Piagam Kedudukan dan Maklumat PB XII dan Mangkunegoro VIII: Daerah Istimewa Surakarta | Biodata Chanya McClory Pemeran Yuri Saingan Nanno di Serial Girl From Nowhere 2 | WHO Sebut 3 Hal Ini Penyebab Gelombang Kedua Covid-19 yang Mematikan di India | Prakiraan Cuaca BMKG di Kabupaten Pati Hari Ini, Senin 17 Februari 2020 | Jawaban Soeharto saat Soekarno Bertanya: Aku Iki Arep Mbok Apakke? | Menhan Prabowo Subianto Ternyata Sobat Ambyar, Sering Putar Lagu Didi Kempot Saat di Mobil | Viral Kurir Dimaki Pembeli saat Antar Barang Pesanan COD, YLKI: Tindakan yang Tak Bisa Dibenarkan | Mentalitas Petarung, Kunci Sukses Skuad Asuhan Igor Kruishenko Redam Permainan Persib | HOROR! Kota Ini Dijuluki Kota Mayat karena Ada 5.000 Kematian dalam Semalam, Ini Foto-fotonya | Bisnis Kuliner Tamara BleSzynski Tutup, Banyak Preman di Depan Pintu | PSG Pati Segera Gelar Seleksi, Buka Kesempatan bagi Pemain Amatir | Jokowi-Megawati Bertemu 10 Hari Lalu, Nama Calon Menteri Baru Belum Masuk ke Seskab | Video PVMBG Cek Tanah Rawan Longsor Pakai GPR | Segera Menikah, Jessica Iskandar Ungkap soal Konsep Pernikahannya dengan Vincent Verhaag | Masyarakat Acap Abaikan Prokes, Epidemiolog Prediksi Kenaikan Kasus Covid-19 Capai 100 Ribu Per Hari | Video 15 Warga Sambirejo Sragen Jalani Tes Swab | Dua Pekan Lebih Misteri Temuan Potongan Kaki di Japos Belum Terungkap | 6 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Dilirik HR | Klasemen Liga Inggris 2019: Liverpool Sudah Unggul 13 Poin dari Runner-up | Momo Didepak Sepihak dari Geisha: Kangen Semuanya | Peringatan Dini BMKG Sabtu, 9 Oktober 2021: Waspada 14 Wilayah Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem | Ramalan Zodiak Besok Senin, 17 Mei 2021: Libra Tampak Khawatir, Sagitarius Penuh Tanggung Jawab | Karen Pooroe Ungkap Hal-Hal Tak Logis Tewasnya Sang Anak Zefania Carina | UPDATE Corona Semarang, Ada 125 Pasien Positif, Hendi Prihatin Masih Banyak Warga Tak Pakai Masker | Video Slamet Manusia Becak Semarang Lemas Seminggu Tak Makan | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Karanganyar Hari Ini, Sabtu 21 Desember 2019 | Profil Sjafrie Sjamsoeddin, Penasehat Khusus Prabowo, Sosok Jendral Ganteng Idola Emak-emak | Meilia Sampai Konsultasi ke Dokter, Khawatir Kondisi Felicia Tissue Setelah Ditinggalkan Kaesang | 6 Kecamatan di Magelang Terdampak Hujan Abu Letusan Gunung Merapi | Dinyatakan Negatif Covid-19 Setelah 11 Hari Karantina, BCL Tetap Isolasi hingga Hari ke-14 agar Aman | Jadwal Pertandingan Grup B EURO 2020: Belgia Lolos Babak 16 Besar dengan Mudah? | RAMALAN ZODIAK Hari Ini Sabtu 15 Mei 2021: Virgo Kendalikan Emosi, Cancer Manfaatkan Waktu Luang | Thalita Latief Tegas Bantah Tudingan Pacari Pria Beristri: Ini Risiko Saya sebagai Public Figure | Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 23 24 25 26 27 28 29 Hemat Energi | Niat dan Tata Cara Mandi Wajib saat Berhadas Besar, Ini Penjelasan Waktu Mandi Junub saat Ramadhan | Begini Tafsir Mimpi Menikah dengan Mantan, Sahabat Hingga Orang Tak Dikenal | Ada Manuel Locatelli di Lini Tengah Juventus, Bianconeri Tak Pantas Sandang Cap Medioker | Rumah Rusak karena Gelombang Besar, Kades Bedono: Bantuan Kami Salurkan Hari Ini | Perut Membuncit Setelah Lebaran? 12 Tips Ini Bisa Bantu Hilangkan Lemak di Perutmu | Hujan Deras Mengguyur Kudus, 2.154 KK Terdampak Banjir, Terparah Desa Temulus | Inilah Kode Redeem FF Terbaru 30 Agustus 2021, Ini Cara Klaim dan Dapatkan Hadiah Menarik! | 93 Peserta SKPP Daring Berhasil Lulus Tahap Pembelajaran Audio Visual | Terjadi Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara, 1 Balita Meninggal Dunia | Komisaris PSIS Semarang Berburu Lahan 2 Hektare untuk Bangun Lapangan Baru | Tiga Orang Alami Luka Ringan Akibat Gempa yang Guncang Sukabumi | Video Stok Uang Tunai Idul Fitri di eks Karesidenan Pekalongan Rp 2,79 Triliun | 4 Fakta Jasad Ibu & Anak Ditemukan di Bagasi Mobil Alpard, Anak Sempat Unggah Video Sebelum Kejadian | Tersisih di Manchester United, Anthony Martial Jadi Penyelamat Perancis di Kualifikasi Piala Dunia | Hana Hanifah Bicara Soal Semalaman Bersama Kriss Hatta hingga Tarif Rp 20 Juta, Siapa J dan R? | DKPPP Kota Tegal Temukan Cacing Pita di Tiga Sapi Kurban, Ini Imbauan untuk Masyarakat  | Bank Indonesia: Target Pertumbuhan Ekonomi Jateng 7 Persen Pekerjaan Besar Bersama | Warga Sendang Kulon Berjanji Merawat Semua Hasil Karya TMMD Kodim Kendal | Prof Syamsul: Mahasiswa Baru Siap Jadi Generasi Walisongo kepada Masyarakat | Sinopsis Drakor The Gang Doctor Episode 17 Drama Korea Tayang di NET Pukul 16.45 WIB | Kafe Holywings Kemang Ternyata Sudah 3 Kali Langgar Prokes dan Aturan Operasional | Pajak Rumah Indekos Semarang Masih Dievaluasi, Pilus: Nanti Tak Bisa Sembarangan Membangun Kos | Pengertian Pradiabetes dan Gejalanya, Perlu Kamu Ketahui agar Terhindar dari Diabetes Tipe 2 | Olimpiade Tokyo Semakin Dekat, Sebagian Besar Petugas Medis di Jepang Belum Divaksinasi | Hotel Santika Premiere Semarang Kenalkan Paket My Santika Intimate Akad | Aksi Pemuda Bangunkan Sahur Pakai Alat Musik Tradisional, Kolaborasikan dengan Tong Plastik | Fokus : Rekrutmen CASN, Mendesakkah? | Promo Alfamart 30 April-3 Mei 2020, Cuma 4 Hari Diskon Produk Makanan dan Sirup, Cek di Sini | Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu, 16 Oktober 2021: Scorpio di Persimpangan, Capricorn Sulit Tenang | VIRAL Andalkan Arahan Google Maps, Pria Ini Tersesat hingga Masuk Hutan | Ketum PSSI Jelaskan Format Liga 1 2021, Sistem Kompetisi Penuh Tapi Gelembung | Cara Daftar Game Penghasil Uang Play and Win, Kuis Berhadiah Rp 1,4 Juta | Inilah Sosok Dea Rizky Selebgram Cantik Menipu Bawa Kabur Uang Arisan Online Rp 20 Miliar | Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 SD Tematik Subtema 3 Pembelajaran 6 Halaman 181 182 183 184 | Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI Hari Ini Kamis 11 Februari 2021 | Hamka Hamzah Jadi Insipirasi Bek Sayap Dewa United FC Ini | Israel Kirim Lebih Banyak Serangan saat Gaza Laporkan Korban Tewas Hampir 200 Jiwa | Pertamina Bantu 2.000 Alat Rapid Test untuk Kabupaten Kebumen | Tinjau Lokasi Banjir di Bogor, Presiden Jokowi Pakai Jas Hujan Kresek Wana Hijau | Sudah Pakai Dukun Sebelum Beraksi, Kawanan Pencuri Motor Ini Masih Bisa Ditangkap Polisi | Hasil Pemeriksaan Covid-19 di Prodia Sudah Terhubung eHAC | Seorang Ibu Pukuli Anaknya Pakai Sapu hingga Tewas karena Susah Diajari Belajar Online | Ada Polisi Bermahkota Gatot Kaca di Poliklinik Polres Banjarnegara | Tak Lolos Seleksi PPPK Guru Tahap 1? Masih Ada Kesempatan di Tahap 2, Ini Ketentuannya | Kisah Dokter Ngeprank Tentara Belanda untuk Bantu Pejuang Indonesia yang Terluka di Banjarnegara | Atta Halilintar Dekati Aurel Hermansyah, Ashanty Beberkan Kriteria Menantu Idaman | Chord Kunci Gitar Moon River Frank Ocean | Ini Penampakan Mobil Murah Mitsubishi eK X Expander Versi Mini, Berikut Harga dan Spesifikasinya | Hasil Piala Thomas 2021 Tadi Malam: Indonesia dan Denmark Senasib, Korsel Tak Terbendung | 104 Orang Ikuti Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Kesehatan Karanganyar, Empat Orang Tidak Hadir | Pria ini Nekat Tempuh Puluhan Kilometer Naik Jetski demi Pacar, Langgar Aturan Covid-19 hingga Dibui | Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Lewat Website bagi Warga Kebumen, Ikuti Langkah Ini | PKS Bakal Kirim Surat Terbuka ke Presiden AS Joe Biden | Link Live Streaming Aston Villa Vs Arsenal Liga Inggris, Duel Emosional Kiper Buangan The Gunners | Wilayah di Jateng Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, Ini Prakiraan Cuacanya Selasa 16 Maret | Teka-teki Siapakah Nama Cawapres Prabowo Subianto Bila Maju Pilres 2024 Mendatang? | Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bandung Besok Jumat 16 April 2021, Disertai Niat dan Doa Berbuka | Pemkot Siapkan SMPN 46 Semarang, Rencana Dibangun Tahun 2021 | Harga Emas Antam di Semarang Hari ini Mengalami Penurunan Rp 8.000, Berikut Daftar Lengkapnya | Pemain Timnas Italia Dapat Ancaman Pembunuhan Jelang Laga Kontra Turki di Euro 2020 | Ibunda Ryan Jombang Tak Terima Anaknya Dianaya Habib Bahar: Pasti Sakit Dipukul Gitu | Tahun Ajaran Baru Dimulai 13 Juli, Bagaimana dengan KBM? Ini Penjelasan Pejabat Kemendikbud | ISIS Keluarkan Travel Warning bagi Anggotanya agar Hindari Eropa yang Terdampak Virus Corona | Jennifer Jill Minta Hentikan Drama Rumah Tangga, Respon Celine Evangelista: Orangnya Nyablak Gitu  | 3 Alasan Kenapa PKS Menolak dengan Tegas Penggunaan APBN dalam Proyek Kereta Cepat | Nikita Mirzani Komentari Lutfi Agizal yang Adukan Kata Anjay ke KPAI: Kayaknya Terguncang Jiwanya |

Anda sedang membaca Piagam Kedudukan dan Maklumat PB XII dan Mangkunegoro VIII: Daerah Istimewa Surakarta - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Piagam Kedudukan dan Maklumat PB XII dan Mangkunegoro VIII: Daerah Istimewa Surakarta


Oleh : JATENGKOTA | on
Piagam Kedudukan dan Maklumat PB XII dan Mangkunegoro VIII: Daerah Istimewa Surakarta

JATENGKOTA, SOLO - Pemerintah sampai saat ini masih membekukan status Daerah Istimewa Surakarta (DIS). 

Pembekuan itu dilakukan lantaran adanya instabilitas politik karena adanya gerakan anti swapraja. 

Maka, untuk sementara Surakarta dibekukan daerah keistimewaannya yang kini sebagai daerah eks karesidenan sampai hari ini.

Kanjeng Pangeran (KP) Edy S Wirabumi, menantu PB XII menyampaikan, pada dasarnya, pada saat akan mendirikan Negara Indonesia, sudah ada negara sepuh, yakni Negari Surakarta yang berdiri sejak 200 tahun sebelum 17 Agusutus 1945. 

"Sekarang bisa kita telusuri bahwa berdirinya Negara Indonesia ini tidak secara tiba-tiba. Jauh sebelumnya sudah ada proses  yang melatar belakangi," ungkapnya. 

Artinya dalam hal itu, lanjut Edy,  justru Surakarta yang menjadi salah satu kekuatan besar saat mau mendirikan Negara Indonesia. 

Pria lulusan Program Doktor Ilmu Hukum Undip itu menjelaskan, jauh sebelumnya, sebelum proklamasi waktu itu Paku Buwono (PB) X juga mempersiapkan proses pembentukan persamaan Nusantara dalam membangun suatu negara bangsa. 

Untuk itu, menurut Edy, mengingat sejarah posisi Kraton Kasunanan Surakarta pada waktu itu yang menjadi salah satu kekuatan besar, akhirnya pasca proklamasi posisi Surakarta dijadikan daerah istimewa. 

Sementara, mengenai landasan yuridis, atas dibentuknya DIS tersebut, dia menjelaskan sudah terdapat negara sepuh sebelum republik ada, ditambah adanya piagam kedudukan dan maklumat dari PB XII dan Mangkunegoro VIII. 

"Landasan yuridisnya adalah atas dasar sudah ada Negara Surakarta waktu itu. Maka, kemudian di dalam ketentuan UUD 1945 disebutkan, negara mengakui, menghormati pemerintahan asli yang sudah ada sebelum Indonesia berdiri, dan akan diberikan posisi istimewa. Demikian istilah ijab kobulnya," terangnya. 

Namun demikian, perkembangan istilah DIS tidak berlangsung lama. Menurut Edi, Masyarakat  Solo sendiri problematika politik, waktu itu terpecah menjadi 3 kelompok pada Oktober 1945. 

Yaitu kelompok setuju mengenai Surakarta menjadi DIS, kelompok atau gerakan anti Swapraja atau anti kerajaan, serta kelompok tengah. 

Kelompok anti swapraja yang waktu itu didukung kelompok kiri menilai kerajaan adalah simbol feodalisme. Yang mana, mereka berpegang pada revolusi, demokrasi, serta anti feodalisme.  

Bahkan, gerakan penculikan hingga pembunuhan pun dialami raja hingga Keluarga Kraton Kasunanan waktu itu. 

"Di antaranya Pepatih Dalem Kasunanan Kanjeng Raden Mas Haryo (KRMH) Sosrodinigrat dan Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Yudonagoro," terangnya. 

Singkat cerita, menurut Edy, akhirnya keberadaan DIS sendiri dibekukan Pemerintahan Republik Indonesia. Hal itu dilakukan untuk untuk mengantisipasi tindakan teror atau kekisruhan di Surakarta waktu itu. 

Karena situasi yang kurang kondusif, akhirnya Pemerintah Republik Indonesia untuk sementara menjadikan Daerah Istimewa Surakarta sebagai daerah pemerintahan residensi yang dipimpin bukan raja maupun sultan, melainkan wali kota.  

Sementara, menurut dia, sekarang waktu yang tepat, Pemerintah Republik Indonesia mengembalikan kembali posisi Surakarta sebagai daerah istimewa. 

"Sejarah dan landasan yuridisnya sudah tepat. Kita juga menyadari, memang tidak semua nilai lama itu bagus, tapi bukan nilai baru juga diterima. Harus ada penyesuaian-penyesuaian," ucap suami dari GKR Wandansari atau Gusti Moeng itu. 

Menurutnya, kalau pun harus jadi daerah istimewa kembali, tapi tidak otomatis seperti yang di Yogyakarta raja adalah gubernur. 

"Kalau di Surakarta ya biarlah Gubernur bersama DPRD dipilih oleh rakyat. Aturan hukumnya tetap mengikuti Republik," ungkapnya. 

Dia mengungkapkan, diharapkan, untuk kraton, raja mungkin istilahnya mempunyai posisi berbeda. 

"Agar bisa ngopeni warisan nilai budayanya bersama masyarakat, adat, seni, dan budayanya serta perhatian yang lebih," jelasnya. 

Selian itu, Edy juga menilai, 35 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang dipusatkan di Kota Semarang, terlalu besar untuk penataannya. 

"Karena hasil penelitiannya, sebetulnya Jawa Tengah itu idealnya 8 sampai 10 kota/kabupaten," ungkapnya. 

"Dengan demikian cepat untuk mensupport apa yang menjadi kebutuhan provinsi jauh lebih efektif dibanding 35 kota yang hanya dikoordinasi seorang gubernur," tandasnya. (*) 

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS