Guru Agama yang Cabuli Puluhan SIswi Alami Hiperseksual, Sanksi Hukum Kebiri Mencuat  | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Rabu 19 Februari 2020, Taurus Pergilah Saat Kamu Selalu Disalahkan | 2 Dokter Ini Jual Vaksin Sisa Ke Warga, Dapat Untung Ratusan Juta | Ibu Dari Mantan Pacar Kaesang Curhat di Instagram: Janjimu Akan Menikah Dengan Anak Saya | Chord Gitar Lagu Yang Terdalam - Peterpan, Kunci dari C: Takkan Lelah Aku Menanti | Duh, Sampah Di Kabupaten Tegal Tembus 563 Ton Per Harinya | 14 Kapal Tenggelam Diterpa Badai di Kalbar, 39 Orang Masih Hilang, 15 Ditemukan Meninggal | Terungkap, Ternyata Lina Ingin Pulang ke Tambun Bekasi, Rumahnya Saat Bersama Sule | Video Penyekatan Jalur Pantura Tegal, Puluhan Kendaraan Diputar Balik | Video Sholat Id Idul Adha 1440 H di MAJT Semarang | Pelaku Penyiksaan Bayi di Semarang yang Viral di Media Sosial Ditangkap Polisi | Video KORPRI-PGRI Berbagi Bantuan, Prioritaskan Pedagang Jajanan Sekolah | Sopir Travel Cium Bau Busuk, Ternyata Ada Penumpang Bawa Jasad Bayi untuk Dibuang | Jadwal Samat Keliling Banyumas Hari Ini Jumat 23 September 2022, Berikut Waktu dan Lokasinya | Sering Disepelekan oleh Pengamat Sepak Bola, AC Milan Dilarang Bermimpi Juara | Sinopsis Drakor Let's Fight Ghost Episode Terakhir 16, Akhir Kisah Bong Pal dan Hyun Ji | Sesudah Vaksinasi Covid-19, Bolehkah Minum Obat Flu dan Obat Pereda Nyeri? Ini Kata Kata Dokter | Kanwil Kemenkumham Jateng Teken MoU Dengan Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta | Pernyataan Resmi Dokter Timnas U-22 Indonesia Soal Cedera Todd Ferre | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 16 Juli 2021, Taurus Melepaskan Juga Bagian dari Mencintai | Jelang Natal, David Sebut Pesanan Patung Yesus dan Relief Perjamuan Terakhir Meningkat | Jadwal Samsat Keliling Kendal Hari Ini Rabu 19 Mei 2021 | Napi Asimilasi Purbalingga Kumat Maling Hp, Ketahuan Anak Kecil Lihat Pelaku Pakai Perban Kaki | Pusatkan Isoman di Wisma Atlet, Bupati Batang Wihaji Jemput Warga Positif Covid-19  | Biodata Haji Permata Tewas Ditembak Petugas Bea Cukai Saat Tangkap Pembawa Rokok Ilegal | Ini Program Besar Pemkot Semarang Sepanjang 2020, Termasuk Libatkan Swasta Secara Masif | Hari Kedua Jateng di Rumah Saja, Pasar Tradisional Wilayah Kendal Kembali Buka | Bantahan Sule soal Isu Putri Delina dan Nathalie Holscher Tak Akur: Masih Ngobrol, Cekikikan | PSG Belum Menyerah Kejar Bek AC Milan, Tawarkan Paket Gaji dan Kontrak Menggiurkan | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Gorontalo, Ramadhan Hari ke-5, Sabtu 17 April 2021 | Agenda Bupati Batang Hari Ini, Peresmian Gedung Disperpuska Hingga Natal Bersama Kristiani | Sempat Tertutup Longsor, Akses Jalan Utama di Watukumpul Pemalang Sudah Bisa Dilalui | Chord Kunci Gitar Pahlawanan Jalanan Slank | Pasar Bandungan Tutup Sehari, Harga Bunga Mawar Melonjak | Chord Kunci Gitar Makan Gak Makan Asal Kumpul Slank | Not Angka Terendap Laraku Naff | Video Janda Tipu CPNS Ditangkap | Calon Bupati Purbalingga Oji Gelar Rapid Tes Massal | Bucks vs Nets : Giannis Antetokounmpo dan Middleton Bawa Milwaukee Bucks Menang Tipis 86-83 | Biodata Adhisty Zara Mantan Personil JKT48 dan Pemeran Utama Film Dua Garis Biru | Polisi Gerebek Pasangan di Hotel, Baru Seminggu Kenalan Lewat Aplikasi Tik Tok | Not Angka Pianika Banyu Moto Sleman Receh Lengkap dengan Liriknya | Not Angka Gundul Pacul | Vincent Raditya Ceritakan Pengalaman Disebut Bodoh oleh Penumpang saat Bertugas | Sesalkan Insiden Tragis di Stadion GBLA Mia Beutik: Semua Stakeholder harus Duduk Bersama | Video SDN Mojo Solo Beri HT ke Siswa untuk Belajar Jarak Jauh | KPK Selisik Transaksi Mencurigakan di Rekening Bank Istri Bupati Penajam Paser Utara | Kumpulkan Modin di Kota Tegal, DKPPP: Segerakan Pembagian Daging Kurban | Rizky Febian Pernah Kenalkan Gebetan ke Sule: Ceweknya Malah Mau sama Ayah | Video Korban Tenggelam di Sungai Pait Pekalongan Ditemukan | Not Angka Make It Right BTS | Kabar Duka, Chendra Santosa Pemilik Santosa Stable Kendal Meninggal Seusai Sembuh dari Corona | Rincian Cuti Bersama Idul Fitri yang Digeser ke Akhir Tahun, ASN Dapat Libur 11 Hari | Not Angka Pianika Billie Eilish Bad Guy Think You Are So Criminal | Video Cuaca Ekstrem, Nelayan Semarang Tidak Melaut | Resep Donat Bomboloni Italia yang Sedang Viral | Ini Daftar 7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Karambol di Tol Ungaran KM 428 | Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 SD Halaman 78 79 80 81 82 83 84 85 86 Detik-detik Kemerdekaan | Roy Kiyoshi Terjun ke Dunia Komedi, Terinspirasi dari Nunung dan Soimah | Pria yang Rebut dan Cium Jenazah Pasien Covid-19 Dijemput Paksa Satu Kompi Polisi | Sinopsis Last Hero in China Bioskop Trans TV Pukul 20.00 WIB Aksi Bela Diri Jet Li | Hasil SEA Games : 1-2 Timnas U-23 Indonesia Vs Vietnam U-23, Ini Alasan Indra Sjafri | Krisis Kantong Jenazah Jenazah Covid Terpaksa Dibungkus dengan Plastik Bening Biasa | Kata Iriana Jokowi Kepada Bupati Sragen; Saya Mau Mantu Loh, Hadir Ya | Ini Penjelasan Dokter Secara Medis Terkait Gancet Saat Berhubungan Intim, Bisa Sebabkan Kematian | Khutbah Jumat Singkat Hikmah Zulhijah | OJK Tegal Kampanyekan Ayo Menabung pada Siswa SD dan SMP, Ini Tanggapan Kapolres Tegal Kota | 5 Fakta Viral Video Polisi Pukul TNI di Palembang: Dari Pemicu hingga Kondisi Kejiwaan Pelaku | Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Corona di Kota Semarang | Apakah Konsumsi Suplemen Vitamin C dan D Bisa Lawan Covid-19 ? Ini Penjelasan Dokter | Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Jumat Ini, Buka di Lapangan Sumurpanggang dan 3 Tempat Lainnya | Jadwal Samsat Online Keliling Kajen, Ada Dua Lokasi di Halaman Kecamatan Wiradesa dan Primkoveri | Sinopsis Ikatan Cinta 8 September 2021: Al dan Andin Khawatir pada Reyna, Angga Bantu Penyelidikan | Hendi Umumkan Kebijakan Khusus Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Semarang | Fokus: Catatan 8-9 Maret | Pertamina Salurkan Bantuan 350 Tabung Bright Gas dan Galang Donasi Pekerja untuk Korban Banjir | Gerbang Tol Ruas Pejagan-Pemalang Tetap Beroperasi Normal selama PPKM Darurat, Cek Akses Keluarnya | Dirut PT LIB Jelaskan Alasan Uji Coba Penonton Diadakan di Pertandingan Liga 2 | Pihak Keluarga Sebut Jenazah Eko Septiansyah Kemungkinan Dimakamkan Besok Pagi | Jadwal Bioskop di Kota Tegal Hari Ini, Kamis 9 Januari : Ada The Grudge dan Habibie & Ainun 3 | Covid-19 Diduga Berawal di Milan, Kasus di Italia Disebut Terjadi Sebelum Infeksi di Wuhan | HARRIS Hotel Semarang Ajak Wanita Hebat Semarang Makan dan Pijat Gratis | Chord Kunci Gitar Virus - Slank | Motif Siswi SMK Kubur Bayi di Sungai Kering, Polisi: Kekasihnya Tak Mau Bertanggungjawab | Tahukah Bunda, Tidur Siang Bisa Tingkatkan Daya Imun Anak di Tengah Wabah Corona | Di Bali Puluhan Hotel Dijual karena Terdampak Pandemi Covid-19, Jumlah Tamu Tak Sebanding | Polres Tegal Siapkan 37.800 Dosis Vaksin, Berikut Persyaratan Bagi yang Berminat | Daop 5 Purwokerto Bersama Pecinta KA Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang | Chord Kunci Gitar Tak Pernah Terbayangkan - Iwan Fals | Pengumuman Lelang KSP Primadana | Cerita Pengemudi Truk Pengangkut Sampah Kota Semarang, Akbar: Saya Prihatin Sampah Terus Menggunung | Sinopsis Film Mad Max Fury Road, Aksi Pengejaran Tom Hardy dan Charlize Theron dari War Boys | Sumpah Mimin Mintarsih Istri Muda Yosef Tegaskan Dirinya Bukan Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak | BERITA LENGKAP : Kasus Positif Covid-19 Pecah Rekor Lagi | Peruntungan Shio Besok Sabtu 28 Desember 2019, Tahun Babi Tanah Imlek 2660 | Mahasiswa Politik Unsoed Purwokerto Magang di KPU Banyumas | Berawan dari Siang Hingga Malam Hari, Berikut Prakiraan Cuaca Pekalongan Raya, Jumat 16 Juli 2021 | Ganjar Apresiasi Bupati Hartopo Libatkan Disdukcapil Percepat Vaksinasi Lansia | Pura-pura Bertamu, Dua Residivis di Solo Ini Curi Motor | Alumni UIN Walisongo Semarang Gelar Donasi Peduli Nakes |

Anda sedang membaca Guru Agama yang Cabuli Puluhan SIswi Alami Hiperseksual, Sanksi Hukum Kebiri Mencuat  - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Guru Agama yang Cabuli Puluhan SIswi Alami Hiperseksual, Sanksi Hukum Kebiri Mencuat 


Oleh : JATENGKOTA | on
Guru Agama yang Cabuli Puluhan SIswi Alami Hiperseksual, Sanksi Hukum Kebiri Mencuat 

JATENGKOTA, BATANG - Oknum guru agama berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di sebuah SMP wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang melakukan pencabulan terhadap puluhan siswinya.

Satreskrim unit pelayanan perempuan anak Polres Batang terus melakukan penyidikan atas kasus persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan Agus Mulyadi.

Selain guru agama di sekolah tersebut, Agus Mulyadi juga sebagai pembina OSIS. 

Jabatannya yang menjadi pembina OSIS itu yang membuat Agus Mulyadi mudah melakukan aksi bejatnya.

Pasalnya, modus pelaku dalam melancarkan aksinya mencabuli siswi yaitu melalui kegiatan OSIS, dari pemeriksaan pelaku melakukan bujuk rayu. 

"Ada beberapa yang dilecehkan, juga yang disetubuhi, saat ini masih kami dalami dan kembangkan.

Untuk kejadian dalam kurun waktu sekitar Juni sampai Agustus yang kami ketahui, hingga saat ini korbannya sudah mencapai 40 siswi, adapun korban yang resmi melaporkan ada 9 anak," tutur Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo kepada JATENGKOTA beberapa waktu lalu.

Barang bukti yang sudah diamankan di antaranya pakaian dan baju dalam korban.

Beberapa waktu lalu di lokasi TKP juga sudah diberikan police line serra telah dilakukan rekonstruksi awal.

Di lokasi kejadian, terdapat sejumlah barang bukti yang masuk dalam rekonstruksi itu antara lain, kursi kayu, matras atau alas yang digunakan tersangka dalam melakukan aksi bejat itu.

Kemudian juga sejumlah formulir osis yang digunakan tersangka memuluskan modus pencabulan.

Terdapat tiga lokasi dalam rekonstruksi itu yakni ruang osis, ruang kelas di lantai dua dan mushola sekolah.

Pihaknya pun hingga saat ini masih terus mendalami keterangan pelaku, korban, dan juga saksi.

"Saat ini masih mendalami lagi keterangan pelaku, korban dan saksi terkait seperti apa yang dilakukan oleh pelaku kepada para korban," ujarnya.

AKP Yorisa Prabowo mengungkapkan dari hasil pemeriksaan tersangka Agus Mulyadi memiliki kelainan seks yaitu hiperseksual. 
 
“Tim psikologi Polda Jateng menyampaikan pelaku memiliki ketertarikan kepada lawan jenis, tetapi yang berlebihan atau hiperseksual,” terangnya.

Pelaku terancam pasal 81 82 Undang2 nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Lalu juga Pasal 29 ayat 2 dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang memberikan trauma healing kepada korban pencabulan oknum guru agama SMP di wilayah Gringsing.

"Jadi kita tidak terbatas kepada para korban tapi kami akan melakukan secara umum agat bisa menjamin perkembangan psikologis anak agar lebih baik," tutur Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disdikbud Batang, M. Arif Rahman.

Lebih lanjut, sebelumnya pihaknya telah membuka posko pengaduan bagi para korban bersama dengan Polres dan Polsek 

"Posko pengaduan dibuka di sekolah, dilakukan tidak secara terbuka karena menyangkut nama baik ya," ujarnya.

Dikatakannya dalam menyikapi kasus ini, pihaknya melakukan dengan hati-hati hal itu agar siswa pasca peristiwa ini bisa tetap melanjutkan pendidikan dengan baik tanpa trauma.

"Kita lakukan dengan sangat hati-hati, hal-hal seperti ini tentu sangat disayangkan dan tidak ingin terjadi pada siapa pun, tentu kita harus melindungi dan merangkul karena menyangkut perkembangan psikologi anak," imbuhnya.

Saat ini, saat ini para korban telah mendapatkan pendampingan dari berbagai tim seperti Tim Psikologi Mabes Polri, Polda Jawa Tengah dan juga dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Di sisi lain, wacana hukuman kebiri mencuat di tengah masyarakat setelah kasus tersebut ramai mendapatkan sorotan sekaligus mengundang keprihatinan banyak pihak karena terbilang kasus pidana luar biasa dengan dugaan korban mencapai 40 orang.

Saat ini masyarakat masih terus menunggu perkembangan dari kinerja polisi dalan menangani kasus pencabulan tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Nur Faizin mengatakan sanksi sosial berupa hukuman kebiri masih menuai perdebatan apakah bisa diterapkan atau tidak karena harus melihat aturan dan regulasinya terlebih dahulu.
 
DPRD berharap pasca mencuatnya kasus pencabulan tersebut pemerintah Kabupaten Batang memiliki progam-program yang nantinya menjadi langkah pencegahan terjadinya kasus serupa di kemudian hari.

Kementerian Agama Kabupaten Batang juga harus memiliki langkah serius seperti sanksi pemecatan yang bisa dilihat masyarakat.

"Sanksi apa yang bisa dilakukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Batang sehingga masyarakat secara luas puas bahwa ini ditangani serius oleh pihak penegak hukum maupun pihak-pihak terkait.

Sanksi sosial ya yang kita ketahui kan sanksi sosial itu bisa yang dulu pernah beredar di masyarakat dengan mengebiri pelaku dan sebagainya tapi nanti kita lihat dulu regulasi dan aturannya seperti itu,"pungkasnya.(din)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS