Isi Surat Brigjen TNI Junior Tumilaar Kepada Kapolri yang Membuat Dia Dicopot dari Jabatannya | Ramalan Zodiak Cinta Jumat 21 Januari 2022: Libra Tulus dan Setia, Cancer Kesal pada Pasangan | Aplikasi Penghasil Uang Show Box, Main Game dan Nonton Video Dapat Cuan | Chandra Liow Sesali Sempat Tutupi Gejala Covid-19 yang Dirasakannya | Fakta Menarik tentang 12 Zodiak yang Mungkin Belum Kamu Ketahui | Apa Itu Komcad? Ini Cara Daftar, Seragam, Gaji, Pangkat dan Bedanya dengan Wajib Militer | Pemkab Batang Anggarkan Rp 3,5 Miliar Program RTLH 280 Unit Rumah | 948 Mahasiswa UKSW Salatiga Akan Diwisuda Rektor | Bupati Pati Haryanto : Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Sediakan Layanan Kesehatan Prima | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Samarinda, Ramadhan Hari ke-19, Sabtu 1 Mei 2021 | 59 Anak di Garut Diduga Dibaiat NII, Sebut NKRI Tagut dan Tak Mau Sekolah | Omicron Terus Meluas, Luhut Minta Segera Gencarkan Vaksinasi Anak | Sakit Tenggorokan Sudah Pasti Covid-19? Baca Ini Dulu Sebelum Parno! | MDMC Jateng Terjunkan Tim Respon Bencana ke Mamuju | 4 Aplikasi Penghasil Uang dari CryptoTab Family Tahun 2021, Tersedia di Google Play Store | 13 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Cepat Dapat Panggilan | PAN : Awak Kapal Selam Nanggala 402 Sangat Layak Dapat Penghargaan Negara | Link Live Streaming Liverpool Vs Manchester United Liga Inggris, Red Devils Ingin Menang di Anfield | 1 dari 5 Penduduk Indonesia Rentan Alami Gangguan Jiwa | Ajak Petani Ikut Asuransi Gampang-gampang Susah, Ini Manfaatnya Menurut DPP Kendal | Wali Kota Tegal Dukung BNN Kampanye Bebas Narkoba | Polisi Gerebek Kos-kosan Mesum di Juwana Pati | Cerita V BTS Soal RM yang Hilangkan Earphone Lalu Bertingkah Pura-pura Lupa | Linda Agum Gumelar: YKPI Berusaha Menekan Angka Penyakit Kanker Payudara Stadium Lanjut | Biodata Naja Hudia Afifurrohman Bocah Penghafal Alquran yang Kakinya Dicium Syekh Ali Jaber | Sosok Giring Ganesha, Ketua Umum PSI yang Jadi Sorotan usai Kejeblos Lumpur di Trek Formula E | Kadinkes Jateng: Hewan Kurban Lebih Condong Menularkan Penyakit zoonosis daripada Covid-19 | Warga Intip Mobil Goyang di BKB Semarang, Eh, Ada Pria Tindih Wanita: Dia Kaget, Lalu Pakai Jilbab | Sambut Hari Kesehatan Mental Dunia, Tiga Tips Ini Bisa Ubah Belanja Jadi Self-care | Jokowi Diminta Evaluasi Kinerja Prabowo Usai KRI Nanggala-402 Tenggelam, Alokasi Anggaran Disinggung | Penampakan Pantai Liar di Tegal yang Viral Wisata Lendir, per Gubuk Rp 30 Ribu | Penjelasan Damkar Jarang Terjadi Kebakaran di Kota Semarang, Ada Efek Pandemi? | Japar Meninggal Dunia Seusai Diserang Tawon Ndas Vespa Affinis | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 16 Januari 2021, Gemini Perasaanmu Lebih Baik | Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Persijap Jepara Vs Persis Solo Liga 2 2021 | Harga Kedelai Melambung, Temu Siasati dengan Mengurangi Penggunaan Kedelai | NIK Belum Aktif, Banyak Warga di Kudus yang Gagal Divaksin | Prakiraan Cuaca Kendal Hari Ini Selasa 11 Mei 2021 | Sebelum Dapat Tawaran dari Malaysia dan India, Pelatih PSIS Ini Lebih Dulu Tolak Tawaran Klub Yunani | Cara Mudah Ganti Nama IG Instagram di Laptop Tanpa Repot | Kemenhub: 11 Juta Orang Akan Lakukan Perjalanan saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022 | Fraksi PKS Minta Pemerintah Invetigasi Komprehensif Penyebab Tenggelamnya KRI Nanggala 402 | Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jateng dari BMKG Hari Ini Senin 4 Oktober 2021 | Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 16 Februari 2021, Aries Coba Jadi Dia Sebentar Saja | Video Perbandingan Ujian SIM di Indonesia dan Taiwan Viral, Begini Kata Polisi | Klaten Bak Kota Mati di Malam Hari, Alun-alun Sunyi Imbas Pemberlakuan PSBB Hari Ketiga | Prakiraan Cuaca Temanggung Hari Ini Sabtu 14 November 2020 | Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Kamis 25 Maret 2021 Reymond Sukses Lacak Password Roy | Chord dan Lirik Lagu Dia - Anji dari Kunci C: Hati Ini Kembali Temukan Senyum yang Hilang | Peringatan Dini BMKG Senin 26 April 2021: Sebagian Wilayah Ini Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem | Istri Sering Tolak Hubungan Intim Jadi Alasan Harno Cabuli Anak Kandungnya Selama 2 Tahun | Pemudi Jakarta Disekap dan Disiksa Pacarnya Selama 2 Bulan, Bisa Kabur Saat Penyekap Tertidur Pulas | Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 2 Halaman 89 90 94 97 98 99 100 101 102 dan 103 Buku Tematik | UPDATE PSK ARTIS : Yayasan Puteri Indonesia Pecat Dua Finalis dan Inilah 6 Artis Yang akan Diperiksa | Viral Video Istri Wakil Bupati Joget di Arisan Berisi 80 Orang Tanpa Masker, Suaminya Minta Maaf | Keliling Kampung Bangunkan Sahur, Pemuda Ini Tiba-tiba Diadang lalu Dibacok Pakai Parang | Malam Pertama, Pengantin Wanita Tewas Setelah Dicium di Bagian Lehernya | Info BMKG Cuaca Jabodetabek Hari Ini Selasa, 22 Juni 2021, Sebagian Wilayah Turun Hujan | Sukamto Warga Mojokerto Ditangkap Polisi Saat Turun dari Bus di Terminal Ngawen Blora | Indonesia-Singapura Bikin Perjanjian Ekstradisi, Cegah Tindak Pidana Korupsi hingga Terorisme | Hotline Semarang : Minta Bantuan Listrik Gratis | Respons Bek PSIS Semarang Seusai Namanya Dicoret dari Timnas U-19 Indonesia | Bos Ikan Hias di Jambi Dibacok, Video Aksi Brutal Viral di Medsos, Diduga Motif Asmara | 35 Ponpes di Pekalongan akan Fogging Disinfektan | Kegiatan Seiman 2019 KSEI IAIN Salatiga Sukses Digelar | Buah-Buahan Ini Memicu Asam Urat Naik | Kok Bisa? Mahathir Masuk Daftar 20 Ekstremis Paling Berbahaya di Bumi  | Sosok Bharada I Komang Wiranata, Anggota Brimob yang Gugur Ditembak KKB, Sempat Telepon Ibu | Kapolres Kudus Beri Empat Bantuan Penyidikan Pidana Cukai‎ | Sebelum Tewas Minum Racun, Siswi SMA Ini Mengaku Sering Melihat Kakaknya yang Sudah Mati | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Pontianak, Ramadhan Hari ke-29, Jumat 22 Mei 2020 | Ini Kenangan Ibunda Aktor Cilik Matthew White di Tegal | Sadap WhatsApp Pacar, Wanita Ini Dapati Kenyataan Pahit, Kekasih Tunangan dengan Orang Lain | Mudah Didapat, 3 Sayuran Ini Bisa Memperkuat Imunitas Tubuh | Not Angka Fourtwnty Zona Nyaman Sembilu yang Dulu Biarlah Berlalu Bekerja Bersama Hati | Warga Asrama Polisi Beskalan Solo Menolak Digusur, Minta Perlindungan Wali Kota Rudi | Haris Azhar: Saya Sudah Sampaikan Surat akan Hadir Pemeriksaan di Atas Tanggal 4 Februari | Polisi Periksa Empat Saksi Terkait Sate Maut | Anggota Komunitas Mobil Tua Semarang Kopdar di Transmart Setiabudi Banyumanik | Video Mbah Tun Menang Gugatan Pembatalan Akta Lelang di PN Demak | Pemkab Temanggung Serahkan Penindakan Pelaku Galian C Ilegal pada Aparat Kepolisian | Chord Kunci Gitar Esterlina D'Bellsing Trio | FAKTA Kapal Selam Nanggala 402 yang Hilang Kontak di Perairan Bali, Pernah Tenggelamkan KRI Rakata | Cerita Penumpang Bertemu Ojol Tunarungu Viral, Harap Driver Disabilitas Lebih Diapresiasi Perusahaan | Cerita Kebaikan Hati Komandan KRI Nanggala 402, Jika Ada Warga yang Sakit Pasti Dijenguk | Prediksi Inter Milan Vs Atalanta Serie A Liga Italia, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming | 2 Anggota Mujahidin Indonesia Timur Menyerahkan Diri Karena Alasan Ini | Tim Peneliti di RSPAD Gatot Soebroto Tidak Lagi Teliti Vaksin Nusantara | Jadwal Thailand Open 2021 Hari Ini, Ginting Melawan Korea Selatan dan Fajar/Rian Hadapi Tuan Rumah | Chord Kunci Gitar Selamat Jalan Kekasih Rita Effendi | Nyanyikan Lagu Aku Papua, Abigail Pelajar SUPM Tegal Asal Papua Cucurkan Air Mata | Bocah Berusia 8 Tahun di Bantul Tewas Usai Makan Sate, Kronologi Hingga Tanggapan IDI | Anggota Polsek Kalasan, Aipda FI, Tulis Komentar Kasar soal KRI Nanggala-402, Begini Nasibnya Kini | Apakah Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 Bakal Dibuka? Ini Penjelasan Pihak Manajemen | Captain Afwan Pilot Sriwijaya Air Bersikap Aneh Sebelum Berangkat, Keluarga Bingung | Tips Menambah Berat Badan secara Sehat, Mulai Tingkatkan Surplus Kalori dan Konsumsi Protein | Hendi Tetapkan Kebijakan Tukar Botol Plastik Dengan Tiket BRT Trans Semarang | Viral Bocah Tewas Usai Makan Lontong Pemberian Orang Tak Dikenal, Polres Bantul Turun Tangan | Ilmuwan Inggris Sebut Penderita Jantung Aman Berhubungan Intim | Mudahnya Mawar Meraup Uang Rp 1 Juta Sehari dari Michat: pakai pap tt cewek lain |

Anda sedang membaca Isi Surat Brigjen TNI Junior Tumilaar Kepada Kapolri yang Membuat Dia Dicopot dari Jabatannya - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Isi Surat Brigjen TNI Junior Tumilaar Kepada Kapolri yang Membuat Dia Dicopot dari Jabatannya


Oleh : JATENGKOTA | on
Isi Surat Brigjen TNI Junior Tumilaar Kepada Kapolri yang Membuat Dia Dicopot dari Jabatannya

JATENGKOTA, MANADO - Brigjen TNI Junior Tumilaar dicopot dari jabatannya sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka dan jadi staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Pencopotan Junior terkait surat yang dikirimkannya ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Apa sebenarnya isi surat tersebut hingga membuat ia dicopot dari jabatannya?

Kapolri Persoalan ini bermula saat Brigjen Junior Tumilaar membuat surat terbuka dengan tulisan tangan untuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Surat yang ditulis pada 15 September 2021itu kemudian viral di media sosial. 

Disebutkan, surat itu dibuat karena Junior telah mendatangi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dan juga telah dikomunikasikan jalur Forkompimda, tapi tidak diindahkan.

Junior memberitahukan dan memohon agar Babinsa jangan dibuat surat panggilan Polri.

Dia menyebut, para Babinsa itu bagian dari sistem pertahanan negara di darat.

Dalam surat itu, juga diberitahukan kepada Kapolri, ada rakyat bernama Ari Tahiru, miskin dan buta huruf berumur 67 tahun ditangkap dan ditahan karena laporan dari PT Ciputra Internasional.

Ari Tahiru disebut sebagai pemilik tanah warisan yang dirampas atau diduduki oleh PT Ciputra Internasional.

Disebutkan juga perumahan itu juga dihuni beberapa anggota Polri.

Ari Tahiru sebagai rakyat minta perlindungan Babinsa.

Namun, Babinsa malah dipanggil Polresta Manado.

Dalam isi surat itu Junior juga menyatakan, pasukan Brimob Polda Sulut bersenjata mendatangi Babinsa yang sedang bertugas di tanah Edwin Lomban yang sudah ada putusan Mahkamah Agung nomor 3030K tahun 2016, atas laporan PT Ciputra Internasional.  

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan soal laporan terhadap Ari Tahiru dan undangan dari penyidik Satreskrim Polresta Manado kepada Babinsa Winangun Atas.

Dia menjelaskan, dalam kasus tersebut didasari empat laporan.

Pertama, laporan polisi pada 18 Februari 2021 dengan pelapor pihak PT Ciputra Internasional tentang perkara pidana perusakan panel beton di Winangun Atas, Pineleng, Minahasa, yang dilakukan oleh terlapor Ari Tahiru dan Decky Israel Walewangko.

Kedua, laporan polisi pada 22 April 2021 tentang dugaan tindak pidana perusakan bersama-sama terhadap pagar seng dan pagar panel beton milik PT Ciputra Internasional.

Ketiga, laporan pengaduan Nomor 690 pada 28 Juni 2021 tentang dugaan tindak pidana perusakan dan penyerobotan tanah di Tingkulu, Wanea, Manado, yang dilaporkan pihak PT. Ciputra Internasional.

Keempat, laporan polisi pada 15 April 2021 dengan pelapor Ari Tahiru dan terlapor PT Ciputra Internasional tentang penyerobotan tanah.

“Terkait adanya laporan polisi dan pengaduan tersebut, penyidik melakukan proses penyelidikan dan penyidikan guna melayani masyarakat untuk mencari keadilan melalui proses penegakan hukum berdasarkan asas equality before the law (kesamaan di hadapan hukum),” kata Jules, dalam keterangan tertulis.

Jules mengatakan, terkait laporan terhadap Ari Tahiru, polisi telah melakukan tindakan sesuai prosedur.

Mengenai adanya pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan Ari Tahiru buta huruf, Jules menegaskan, hal tersebut tidak benar.

Jules juga menjawab soal pemanggilan yang dilakukan polisi terhadap Babinsa Winangun Atas.

Awalnya, pada saat dilakukan peninjauan lokasi lahan yang bersengketa, ditemukan pekerja dan alat berat yang sedang melakukan kegiatan di lokasi tersebut.

"Dan saat itu Babinsa Winangun Atas berada di lokasi dan mengatakan berada di lokasi untuk menjaga alat berat tersebut yang sedang melakukan kegiatan."

"Penyidik lalu menyampaikan, jangan dulu ada kegiatan karena lokasi tersebut dalam status sengketa," ujar Jules.  

Pada 16 Agustus 2021, di lokasi tersebut kembali ada kegiatan.

Penyidik Satreskrim Polresta Manado pun kembali mendatangi lokasi dan mendapati beberapa orang pekerja yang sedang berkegiatan.

Penyidik lalu menyarankan agar kegiatan jangan dilanjutkan, tapi Babinsa Winangun Atas mengatakan kepada para pekerja supaya tetap bekerja.

Karena adanya para pekerja di obyek sengketa, maka penyidik Satreskrim Polresta Manado mengirimkan undangan klarifikasi kepada para pekerja dan Babinsa Winangun Atas untuk memenuhi undangan klarifikasi pada Sabtu (21/8/2021).

"Hal ini dilakukan karena masih dalam proses penyelidikan, di mana tujuan penyelidikan adalah untuk mendapatkan atau mengumpulkan keterangan, bukti atau data-data yang digunakan untuk menentukan apakah suatu peristiwa yang terjadi merupakan suatu tindak pidana atau bukan," sebut Jules.

Dari hasil koordinasi antara Dandim 1309/Manado dan Kapolresta Manado undangan klarifikasi atau permintaan keterangan Babinsa Winangun Atas tidak jadi dilaksanakan.

Klarifikasi atau permintaan keterangan hanya dilakukan kepada para pekerja.

Sementara itu, Kapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Jhonson Sitorus membenarkan adanya undangan klarifikasi dari pihak Polresta Manado kepada Babinsa Winangun Atas.

Setelah dilakukan koordinasi antara Dandim 1309/Manado dengan Kapolresta Manado, undangan klarifikasi atau permintaan keterangan tersebut tidak jadi dilaksanakan.

Terkait adanya informasi Babinsa Winangun Atas didatangi oleh tiga personel Brimob Polda Sulut, setelah dikonfirmasikan dengan Babinsa tersebut, hal itu memang benar adanya.

"Tapi tidak ada maksud apa-apa. Kedatangan personel Brimob saat itu hanya ingin menyampaikan surat undangan klarifikasi tersebut," ujar Jhonson.

Terkait hal tersebut, Jhonson menegaskan bahwa TNI-Polri di Sulut tetap solid.  

Brigjen TNI Junior Tumilaar dicopot Pada 8 Oktober 2021, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari Tugas dan Tanggung Jawab jabatan Brigjen TNI Junior Tumilaar sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka.

Surat tersebut juga memerintahkan agar Junior ditempatkan sebagai staf khusus KSAD.

Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) AD Letjen TNI Chandra W Sukotjo menjelaskan, perintah bebas tugas itu dilakukan untuk melanjutkan proses hukum lebih lanjut kepada Junior.

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap Junior di Markas Puspom AD, Jakarta, pada 22, 23 dan 24 September 2021, serta hasil pemeriksaan para saksi yang terkait dengan pernyataan Junior, didapatkan fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Junior.

Perbuatan melawan hukum dimaksud adalah pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM.

"Atas adanya indikasi pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer, maka Puspom AD akan melanjutkan proses hukum lebih lanjut terhadap Junior," ujar Chandra, dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Terkait pencopotannya itu, Junior mengatakan, sudah mengetahui yang dilakukannya akan memiliki risiko.

Termasuk, kata Junior, kemungkinan pencopotan dirinya dari Inspektur Kodam XIII Merdeka.

"Ya, kita kan didik. Ada namanya peraturan militer dasar, di antaranya hukum pidana tentara, hukum disiplin tentara. Itu kan sudah diajarkan sejak pendidikan pertama."

"Itu peraturan militer dasar. Saya sudah perkirakan pasti saya melanggar, saya sadar itu," ujar Junior, dikutip dari Kompas TV, Sabtu.

"Tapi demi negara ini, boleh saja kan saya melakukan sesuatu yang lebih besar dan saya yakini jadi bahan masukkan."

"Kalau kita namanya bertempur, berperang ada sesautu yang dikorbankan." ucap Junior menambahkan.

Junior juga mengaku tidak menyesal meski tindakannya itu membuat dirinya dicopot dari jabatannya.

Junior menilai, tindakannya itu untuk sesuatu yang benar.

"Untuk apa menyesal kalau untuk hal yang benar, untuk kebaikan orang lain.

Apalagi untuk kebenaran negara ini.

Untuk apa kita takut, untuk apa kita hidup, bermanfaatlah bagi orang lain, untuk negara, untuk rakyat. Harus itu. jangan cuma ngomong doang," ujar Junior.

Dia juga menyangkal bahwa apa yang dilakukan semata-mata agar terkenal sehingga mendapat jabatan yang lebih tinggi di TNI.

Junior mengatakan, soal pemanggilan Babinsa oleh pihak kepolisian setelah adanya laporan dari PT Ciputra International.

Dia mengatakan, boleh-boleh saja Babinsa dipanggil untuk dimintai keterangan.

Namun, tentu saja ada tata cara yang harus dilalui.

"Bukan berarti Babinsa tidak boleh dipanggil, boleh, tapi kan tata caranya beri tahu, koordinasikan dengan komandan satuan. Ini tidak dilakukan, ini (malah) dilakukan berdasarkan laporan," ujar Junior.

"Menurut saya ini pelecehan, lama-lama jadi gangguan dan ancaman," ujar Junior.    

Managing Director Ciputra Group Harun Hajadi membantah dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan perusahaannya.

Harun mengeklaim, PT Ciputra International merupakan pemilik hak atas lahan tersebut dengan bukti kepemilikan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

"Sudah SHGB atas nama PT Sarana Pinelko dan sudah beralih ke PT Ciputra International," ujar Harun kepada Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Ciputra Group melalui PT Ciputra International telah membeli lahan tersebut dari mitra bisnis mereka bernama Daniel Waani yang mewakili PT Sarana Pinelko.

Keduanya sepakat mengembangkan perumahan CitraLand Manado di kawasan Winangun, Malalayang, Kota Manado.

Sebelumnya, PT Sarana Pinelko membeli lahan seluas 1.000 meter persegi tersebut dari Ari Tahiru.

Transaksi jual beli lahan dilakukan oleh Daniel dan sejumlah ahli waris, termasuk Ari Tahiru.

"Ari Tahiru menjual tanahnya ke Danel Waani yang menjadi partner kami sebagai pemilik lahan dengan dokumen yang jelas dan beliau sudah turut tanda tangan," jelas Harun.

Menurut Harun, para ahli waris lainnya tidak mempermasalahkan tanah ini.

Lagipula tanah yang dibeli tersebut tidak dimanfaatkan secara komersial oleh PT Ciputra International, melainkan dijadikan jalan.

"Itu lokasinya sebagian besar tebing dan tanahnya juga tidak luas," ujar Harun. Dia juga menjelaskan alasan dilaporkannya Ari Tahiru ke polisi karena telah merusak pagar lahan perumahan CitraLand Manado. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Duduk Perkara Brigjen Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatannya Usai Surati Kapolri demi Bela Anak Buah"

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS