Cerita Warga Dua Kecamatan di Kalten yang Jadi Miliarder Dadakan karena Terdampak Tol Jogja-Solo | Sejumlah Wilayah Jawa Tengah Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, Berikut Prakiraan Cuaca | Cara Scan Barcode Sertifikat Vaksin di Aplikasi PeduliLindungi, Berikut Cara Download Sertifikat | Peringatan Dini BMKG Minggu, 30 Mei 2021: Waspada Cuaca Ekstrem di 14 Wilayah | Kasus Covid-19 Terus Turun Lima Hari Terakhir, tapi Angka Kematian Masih Fluktuatif | TP PKK di Jateng Diharap Ikut Terlibat Kawal Ideologi Pancasila dan Jaga Kutuhan NKRI | Keluarga Orang Hilang Gelar Konser di Jakarta, Kenang Penghilangan Paksa 13 Aktivis 1997/1998 | Video Perayaan Hari Jadi Kab Tegal Tahun Ini Berlangsung Sederhana | Tuntut Kesetaraan, Pelapor Berharap Roy Suryo Ditahan Seperti Penista Agama Lain | CARA Isi Survei Kartu Prakerja Sebelum 10 Desember 2021, Peserta Dapat Insentif Tambahan Rp150 Ribu | Oktober Bulan Ujian Erik ten Hag, Ini Jadwal Man United di Liga Inggris, Hadapi Enam Lawan Tangguh | Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan, Bisa Turunkan Risiko Kanker dan Kadar Kolestrol | Sehari Bisa 4 Kali, Pasien Ini Curhat Pelecehan yang Dialami di RSUD Jepara, Pihak RS Buka Suara | Berselebrasi Lari Kegirangan Saat Bali United Tekuk Persija, Teco: 4 Kemenangan Lagi Kami Juara | Ramalan Zodiak Cinta Besok Rabu 24 Maret 2021, Libra Tidak Baik Menuntut Terlalu Banyak | Video Pesepeda Asal Solo Meninggal Saat Gowes di Karanganyar | Mahasiswa Undip Cetuskan Program 'Mesem' dan 'Abe' di Masa Pandemi Covid-19 | Update Virus Corona Kota Semarang Kamis 28 Januari 2021, Pedurungan Tertinggi Tugu Terendah | Jumlahnya Belum Mencukupi, Pemerintah Tetapkan Kriteria Penerima Vaksin Covid-19 Tahap I | Pertamina Ingin Dimas Ekky Pratama Finis Podium pada Seri Terakhir CEV Moto2 2021 | Ganjar Tegaskan Belum Ada Komunikasi dengan Nasdem, Meski Namanya Diusulkan DPW Nasdem Jadi Capres | Benarkah Adiba Khanza Jalin Hubungan Spesial dengan Syakir Daulay? Gimana Nasib Egy Maulana Vikri? | Mulai Belajar Atur Nafas di Wastafel Rumah, Lukman Niode Jadi Legenda Renang Nasional | Kronologi Kisruh Gus Samsudin dan Pesulap Merah, Berawal dari Bongkar Trik Hingga Padepokan Ditutup | 5 Klub Pemilik Rekor Tak Terkalahkan Terpanjang di Babak Penyisihan Grup Liga Champions | Alasan Efisiensi, Bupati Terpilih Kebumen Bakal Hapus Dua Dinas | Shin Tae-yong Ungkap Timnas Indonesia Masih Lemah di Teknik Dasar Sepakbola Ini | Larissa Chou Bongkar Chat Hinaan dari Henny Rahman: Iya yang Lebih Cantik | STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi Barang 'Rongsokan' | Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 3 SD Halaman 46, 47, 48 dan 49: Buat Soal Penjumlah | Cuplikan Gol Aaron Evans Saat PSS Sleman Menang Skor 2-1 Atas PSIS Semarang, Kubur Poin Mahesa Jenar | Prakiraan Cuaca BMKG - Kabupaten Pekalongan Hari Ini Akan Diguyur Hujan dari Siang hingga Malam | Inilah Daftar Bandara di Indonesia yang Melayani Rute Penerbangan Langsung dari China | Jadwal Samsat Online Keliling Pagi Ini, Sabtu 14 Desember 2019 Buka di Simpanglima dan Tembalang | Sidak Ke Pasar Tradisional, Hendi Pastikan Stok Bahan Pokok di Kota Semarang Aman Selama Nataru | Calon Pengantin Dibunuh dan Dirudapaksa 2 Pria Tetangganya, Kasus Terungkap dari Temuan Sandal | Kosta Rika Amankan Tiket Terakhir Piala Dunia 2022, Eks Striker Arsenal Jadi Pahlawan La Sele | Sosok Adit Jayusman yang Lagi Dekat dengan Ayu Ting Ting, Bukan Pria Sembarangan, Intip Foto Mereka | Kesal Diajak Berhubungan Sesama Jenis, Juan Pukul Korban Pakai Knalpot Motor dan Batu | Cerita Zaskia Gotik Hamil Anak Kedua, Ngidam Kue Rangi hingga Sering Mual sampai Harus Tolak Kerjaan | Honda Bikin Marquez Espargaro Merasa Optimistis | Link Twibbon Hari Pramuka ke-61 Tahun 2022, Berikut Cara Membuatnya | Prakiraan Cuaca Wonosobo Hari Ini Kamis 3 Desember 2020 | Indonesia Kedatangan 9,2 Juta Vaksin Sinovac | Chord Gitar Suara Pikiranku NOAH | Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 3 SD Halaman 179, 180, 181, 182 dan 183: Keberagaman Penumpang Perahu | Hasil Babak I Skor 0-0 Rans Nusantara FC Vs Persik Kediri Trofeo Ronaldinho, Jadi Rebutan Foto | JADWAL TAYANG MotoGP Perancis di Sirkuit Le Mans, Live Streaming Trans 7, Race Utama Pukul 19.00 WIB | Kecelakaan di Perempatan Jalan Kyai Saleh Semarang, Motor Beat Tabrak Mobil | Ida Tersenyum, Motornya yang Hilang Ditemukan Saat Operasi SIkat Jaran Candi 2022 Polda Jateng | Polisi Ubah Posko Ormas Jadi Poskamling, Dicat Warna Merah dan Putih | Letkol Kav Henry Napitupulu Meninggal Kecelakaan, Bupati Wihaji: 2 Tahun Kami Sama Membangun Batang | ‎Pemkab Kudus Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Lewat KIHT | Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Rabu, 27 Juli 2022: Waspada 20 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat | Fenomena Gonta-ganti Kiper di Persib Bandung, Ini Penjelasan Robert Alberts | Barcelona Vs Bayern Muenchen: Ini Susunan Pemain | Cara Dapat Cuan dari Aplikasi Penghasil Uang Aha Video Reward | Video Wali Kota Semarang Lepas Takbir Keliling | Warga Mranggen Demak Gantung Diri Diduga Putus Asa Penyakitnya Tak Kunjung Sembuh | Angka Covid-19 di Kendal Tinggal 31 Kasus, RSDC Kosong Sejak Sepekan Terakhir | Widodo C Putro Siap Terima Keputusan Dari Manajemen, Ada Apa? | Mourinho Roma Lega, Tammy Abraham Chelsea Akhirnya Setuju Gabung, Nilai Transfer Rp 677 M | Pelaku Mutilasi Rinaldi di Apartemen Kalibata Ternyata Pernah Jadi Pelakor dan Viral Tahun 2019 | Reaksi Gary Neville seusai Manchester United Dihajar Liverpool 4-0, Ini Permainan Terburuk MU | Usul Anak Muda Bisa Jadi Capres, Politisi NasDem Hilary Brigita: Asalkan Jangan Hanya Lulusan SMA | Potret Terbaru Tukul Arwana Melawan Penyakitnya, Genggam Tangan sang Putra di Pembaringan | AS Roma Ditahan Imbang Verona, Jose Mourinho Dikartu Merah, Ungkap Kekesalan di Instagram | 1 Pedagang Pasar Hardjodaksino Solo Meninggal Karena Corona, Pasar Ditutup 7 Hari | Wakil Ketua Komisi A DPRD Sebut Pelayanan Perizinan di Kota Semarang Masih Belum Optimal | Mulai Besok, ASN Kudus Bekerja Dari Rumah Sampai 9 April 2020 | UNS Jadi Satu-satunya Perguruan Tinggi yang Lolos PTN-BH Tahun 2020 | Video Pemudik Asal Tegal Positif Covid-19 Saat Pulang Naik Bus | Pengacara Kaget, Istri Irjen Ferdy Sambo Ternyata Sudah Diperiksa 3 Kali: Katanya Depresi? | Kecewa Pengajuan Tes DNA Ditolak, Wenny Ariani Walk Out dari Ruang Sidang | Genjot Sektor Pariwisata, Telkom dan Injourney Kembangkan Tourism Collaborative Platform | Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Pontianak, Kamis 6 Mei 2021 atau 24 Ramadhan 1442 H | Ipda OS Ditetapkan Jadi Tersangka dalam Kasus Penembakan Terhadap 2 Orang di Exit Tol Bintaro | Jemimah Viral Millennial Queen Tereliminasi, Ini 4 Peserta Indonesian Idol 2021 yang Tersisa | Sinopsis The Bounty Hunter Bioskop Trans TV Malam Ini tayang Jam 21.00 WIB | Video Sosialisasi Kartu Tani Petani di Karanganyar | BREAKING NEWS: Pemotor Honda Vario Tewas Kecelakaan Tabrak Truk Parkir di Pasar Kobong Semarang | Belum P21, JPU Masih Kaji Berkas Perkara Eks Sekum FPI Munarman | Jadwal Tayang dan Harga Tiket Sayap-Sayap Patah di Bioskop Surabaya Minggu 21 Agustus 2022 | Alasan Pesulap Merah Bongkar Rahasia Perdukunan: Saya Khawatir Ditanya Tuhan | Perjalanan Kasus Korupsi Eks Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang Kembali Ditangkap KPK | Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok Rabu 27 Oktober 2021: Jakarta Hujan Ringan di Pagi hingga Siang | Kata Mahfud MD soal Dewan Pengawas KPK dan Komisioner KPK: Biasanya Baru Terpilih Selalu Diragukan | Resep Spageti Tumis, Ide Menu Praktis untuk Sarapan dan Bekal Sekolah Anak | Gelar Vaksinasi di Jakarta, Jasa Survei Harap Perekonomian Masyarakat Segera Pulih | Ini Perkara yang Membuat Brigjen Junior Tumilaar Ditahan Puspom TNI AD | Anak Sampaikan Doa, Sementara Warga Purwakarta Kaget Kabar Dedi Mulyadi Digugat Cerai: Tak Rela | Jenazah Kakak Adik Suyanto dan Riyanto Korban Sriwijaya Air Jatuh Dimakamkan Berdampingan di Sragen | Kapan Waktu yang Tepat Memberikan Zakat Fitrah? Ini Orang yang Diwajibkan Zakat | Siapa Wanita Misterius yang Buang Bungkusan Hitam? Terekam CCTV saat Jasad Tuti & Amalia Ditemukan | VIRAL Lansia Berkeliling Jualan Roti Goreng, Menginspirasi Anak Muda untuk Nikmati Hidup Sampai Tua | Arus Lalu Lintas di Tawangmangu Karanganyar Terpantau Ramai Lancar Libur 1 Muharram | Staf Ahli Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Diperiksa KPK | Membandingkan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J dengan Keterangan Eks Kapolres Jaksel, Simak 3 Poin Ini | BREAKING NEWS - Pebalap Valentino Rossi Positif Covid-19 | Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Malam Ini, Segera Akses www.prakerja.go.id |

Anda sedang membaca Cerita Warga Dua Kecamatan di Kalten yang Jadi Miliarder Dadakan karena Terdampak Tol Jogja-Solo - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Cerita Warga Dua Kecamatan di Kalten yang Jadi Miliarder Dadakan karena Terdampak Tol Jogja-Solo


Oleh : JATENGKOTA | on
Cerita Warga Dua Kecamatan di Kalten yang Jadi Miliarder Dadakan karena Terdampak Tol Jogja-Solo

JATENGKOTA, KLATEN - Cerita para warga di Klaten yang kaya raya mendadak. Menjadi miliarder dan jutawan karena tanahnya terdampak proyek tol.

Wilayah Kabupaten Klaten merupakan salah satu daerah yang terdampak pembangunan proyek jalan tol Jogja-Solo.

Sejauh ini dua kecamatan sudah menerima uang ganti rugi terkait dengan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

"Dua kecamatan itu adalah Polanharjo dan Delanggu," ujar Kasi Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono, Selasa (1/6/2021).

Dijelaskannya, ada 496 bidang tanah yang sudah menerima pembayaran uang ganti rugi.

Dia merincikan, bidang-bidang tanah yang terdampak itu tersebar di tujuh desa.

"Tujuh desa itu antara lain Keprabon, Sidoharjo, Mendak, Polan, Sidomulyo, Kauman, dan Kapungan," ucapnya.

Untuk nominal uang yang dibayarkan terkait pembebasan ratusan bidang tanah di dua kecamatan tersebut menelan anggaran sekitar Rp 400 miliar.

"Kurang lebih Rp 400 miliar dan sudah dibayarkan seluruhnya," jelasnya.

"Tidak ada sepeser uang pun yang dipotong dari pihak bank. Jadi warga yang terdampak terima uangnya utuh," papar dia.

Untuk diketahui, pembangunan jalan tol Jogja-Solo di Klaten menerjang 50 desa/kelurahan yang tersebar di 11 kecamatan.

Adapun total bidang tanah yang terdampak sekitar 4.071 bidang dengan luas sekitar 3.728.114 meter persegi.

Puluhan Desa

Sebanyak 51 bidang tanah di Desa Kadirejo dan Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten terdampak pembangunan proyek jalan tol Jogja - Solo.

Para pemilik tanah nantinya akan mendapatkan uang ganti rugi. 

Kasi Pengadaan Tanah BPN Klaten, Sulistiyono mengatakan, jumlah uang ganti rugi yang harus dibayarkan untuk 51 bidang yang terdampak mencapai Rp 51 miliar.

"Sekitar segitu uang yang akan dibayarkan untuk pembangunan jalan tol Jogja-Solo," ujar Sulistiyono, Sabtu (29/5/2021).

Kata dia, uang sebesar Rp 30 miliar untuk membebaskan tanah di Desa Kadirejo.

"Sementara untuk yang di Desa Jungkare sebesar Rp 21 miliar," ujarnya.

Menurutnya, proses musyawarah antara warga dengan Satker PPK tol Jogja-Solo berjalan baik.

Ia mengaku, dalam musyawarah tersebut dimungkinkan ada warga yang minta ganti rugi tapi bukan dengan uang.

"Kami sempat berpikir nanti ada warga yang minta diganti dengan tanah lain atau sawah."

"Namun semuanya sepakat untuk ganti rugi akan dibayar pakai uang," tutur dia. 

Sekolah & Masjid Pindah

Sebelumnya, sebanyak ada 8 desa di Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten terdampak proyek Tol Solo-Jogja.

Camat Jogonalan, Sutopo menjelaskan, sampai saat ini 8 desa yang terdampak proyek Jalan Tol Solo-Jogja tersebut masih dalam tahap musyawarah.

Adapun desa-desa tersebut yakni Tambakan, Tangkisan, Prawatan, Somopuro, Joton, Wonoboyo, Granting dan Dompyongan.

"Masih lancar, tak ada gejolak penolakan dari warga," kata dia ditemui TribunSolo.com di Balai Desa Perawatan, Selasa (30/3/2021).

Adapun dari delapan desa itu, yang paling banyak terdampak proyek nasional tersebut berada Desa Dompyongan.

"Luasan yang paling banyak terdampak di sana," jelasnya.

Bahkan lanjut dia, beberapa fasilitas publik bakal ikut tergusur, salah satunya rumah ibadah, sekolah, serta pemakaman.

"Kalau tidak salah Sekolah yang terdampak di Dompyongan dan Wonoboyo," akunya.

Kaya Mendadak

Nasib mujur datang menghampiri seorang Satpam Pabrik bernama Wahyu Tri Hananto (38) warga RT 01 RW 02, Dukuh Mendak, Desa Mendak, Kabupaten Klaten.

Bagaimana tidak,dia dan keluarganya akan menjadi milyader baru di Kabupaten Klaten.

Wahyu bakal mendapat ganti rugi karena lahan miliknya terdampak proyek Tol Solo - Jogja.

Jumlahnya tidak sedikit, mencapai Rp 2,5 miliar.

Wahyu mengatakan, sawah milik keluarganya yang terdampak proyek tol sekitar 2.283 meter persegi.

"Syukur dapat rejeki nomplok," kata dia, Jumat (19/3/2021).

"Saya bekerja sebagai buruh pabrik garmen," ungkap Wahyu saat ditemui di kediamannya.

Dia mengatakan, uang ganti rugi sawah miliknya akan dibelikan sawah lagi.

"Nanti lainnya akan disimpan lagi kalau ada keperluan mendesak," jelas dia. 

Sebelumnya, warga Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten bakal mendapatkan ganti rugi proyek tol Solo - Jogja sampai ratusan juta rupiah. 
Bila uang tersebut cair, warga sudah merencanakan naik haji sampai membeli sawah.

Seperti Mulyana (52) warga yang sawahnya terdampak proyek tol.

Dia mengatakan, uang ganti rugi sawah miliknya diperkirakan mencapai Rp 724 Juta.

Nantinya, bila uang itu sudah cair akan digunakan untuk naik haji, sementara sisanya untuk menyekolahkan anak.

"Sawah saya ikut terdampak Tol Solo-Jogja sekitar 1.103 meter persegi dari total sawah saya sekitar 1.800 meter persegi," ucap Mulyana, Selasa (16/3/2021).

Mulyana mengatakan, sawahnya ditawar sekitar 600 ribu per meter, sudah lebih tinggi dari harga pasaran saat ini.

"Harga tawar disini lebih tinggi dibanding harga nila jual objek pajak (NJOP) Rp 250 ribu per meter, saya setuju dengan penetapan harga tersebut," ujar Mulyana.

"Nanti mau saya pakai naik haji sama istri dan 4 anak saya," papar dia.

Bahkan, untuk mengurus ganti rugi tanahnya tersebut, dia sampai mengambil cuti kerja dari kantornya di Bekasi.

Sementara, warga lainnya, Sartono (49) akan menggunakan uang yang dia dapat untuk membeli sawah lagi.

"Tanah saya dihargai Rp 710 Juta, saya kalau dapat, beli tanah di sini lagi, kalau tidak di desa tetangga," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Bergelimang Uang, Warga Klaten di Dua Kecamatan Terima Rp 400 Miliar, Tanah Tergilas Tol Solo-Jogja

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS