Bapak-bapak Suka Main di Stadion Citarum Dua Jam Rp 3 Juta Ternyata Ini Alasannya | OPINI : Mengenal 'Keluarga' Varian Covid-19 | Fakta-fakta Ketegangan Israel-Palestina, Apa yang Terjadi hingga Penyebab Kekerasan | Derbi Muria, Persijap Jepara Akan Jajal Kekuatan Persipa Pati di Stadion Gelora Bumi Kartini | Ada 12 Titik Tampung untuk 1.032 UMKM Selama MotoGP Mandalika 2022 | Gerindra Jateng Bertekad Usung Kader di Pemilu 2024 | Bupati Kudus HM Hartopo: Vaksin Booster Segera Disuntikkan Supaya Antibodi Naik | Maria Sharapova Tak Sabar Tampil di Turnamen Brisbane International, Lama Absen Akibat Cedera Bahu | Alasan Bakul Krupuk Semarang Setia Pakai Minyak Goreng Curah Sejak Dirinya Masih Perawan | Peringatan Dini BMKG Minggu, 8 Agustus 2021: Waspada 16 Wilayah Hujan Lebat hingga Angin | Hendi Akan Bangun Simpang Lima Baru di Jalan Sriwijaya Semarang | FAI Unissula Semarang Resmikan Ruang Baca | Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Turun 4.000, Ini Daftar Lengkapnya | Akan Jadi Pusat Ekonomi, Ruas Baru Jl Sriwijaya Semarang Terkendala Akses di Depan Makam Pahlawan | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kabupaten Pati Besok, Ramadhan Hari Ke-28, Sabtu 30 April 2022 | Setuju PTM Berjalan Penuh, DPRD Kota Semarang: Kita Tidak Mau Ada Lost Generation | Video Nelayan Tambakmulyo Ikut Vaksinasi dari Lanal Semarang | Berat Badan Turun dalam 7 Hari Tanpa Risiko Kesehatan? Bisa, Ini Menu Diet Sehatnya | Inter Milan Juara Serie A Liga Italia 2020-2021, Sekarang Saatnya Merayakan | Leher Siska Disayat Suaminya Setelah Melarang Suami Mabuk Miras | Klasemen Liga Spanyol Setelah Real Madrid Berpesta Lawan Valencia, Barcelona Gagal Menang vs Granada | Kisah Anak Yatim Piatu Datang Sendiri ke Kantor Polisi Minta Disuntik Vaksin Covid-19 | Jelang Laga Krusial Inter Milan vs Lazio di Liga Italia, Steven Zhang Temui Inzaghi | Dongeng Fabel Anak Si Kancil dan Harimau | BPM Universitas Semarang Gelar Pelatihan Auditor | Chord Kunci Gitar dan Lirik Hendaklah Cari Pengganti Yeni Inka | Edgar Xavier Rayakan Imlek Bersama Keluarga dan Teman-Temanya di Pelatnas Wushu | Sekolah Bahasa Inggris Dengan Konsep Belajar Sambil Bermain ada di Kota Salatiga | Rumah Sakit Covid-19 Dilengkapi 500 Tempat Tidur Dibuka di Srinagar   | Aksi Dukun Cabul di Kulon Progo, Setubuhi Remaja dengan Dalih Musnahkan Guna-guna | Ada 14 Pemain Diproyeksikan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia di Piala AFF U23 | Lansia Pedagang Sayur Jadi Korban Jambret di Lumajang, Kalung Emas Dirampas di Jalan Sepi | Manfaat Jahe bagi Penderita Asam Lambung Berikut Aturan Konsumsi | Calon Pengantin Dibunuh dan Dirudapaksa 2 Pria Tetangganya, Kasus Terungkap dari Temuan Sandal | Rayuan Gombal Pemuda Jerumuskan Gadis Belia, Lima Kali Disetubuhi di Rumah Kosong hingga ke Hotel | Polisi Sudah Tetapkan Tersangka Pelaku Perusakan ATM di Manokwari | Tim Gabungan Polda Jateng Tangkap Tanki Modifikasi Ditutupi Terpal Saat Beli Solar di SPBU Cilacap | Jaga Lahan Pertanian dan Sumber Daya Air,  Petani di Jepara Bongkar Jembatan Akses Jalan Penambang | PMI Dapat Donasi Rp 10 Miliar dari Coca-Cola untuk Bantu Atasi Pandemi Corona | Video Airlangga Hartarto Isi Kuliah Umum di UKSW Salatiga | Jadwal Proliga 2022 Hari Ini, Gresik Petrokimia Vs Jakarta Pertamina dan Kudus Sukun Vs Bogor LavAni | Datangi Polda Jabar, Bahar Bin Smith Singgung Proses Hukum Terhadap Dirinya Secepat Kilat | Dokter Tulang Buka Suara Soal Peluang Operasi Laura Anna 1000:1, Kenapa Harus Dilakukan? | Siaran Langsung Bali United Vs PSIS Semarang BRI Liga 1, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming | 481 guru LPQ se-Kota Semarang Ikuti Pendidikan Kompetensi Ustaz LPQ | Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Penerima Bansos di Pekalongan | Doa Saat Mengenakan Baju Baru | Duar! Dua Bocah SMP yang Sedang Main Bola Tewas Tersambar Petir di Tasikmalaya | Curi Baterai Tower Sinyal di Wonosobo, Dua Warga Jakarta Ditangkap | Anang Benarkan Ashanty Jadi Relawan Suntik Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto | Natalie Sarah dan Suami Menangis Dua Hari saat Anak Terpapar Covid-19 | Prakiraan Cuaca BMKG Pati Hari Ini, Rabu 5 Januari 2022 | Video Usulan Pembuatan Sudut Baca Anak di Setiap Taman | 5 Fakta Mengagumkan Aksi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 yang Curi Perhatian Pecinta Bola | Gus Yahya Jabat Ketum PBNU, KPK: Saatnya NU Pimpin Jihad Lawan Korupsi | Jumlah Wisatawan di Karimunjawa pada Tahun Baru Turun | Baru Saja Update, Berikut Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini Selasa 28 Desember 2021 | Apa itu Secreto? Ini Cara Membuat Link Secreto di Instagram, WhatsApp dan TikTok | Calon Walikota Semarang Hendi Telah Dinyatakan Negatif Covid-19, Masih Jalani Masa Pemulihan | Kapolres Pekalongan AKBP Darno, Pimpin Sertijab Wakapolres, Kabag, dan Kasat | Info Loker Lowongan Kerja Karir Terbaru di Semarang Minggu 19 Desember 2021 | Jadwal Liga Italia Malam Takbiran, Juventus Vs Venezia, AC Milan Vs Fiorentina, Udinese Vs Inter | Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Unsri, Korban Bertambah, Kini 5 Orang | Video Ada Ruang Bermain Anak di Pasar Batang | Eduwisata Tunnel Garam Desa Jetis Cilacap, Disini Wisatawan Bisa Lakukan Terapi Kesehatan | Kunci Jawaban Khusus Siswa Kelas 6 SD Tema 5 Buku Tematik Soal Halaman 3 4 5 6 7 8 10 12 13 14 | Kick-off Liga 2 Ditunda Bikin Sriwijaya FC Trauma, Memori Kelam Terulang Lagi | Bacaan Sholawat Ya Badrotim Lengkap dengan Latin dan Terjemahannya | Komunikasi Unsoed Purwokerto dan ULM Banjarmasin Kolaborasi Untuk Akselerasi MBKM | Chord Kunci Gitar Dewiku - ST12 | RSUD Kota Salatiga Siapkan 16 Ruang Isolasi untuk Tangani Pasien Virus Corona | 3 Bahan Alami Super Ampuh Bikin Kulit Badan Putih Glowing dengan Cepat, Sehat dan Ternutrisi | Update Corona Wonosobo Hari Ini Kamis 18 Maret 2021: 5.074 Positif Covid, Jateng 163.150 | KIP Tolak Permohonan Eks Pegawai KPK terkait Asesmen TWK | Bapenda Kota Semarang Bebaskan Denda Pajak hingga 16 Desember 2019 | Sendirian, Ibu Ini Lari 1,6 Km Kejar Macan Tutul yang Gondol Anaknya dan Melawan Pakai Tangan Kosong | Pria Medan Nyaris Tewas Dikeroyok Warga saat Curi Sepeda Motor | RMB UIN Walisongo Semarang Gelar Dialog Multikultural dan Lintas Agama | 120 Orang Terinfeksi Virus Corona di Prefektur Okinawa Jepang | Pemerintah bakal Lanjutkan Insentif Pajak UMKM di 2022 | Sidang Kasus Istri Marahi Suami di Karawang: Giliran Suami Dituntut 6 Bulan Penjara | Tak Dapat Insentif dari Pemerintah, Puluhan Ribu Pengusaha Warteg di Jabodetabek Mudik Sebelum 6 Mei | 9 November, Buruh akan Demo Besar-besaran di 20 Provinsi | Manajemen Persija: Kendala Angelo Alessio Bukan Bahasa Tapi Minim Waktu Adaptasi | Menerapkan Quantum Writing dalam Belajar Surat Lamaran Pekerjaan | PPKM di Jawa Bali Diperpanjang Sampai Tanggal 29 November, Note! Tak Ada Lagi yang Level 3 | Mahasiswa PAI UMP Purwokerto Juara Lomba Dakwah Digital Nasional | Video Sopir Truk Tulungagung Meninggal Setelah Kerokan di Semarang | Viral Air Laut di Teluk Bima Berwarna Coklat, Ada Warga yang Keracunan Usai Makan Ikan dari Laut | Tak Ada Nama Irfan Bachdim dalam Daftar Pemain Persis Solo saat Menjamu Persijap Jepara Malam Ini  | Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 5 SD Halaman 14 dan 15 Subtema 1 Pembelajaran 2 Membuat Pantun | 5 Khasiat Sirup Jahe bagi Kesehatan dan Cara Membuatnya | Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 23 24 25 26 27 28 29 Hemat Energi | 38 Ners Baru Unsoed Purwokerto Ikuti Angkat Sumpah Ners | Nilai Investasi di Batang Capai Rp 5,5 Triliun Tertinggi Nomor Dua di Jateng  | Sinopsis The Incredible Hulk, Big Movies GTV Malam Ini Jam 21:00 WIB | Model Scramble dalam Mengatasi Kebosanan Pembelajaran IPA | Cut Meyriska Marah Pengasuh Sering Kasih Nasi Sisa Kemarin untuk Anaknya | Miliki 39.652 Lulusan, Rektor Unisbank: Harus Kuasai Kewirausahaan dan Kemampuan Teknologi Informasi | Ade Yasin Diduga Kumpulkan Uang dari Kontraktor yang Kerjakan Proyek di Pemkab Bogor |

Anda sedang membaca Bapak-bapak Suka Main di Stadion Citarum Dua Jam Rp 3 Juta Ternyata Ini Alasannya - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Bapak-bapak Suka Main di Stadion Citarum Dua Jam Rp 3 Juta Ternyata Ini Alasannya


Oleh : JATENGKOTA | on
Bapak-bapak Suka Main di Stadion Citarum Dua Jam Rp 3 Juta Ternyata Ini Alasannya

JATENGKOTA, SEMARANG - Bermain sepak bola di lapangan standar nasional, rumput bagus, rata, bersih dan terawat menjadi idaman banyak orang. Bukan hanya pemain sepak bola profesional, melainkan bapak-bapak berusia di atas 40 tahun pun menyukainya bahkan rela bayar mahal agar bisa main di lapangan bagus.

Meski masa pandemi, antusias masyarakat bermain sepak bola sangat tinggi. Apalagi di Kota Semarang terdapat Stadion Citarum yang sudah direnovasi semakin bagus, menggunakan rumput sintetis standar stadion di Eropa.

Stadion Citarum milik Pemkot Semarang itu kini telah disewakan kepada PT Mahesa Jenar, yang juga menaungi tim kebanggaan Jateng, PSIS Semarang. Dirut PT Mahesa Jenar adalah A.S Sukawijaya alias Yoyok Sukawi yang juga anggota DPR RI. Selanjutnya, Stadion Citarum pun bisa digunakan oleh masyarakat umum setelah bayar sewa sesuai tarif yang telah ditentukan pengelola.

Sejak dibuka Januari 2021, sudah hampir penuh hingga Maret, dipesan atau dibooking oleh tim atau penyewa untuk bermain sepak bola. Padahal tarif sewa cukup mahal, Rp 3 juta per dua jam. Itu pun penyewa harus rela antre dan pesan jauh hari.

Dua Jam Rp 3 Juta

Rinto Wicaksono yang sudah sering sewa Stadion Citarum Semarang untuk berlatih sepak bola bersama temannya. Meski harga sewanya cukup mahal, namun hal tersebut tidak jadi persoalan.

Mereka rela bayar mahal demi bisa bermain sepak bola. Terutama karena ingin merasakan main di rumput sintetis setelah stadion Citarum tersebut selesai direnovasi.

"Ya, ada beberapa faktor. Pertama karena stadion Citarum baru saja direnovasi. Kedua, Stadion Citarum sekarang menggunakan rumput sintetis. Ini jadi daya tarik dan bikin orang penasaran. Tentu ingin coba nyamannya main di rumput sintetis," terang Rinto.

Dikatakannya, dia bersama teman-temannya bayar sewa Rp 3 juta per dua jam. Biaya tersebut belum termasuk untuk kebutuhan lain seperti membayar wasit, laundry jersey, jasa fotografer hingga air minum.

"Dan ternyata memang nyaman. Itulah kenapa main di Stadion Citarum bikin nagih meski dengan biaya sewa hingga jutaan rupiah. Cukup mahal, pagi hari Rp 1,5 juta per 2 jam, sore Rp 2 juta dan malam Rp 3 juta," tuturnya.

Dijelaskannya, untuk dibagi menjadi dua tim atau minimal 22-30 orang rata-rata tiap pemain harus mengeluarkan iuran sebesar Rp 50-100 ribu tergantung jadwal bermain yang akan diambil apakah pagi, siang atau malam.

Meski harga sewanya relatif mahal, namun dengan fasilitas yang didapat masih terasa sebanding. Bahkan menurut informasi yang diperoleh sampai Februari akhir ini stadion Citarum full booked untuk jam sore hingga malam hari.

Ada beberapa lapangan sepak bola rumput yang juga disewakan, misalnya Stadion Diponegoro. Tarif sewa kisaran Rp 300-500 ribu per 2 jam dan beberapa lapangan di Semarang Timur, Genuk dengan harga sewa masih di bawah Rp 1 juta per 2 jam. "Setahu saya yang serupa belum ada di Semarang dengan fasilitas lapangan rumput sintetis," ujar Rinto.

Mereka pemain sepak bola ini iuran untuk sewa lapangan. Belum ada cari sponsor. Ada juga dengan sistem happy game tiga jam supaya ringan iurannya. Biaya sewa dibagi tiga tim masing-masing 15-20 orang.

"Sudah oke sih, petugas stadion juga sudah menerapkan protokol covid secara maksimal dengan penyemprotan disinfektan seusai lapangan digunakan, kemudian pembatasan jumlah pemain yang akan bertanding. Kalau bisa tarif sewanya dimurahin dikit," kata dia sembari tertawa.

Jaga Tubuh Tetap Fit

Lain halnya dengan Sunarto, seorang pemain sepak bola berusia di atas 45 tahun. Anggota tim Gajahmungkur FC ini bayar iuran Rp 50 ribu bersama 20 anggota dalam timnya. Dana itu terkumpul buat sewa lapangan, bayar wasit, dan fotografer khusus.

"Yang penting kita bisa main di lapangan bagus. Mendapat foto-foto bagus dari fotografer profesional, itu yang menyenangkan," kata Sunarto kepada JATENGKOTA, Senin (11/1).

Dikatakannya, timnya memang berisi orang-orang berusia 40 tahun ke atas. Dan memang justru sekarang banyak turnamen untuk pemain seusia mereka. "Sepak bola itu untuk hobi dan jaga kesehatan. Biar tubuh tetap fit. Dan bertemu teman-teman sebaya itu menyenangkan," terang Sunarto.

Dia menyadari saat ini masih pandemi. Jadi peraturan ketat yang diterapkan pengelola Stadion Citarum yang membatasi maksimal hanya 50 orang boleh masuk lapangan bisa dimaklumi. "Demi jaga kesehatan kita harus disiplin protokol covid," terangnya.

Sunarto yang juga mantan pelatih sepak bola ini masih sering turun lapangan meski usia tak lagi muda. Tanggal 22 Desember kemarin juga main di Stadion Citarum bersama teman-temannya. "Kadang untuk ringankan biaya kami main Trofeo (tiga tim sepak bola) untuk sewa satu lapangan. Nanti tinggal bagi jam mainnya saja," terang Narto. (tim)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS