs Arema FC, Bruno Silva Cetak Gol | Tersebar di 8 Kota Termasuk Surakarta, Ini Kemudahan Naik Taximaxim: Bagaikan Punya Supir Pribadi! | Hasil Akhir Madura United Vs Persebaya Piala Gubernur Jatim, Konate Brace, Bajul Ijo Lolos Semifinal | Video Tarif Air Minum PDAM Sumbang Inflasi di Jawa Tengah | Jumlah Pengungsi Akibat Longsor di Ngargoyoso Karanganyar Bertambah | IPAL di Ngijo Gunungpati Bermasalah, Metalika Terganggu Bau Tak Sedap Tiap Hari | Nilai Tambah Apabila Ibu Mau Berikan ASI Eksklusif Kepada Bayinya, Bisa Cegah Stunting |

Anda sedang membaca Ternyata Ini Pekerjaan Ningsih Tinampi Sebelum Jadi Dukun Ahli Pengobatan Alternatif - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Ternyata Ini Pekerjaan Ningsih Tinampi Sebelum Jadi Dukun Ahli Pengobatan Alternatif


Oleh : JATENGKOTA | on Jumat, 14 Februari 2020 17:46
Ternyata Ini Pekerjaan Ningsih Tinampi Sebelum Jadi Dukun Ahli Pengobatan Alternatif

JATENGKOTA - Tak banyak yang tahu pekerjaan Ningsih Tinampi sebelum jadi dukun ahli pengobatan alternatif.

 pekerjaan Ningsih Tinampi sebelum jadi dukun ahli pengobatan alternatif terungkap setelah didatangi pihak  didatangi oleh Pemprov Jatim dan Dinas Kesehatan Jatim.

Ahli pengobatan alternatif Ningsih Tinampi terlihat bingung dan panik ketika ditanya mengenai sumber ilmu pengobatannya.

Hal itu tampak dari reaksinya ketika klinik Ningsih Tinampi yang viral di media sosial didatangi oleh Pemprov Jatim dan Dinas Kesehatan Jatim.

Melalui laman YouTubenya, Ningsih Tinampi membagikan momen ketika kunjungan Pemprov Jatim dan Kesehatan Jatim berkunjung, Kamis (6/2/2020).

Awalnya, Ningsih Tinampi ditanya oleh seorang staf kesehatan mengenai ilmu yang dimilikinya.

Ia penasaran dari mana Ningsih Tinampi mendapatkan kemampuan mengobati orang.

Wanita tersebut memulai pertanyaannya dengan memperkenalkan diri.

"Saya sudah melihat bagaimana ibu melakukan terapi. Bagi saya sangat menarik karena saya orang pendidikan, saya orang UNAIR bu," ungkap seorang wanita dari Dinas Kesehatan.

Lebih lanjut, ia kemudian mulai mengulik sumber ilmu Ningsih Tinampi hingga mampu membuka pengobatan alternatif.

Staf tersebut pun mulai bertanya kepada Ningsih Tinampi asal muasal kemampuannya.

"Saya pengin tahu, ibu mendapat ilmu terapi itu darimana Bu ?" tanya staf dinas kesehatan.

Namun, mendengar pertanyaan itu, Ningsih Tinampi justru terlihat panik dan kelabakan menjawab.

Alih-alih langsung menjawab, Ningsih Tinampi justru sempat melongo seraya terkejut.

"Waduh ! Waduh !" ucap Ningsih Tinampi.

Menjelaskan kembali pertanyaannya, staf wanita itu pun mengaku penasaran dengan asal muasal ilmu yang dimiliki Ningsih Tinampi.

Sebab biasanya, seseorang yang mempunyai ilmu gaib itu berasal dari keturunan atau belajar.

"Karena saya di pendidikan, biasanya ini termasuk misalnya dari neneknya, atau omnya, dari turun temurun.

Nah ibu ini dari siapa (ilmunya) ?" tanya staf wanita itu lagi.

Usai berpikir beberapa detik, Ningsih Tinampi pun akhirnya mengurai jawaban.

Diakui Ningsih Tinampi, ia bingung jika ditanya soal sumber ilmunya.

Karena diakui Ningsih Tinampi, ia tidak pernah belajar ilmu pengobatan alternatif.

"Kalau saya sendiri bingung ya jawabnya. Karena saya juga tidak belajar, saya tidak minta.

Wong saya pekerjaannya dulu juga bukan mengobati," kata Ningsih Tinampi.

Lebih lanjut, Ningsih Tinampi juga mengaku bahwa ilmu yang ia punya berasal dari ujian yang ia terima sejak kecil.

Sejak dulu, Ningsih Tinampi memang sering mendapat mimpi dan insting untuk membantu orang lain.
"Berdasarkan ujian yang saya terima. Ujian berat yang saya terima, mulai kecil sampai tua. Wallahualam.

Akhirnya saya seringkali, bukan mimpi saja, itu memang selalu, harus saya jalankan, membantu orang," imbuh Ningsih Tinampi.

Perihal keturunan, Ningsih Tinampi mengaku tidak ada keluarganya yang bisa mengobati orang lain seperti dirinya.

"Saya enggak belajar, soal keturunan saya tidak tahu. (keluarga) tidak ada sama sekali (yang bisa mengobati)," ucapnya.

Dalam penjelasannya itu, Ningsih Tinampi pun mengungkap apa pekerjaan awalnya.

Yakni sebelum ia menjadi praktisi pengobatan alternatif.

Diakui Ningsih Tinampi, ia dulu pernah jadi pegawai di sebuah perusahaan.

Tak hanya itu, Ningsih Tinampi juga pernah menjalani usaha katering.

"Saya pegawai perusahaan bagian listrik di Sampoerna. Saya juga katering. Saya masuk koperasi demi koperasi. Saya tidak punya niat untuk mengobati sama sekali," pungkas Ningsih Tinampi.

Awalnya Suami Selingkuh

Ningsih Tinampi sebelumnya pernah menceritakan ini awal kemampuannya, bermula saat suaminya selingkuh.

Pengobatan alternatif yang dilakukan Ningsih Tinampi mendadak viral.

Banyak netizen yang membicarakan pengobatan alternatif yang ada di usun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamataan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Apalagi ia juga memanfaatkan sosial media untuk mempromosikan pengobatannya yang jadi makin viral.

Ya, Ningsih Tinampi mulai dikenal masyarakat usai videonya saat mengobati pasien, diunggah ke akun youtube pribadinya.

Dikutip TribunMataram.com dari Grid.Id subcribernya sudah mencapai 1,3 juta akun.

Bahkan salah satu video yang diunggahnya sudah dilihat sampai 10 juta kali.

Video Ningsin Tinampi yang ditonton sebanyak 10 juta kali tersebut berjudul 'Santet.... Dukune Ngamuk Rek, Pengobatan Ningsih Tinampi'.

Dalam video yang viral tersebut Ningsih Tinampi nampak memberikan pengobatan alternatif.

Terlihat seorang wanita berbaju kuning sedang berbaring lemas namun melotot ke arah Ningsih Tinampi.

Selama durasi video yang mencapai 59 menit 43 detik tersebut, Ningsih Tinampi tampak mencoba mengajak sang pasien berbicara.

Sesekali, Ningsih Tinampi melakukan gerakan-gerakan seakan sedang mengeluarkan 'penyakit' dari dalam tubuh sang pasien, seperti menepuk hinga menunjuk-nunjuk.

"Heh, kamu nggak mau ngomong? Gak mau ngomong kamu?

"Dasar demit kowe, tak bukak mulutmu!," begitu kata-kata yang diucap Ningsih Tinampi di awal video, sembari menggosok-gosokkan ujung jempolnya ke lengan sang pasien.

Segala ucapan Ningsih Tinampi itu juga selalu direspon dengan gerakan aneh dari sang pasien.

Nampaknya banyak yang tertarik menjajal pengobatan alternatif yang dilakukan Ningsih Tinampi ini.

Bahkan ada antrian yang harus ditunggu pasien demi bisa diobati Ningsih Tinampi.

Dikutip dari Grid.Id antrean pengobatan alternatif Ningsih Tinampi ada yang mendapat jadwal di Februari 2020.

 Apakah benar Ningsih bisa memberikan kesembuhan pada pasiennya lewat pengobatan non medisnya ini?

Dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com Ningsih menceritakan bagaimana ia mendapatkan ilmunya.

Ningsih rupanya ditinggal selingkuh oleh suaminya sendiri.

“Pokoknya berawal dari suamiku. Dia ibaratnya punya selingkuhan.

"Terus aku kondisinya galau banget. Sedih banget, ya gitu lah," ungkap Ningsih.

Demi mengusahakan suaminya kembali padanya, Ningsih mengunjungi banyak dukun.

Bahkan dalam sehari ia bisa mengunjungi 6 dukun sekaligus hingga menghabiskan uang hingga Rp 600 ribu.

"Setiap hari mendukun (datang ke dukun), satu hari dukunnya sampai enam, empat.

"Sampai menghabiskan Rp 500.000 sampai Rp 600.000 per hari. Gimana caranya suamiku sembuh,” terangnya.

Namun, kehidupannya mulai berubah saat ada yang membisikkan jika suaminya tak dapat 'disembuhkan' lagi.

“Yang namanya Pak Damon ini bilang begini, jangan diobati suaminya.

"Karena ada salah satu ilmu yang sampean punya sejak sampean ada di dalam kandungan,” ungkap Ningsih, menirukan bisikan yang didengarnya saat itu.

Ningsih Tinampi juga mengaku ilmunya itu sudah mencoba masuk sejak usianya 35 tahun.

Namun kesedihannya yang kehilangan sang suami membuatnya tak merasakan ilmu ini.

“Ujiannya berat banget, suami yang sangat setia, sayang banget sama anak dan keluarga, akhirnya jadi siluman di dalam keluarga.

"Bahkan saya mau dibunuh. Tidak mau menghiraukan anak. Hilang lah semuanya,” lanjutnya.

Dari situ, Ningsih mengaku kembali menemui dukun-dukun.

Katanya, dukun-dukun tersebut mampu memudahkannya mendapat ilmunya, yakni ilmu alfatihah, yang selalu digunakannya sebagai doa penyembuh untuk para pasiennya.

“Ternyata kejadian ini menuntun saya ke dukun-dukun dengan tujuan supaya ada yang bisa membantu ilmu itu masuk ke badanku,” tutupnya.(TribunMataram.com/Asytari Fauziah)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS