Pollycarpus yang Terlibat dalam Pembunuhan Aktivis HAM Munir Meninggal karena Corona | Pekan Depan, Pedagang Nakal di Area CFD Purworejo Akan Ditertibkan | Kenalkan Produk Isuzu Traga di Pasar Kliwon, Ada Lomba Karaoke Berhadiah Jutaan Rupiah | Tak Tahu KA Menoreh Melintas, Seorang Nenek Tewas Tertemper Kereta di Semarang Barat | Jokowi Pilih 7 Stafsus Milenial, DPP PKS: Itu Hanya Politik Gimmick | Bruce Lee Terpilih jadi Pendekar Bela Diri Terhebat dalam Sejarah | Bayi 40 Hari Meninggal setelah Diberi Pisang Seujung Sendok Teh, Ini Fakta Lengkapnya | Hari Ini Esemka Buka Showroom Perdana di Boyolali | FK UNS Solo Lantik 79 Dokter Baru Secara Daring | Peringatan Hari Aids Sedunia di Demak Ada Lomba Poster dan Dance | Hari Guru Nasional, Deretan Artis Cantik Ini Jadi Guru hingga Dosen, dari Gigi hingga Desi Ratnasari | Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 7 Desember, Aries Ada Seseorang yang Layak Diperjuangkan Kembali | BPN Kabupaten Tegal Realisasikan 45.686 Sertifikat Hak Atas Tanah | Harga Emas Melonjak Drastis, PT Pegadaian Optimistis Capai Target | Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, DPMPTSP Kota Semarang Beri Kemudahan Berinvestasi | Kasus Konser Dangdut, Wasmad Dicecar 56 Pertanyaan Saat Diperiksa di Polda Jateng | Hari Bumi, Sejumlah Orang Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Jateng: Banyak Penambangan Liar | Ini 3 Drama Korea Drakor Adaptasi Webtoon Tayang Bulan September | Kiprah Badan Kesbangpol Jateng Wujudkan Masyarakat Religius, Toleran, dan Guyub Jaga NKRI | Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024 | Bupati Bandung Barat Masih Tinggalkan Utang Rp 25 Juta? Ini Isi Surat Tagihannya | Jasa Layanan Hubungan Badan Pemandu Lagu Dibongkar Polisi, Tarif Rp 1 Juta per Voucher | Terjatuh saat Kendarai Sepeda Motor, Seorang Ibu dan Bayinya Tewas Ditabrak Truk Tronton | Budi Karya Hadiri Rapat Kabinet, Luhut Ternyata Masih Jabat Menhub Ad Interim | 7 Rekomendasi Drakor Komedi Romantis Terbaik yang Wajib Ditonton | KIT Batang Butuh Ribuan Pekerja, Pengangguran Lulusan SMA Silakan Daftar Kerja ke Pak Kades | Jadi Tersangka Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Kudus Merasa Dijebak | Satgas TMMD Sendang Kulon Kendal Bekerja Maksimal | Sejak September 2019 Blangko E-KTP Kosong, Disdukcapil Kota Salatiga Ganti Suket | AKBP Rudy Cahya Kurniawan Disambut Pedang Pora, Mantan Kapolres Kebumen Beri Kunci Ruang Kerja | Letkol Dono Ditembak Mati Serda JR Gara-gara Serempetan Kendaraan | Sopir Ambulans Bawa Pasien Corona Tersesat Masuk Desa, Warga Langsung Ngamuk | Video 177 Motor Dinas Nmax untuk Kades dan Lurah di Karanganyar | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Banjarnegara, Ramadhan Hari ke-18, Senin 11 Mei 2020 | Meski Tak Ada Pilkada, KPU Brebes Tetap Gelar Sosialisasi Sasar Kalangan Mahasiswa | Sinopsis The Fan Bioskop Trans TV Malam Ini, Tayang Jam 23.00 WIB | Ketemu Mantan Pacar Ardi Bakrie, Nia Ramadhani Pakai Baju Sama Persis dengan Manohara | Perampok Yang Paksa Lucuti Pakaian Pegawai Minimarket Alfamart Dibekuk | Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang Berkat Gol di Menit Terakhir | Pengakuan Maverick Vinales Pilih Jatuhkan Diri dari Motor Berakhir Kecelakaan di MotoGP Styria 2020 | Bursa Efek Indonesia Dekati 5 BUMN agar IPO di 2020 | Stroke Kian Mengancam Usia Muda, Gaya Hidup Ini Jadi Sebab Utama | Video Jumlah Hewan Kurban yang Disembelih di Rumah Jagal Meningkat | Sinopsis The Green Hornet Bioskop Trans TV Malam Ini, Tayang Jam 21.00 | BPCB Jateng Pastikan Bangunan Kuno di Dieng Kulon Adalah Candi | Hukum Sholat Tahiyatul Masjid Ketika Khutbah Jumat Berlangsung | Polimarin Semarang Akan Tiru Model Pendidikan Vokasi di Jerman | 3 Kisah Horor yang Paling Viral di Medsos saat Ini, Keywordnya Menguasai Dunia Maya | Hari Kartini, Najwa Shihab: Kecantikan Bukan untuk Diperlombakan | 5 Drakor On Going Rating Tinggi Juli 2020: It's Okay to Not Be Okay, Train hingga The Good Detective | Ombudsman Jateng Siap Investigasi Lambannya Pengungkapan Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo | Bentrok Anggota TNI dan Brimob, Pangdam XVI Pattimura: Semua Sudah Menyadari Kesalahannya | Jokowi Sebut Krisis Jadi Momentum Pencegahan Korupsi Besar-besaran | Hotline Semarang : Mobil Pedagang Penuhi Parkir di Pinggir Jalan | Presiden Jokowi Punya Cucu Jagoan Lagi, Kahiyang Ayu Lahirkan Anak Kedua, Ini Bocoran Namanya | Kabulog Divre Jateng Sebut Stok Beras Cukup hingga Akhir Tahun | Diimbau Lebih Bijak Memilih Moda Transportasi | Hasil Rapid Test Kedua 17 Warga Kab Tegal Peserta Itjima di Gowa: 14 Orang Negatif 3 Orang Positif | Tersangka Kasus Mutilasi HRD Dikenal Pintar, Lulusan Fakultas MIPA UI | Fasilitas Waduk Jatibarang Serba Baru, Dilengkapi Tribun Penonton | Ekstrem, Curah Hujan di Halim Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Pencatatan Sejak 1866 | Pria Ini Tikam Perut Pak RT hingga Tewas Mengenaskan karena Tak Didata untuk Bantuan Pemerintah | Chef Juna Mengaku Masih Jomblo Beberkan Kriteria Wanita Idaman: Gak Matre | Janji Irjen Napoleon: Kita Buka Semuanya Nanti | Resep Kue Carabikang Jajanan Pasar Manis dan Cantik Bak Bunga | Citra Kirana Kaget Rezky Aditya Kerap Bicara Ini di Belakangnya: Baru Tahu Setelah Nikah | Yayasan Padiraya Bumisufi Megah Bantu 200 Sak Beras kepada Pemkot Semarang | Gisel Akui Masih Sayang Gading Marten: Untuk Gempi Enggak Boleh Gagal | Begini Aktivitas Santri Selama Karantina di Pesantren Kebumen | Gempi Minta Gading Marten Tinggal Berdekatan dengan Gisel: Pah, Beli Tanah yang Banyak | Kesbangpol Jateng Gandeng MUI Adakan Halaqah Ulama | Hotel Santika Premiere Semarang Tawarkan Promo Exclusive Deal | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Senin 3 Agustus 2020, Tauris Sulit Jadi Seperti yang Dia Mau | Sebut Tidak Fair, Pengusaha Hotel Melati Protes Bisnis Penginapan Murah via Aplikator | Rahma Azhari Menikahi Pria Bule di Amerika, Ini Sosok Suaminya | Polres Kebumen Tangkap 6 Pemakai dan seorang Pengedar Narkoba | Polsek Tugu Akan Punya Kantor Baru, Ini Harapan Kapolda Jateng | Ahmad Warga Kebumen Terkejut Temukan Granat Diduga Sisa Perang Dunia : Saya Kira Kelapa Kecil Kering | PSG Siap Saingi Liverpool Dapatkan Thiago Alcantara | Chord Kunci Gitar Selalu Begitu Slank | Viral Driver GrabFood Dapat Orderan Fiktif Burger King Rp 660 Ribu, Pihak Grab Beri Tanggapan | Sinopsis Drakor Still 17 Episode 11, Woo Jin Larang Seo Ri Main Biola di Festival Musik | Video Jelang Imlek Pengrajin Kue Keranjang Kebanjiran Pesanan | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik Teras PLN ULP Boyolali, Kamis 19 Maret 2020 | Kesulitan Beli Kuota, Para Siswa Gunakan Akses Wifi Gratis di Rumah Aspirasi Bambang Kusriyanto | Alasan PSIS Tak Kembali ke Semarang Pasca Duel Laga Perdana Liga 1 Lawan Persipura Jayapura | Chord Kunci Gitar Sentuhlah Cinta Demi Kita NOAH | Bupati Kena OTT KPK, Pengisian Jabatan di Pemkab Kudus Diulang | Apakah Krisdayanti Tahu tentang Atta Halilintar? Ini Jawaban Aurel Hermansyah | BPS Kab Semarang Lakukan Survei Warga Terdampak Corona, Menengah ke Bawah dan UMKM Paling Terdampak | Jadi Anak Orang Terkaya di Indonesia, Putri Chairul Tanjung Blak-blakan tentang Uang Sakunya | Nurmansjah Lubis Cawagub DKI Jakarta Sebut Naturalisasi Air Hujan Masuk ke Bumi, Penonton Tertawa | 19.600 Unit Terjual di Jateng, New Calya Jadi Salah Satu Andalan Penjualan Toyota Nasmoco | Jadwal Bioskop di Kota Tegal Hari Ini, Minggu 24 November | Gempa di Jepara Pagi Ini Terasa di Sejumlah Wilayah di Jawa, Berikut Penjelasan BMKG | Keraton Yogyakarta Tiadakan Grebeg Syawal Tahun Ini untuk Hindari Kerumunan | Jadwal Bioskop Kota Purwokerto Hari Ini, Minggu 5 Januari 2020 | Rekor Terbaru Neymar - Nilai Transfer Paling Boros Dunia, Kini Ingin Tinggalkan PSG | Chord Kunci Gitar Night After Night Laura Marling | INGAT! Oknum Polisi Ngamuk karena Diingatkan Tak Pakai Masker Bikin Kapolri Geram, Ini Nasibnya Kini |

Anda sedang membaca Pollycarpus yang Terlibat dalam Pembunuhan Aktivis HAM Munir Meninggal karena Corona - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Pollycarpus yang Terlibat dalam Pembunuhan Aktivis HAM Munir Meninggal karena Corona


Oleh : JATENGKOTA | on Sabtu, 17 Oktober 2020 21:58
Pollycarpus yang Terlibat dalam Pembunuhan Aktivis HAM Munir Meninggal karena Corona

JATENGKOTA, JAKARTA - Pollycarpus Budihari Prijanto, sosok yang terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib dikabarkan meninggal dunia sore kemarin, Sabtu (17/10).Kabar meninggalnya Pollycarpus disampaikan Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang kepada wartawan.

Pollycarpus dikabarkan meninggal karena Covid-19. Ia sebelumnya sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit selama 16 hari. Picunang memberi konfirmasi soal kabar Pollycarpus meninggal dunia."Betul, beliau meninggal sore ini di RSPP karena sakit," ujarnya saat dikonfirmasi.

Pollycarpus dikabarkan meninggal dunia dalam keadaan positif Corona. Wirawan Adnan, yang merupakan mantan pengacara almarhum membenarkan kabar ini.

"Saya dapat kabar dari istrinya mba Hera yang mengabarkan jam 14.52 WIB tadi meninggal dunia karena Covid-19," ujar Wirawan.

Sebelum meninggal dunia, kata Wirawan, Pollycarpus menjalani perawatan di Rumah Sakit Modular Simpruk (Universitas Pertamina) Simprug, Jakarta Selatan.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib pada 18 Maret 2005 silam, nama Pollycarpus Budihari Priyanto ramai dibicarakan media dan publik Tanah Air.Wajah dan nama Pollycarpus, 'mondar-mandir' bersliweran di berbagai tajuk media massa baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Pollycarpus, terpidana kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Munir Said Thalib, bebas murni, Rabu tahun 2018 lalu.

Pasca pembebasan vonis 14 tahun penjara oleh Mahkamah Agung, sosok Pollycarpus mendadak hilang bak ditelan bumi. Dikutip dari Kompas.com, Pollycarpus ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Munir pada 7 September 2004 silam dalam pernerbangan pesawat dari Singapura-Amsterdam.Mantan pilot pesawat Garuda Indonesia ini ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan telah meracuni Munir menggunakan racun arsenik.

Pada 20 Desember 2005 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Pollycarpus dengan 14 tahun hukuman penjara. Kendati demikian vonis Pollycarpus sempat dikurangi menjadi 2 tahun dan bahkan sampai sempat menghirup udara bebas. Pasca Pollycarpus bebas, Kejagung mengajukan peninjauan kembali dan Mahkamah Agung mengabulkan PK Jaksa dan kembali menghukum Pollycarpus selama 20 tahun penjara.

Jalani 8 tahun penjara, Pollycarpus pada akhirnya dinyatakan bebas bersyarat pada 28 November 2018.Pembebasan Pollycarpus sempat menuai pro dan kontra di antara masyarakat.

Terlebih lagi ketika dalang sebenarnya di balik kasus kematian Munir sampai detik ini masih juga belum terungkap.Lama menghilang dari pemberitaan media, rupanya nama Pollycarpus Budihari Priyanto dikabarkan bergabung dengan partai politik besutan pangeran Cendana, Parta Berkarya.

Kabar ini kemudian dibenarkan oleh Sekertaris Jenderal Partai Berkarya, Ani Picunang.Andi Picunanng menegaskan, Pollycarpus memiliki hak politik seperti warga negara lainnya terlepas dari status hukumnya sebagai mantan tersangka kasus pembunuhan Munir.Oleh sebab itu, dia tidak mempersoalkan terjunnya Pollycarpus ke politik melalui Partai Berkarya."Beliau punya hak dan kewajiban yang sama dan dijamin oleh negara. Ingat ya, setiap warga negara memiliki hak yang sama," ujar Andi Picunang .

Kendati dikabarkan bergabung dengan partai politik besutan Tommy Soeharto tersebut, Pollycarpus mengaku tak pernah bergabung dengan kegiatan politik apapun. Dalam tayangan Catatan Najwa edisi 2 April 2018 di kanal YouTube Najwa Shihab.Dalam tayangan tersebut Pollycarpus mengaku kini ia tengah sibuk bekerja di sebuah perusahaan aviasi bernama PT Gatari Air Force sebagai Asisten Direktur.PT Gatari Air Force adalah perusahaan milik Tommy Soeharto yang bergerak di bidang penerbangan.

Pollycarpus mengatakan namanya terdaftar sebagai anggota partai Berkarya pasca dirinya bekerja di perusahaan tersebut.Kendati demikian, Pollycarpus menolak bila dikatakan dirinya sengaja terjun ke dunia politik.Karena pada kenyataannya, ia justru tak tahu bila namanya didaftarkan dalam keanggotaan partai, apalagi dikabarkan terlibat dalam kegiatan berpolitik."Sebenarnya saya enggak in touch dengan partai karena pada dasarnya saya tidak suka politik. Saya lebih menyukai kegiatan sosial," ujarnya.

"Kalau soal tercantum, sebenarnya siapa saja bisa tercantum. Itu kan hak warga negara. Saya tidak pernah tahu, saya pernah dengar kalau nama saya didaftarkan tapi sampai saat ini saya tak pernah punya kartu keanggotaan," ungkap Pollycarpus. (tribun network/sen/kompas.com)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS