Gejala Hepatitis Akut Tidak Spesifik Tapi Umumnya Mengalami Sakit Perut, Diare serta Muntah | Chord Kunci Gitar Bila Aku Pulang Naff | Peruntungan Shio Besok Jumat 1 Mei 2020 | Akan Hadir Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, Lalui 7 Kelurahan di Kota Tegal | MUI: Vaksin Sinopharm Haram, tapi Boleh Digunakan karena Kondisi Darurat | Sosok 3 Kapolda yang Dirotasi Kapolri dan Jabatan Barunya: Lampung, Gorontalo, dan Papua Barat | Kadang Ayam di Mondokan Sragen Terbakar, 2.500 Ekor Ayam Hangus | Video Perampok di Semarang Rebut Uang Setengah M Todongkan Pistol | SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Bein Sports 2 AC Milan vs Sassuolo, Calhanoglu-Rebic-Leao Starter | Kemenhub Dinilai Abai Keselamatan Publik, Ini Alasannya | Pembangunan Hotel Tentrem Semarang Sudah Capai 53 Persen, Irwan Hidayat Yakin Akhir Tahun Rampung | Viral Cerita Gadis Tak Sengaja Ketemu Ayah saat Perjalanan Mudik: Ayah Kerja Sopir Sudah 26 Tahun | Berkat Gotong Royong, Semua Hasil Pekerjaan TMMD Kendal Maksimal | Khoirudin hanya Bisa Pandangi Jasad Istri Tewas Terlindas Bus Laju Prima di Sragen | Hadapi Arema FC, Satu Pemain Penting PSIS Absen, Dragan Belum Tentukan Pelapis, Frendi Bakal Debut? | Chord Kunci Gitar Langit Tujuh Bidadari Ada Band | Peringatan Dini Cuaca BMKG Rabu, 29 September 2021: Papua Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir | Cara Membuat Donat Susu Creamy Gurih Mengembang | Hadiri Reuni Akbar 212, Anies Baswedan Pakai Seragam Dinas PNS, Ini Komentar Akmal Malik | 75 PNS Kota Tegal Ketahuan Telat Ngantor, Begini Nasibnya | Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs PSS Sleman di Liga 1 2020 Hari Ini | Polisi Tangkap 4 Tokoh Sentral Ormas Khilafatul Muslimin | Tolong Jaga Ashraf di Sana! Doa BCL di Hari Lebaran | Air Rob Genangi Jalur Pantura Demak, Polisi Turun Tangan Urai Kemacetan | Peruntungan Shio Hari Ini Sabtu 20 Februari 2021 | Video Semarang Kota Wisata Terbersih Se-ASEAN | Cara Mencegah Varian Omicron BA.4 dan BA.5, Kenali Gejalanya | Terus Kejar Capaian Vaksinasi di Blora, TNI-Polri Terus Dukung Percepatan Demi Level 1 | Peruntungan Shio Besok Selasa 28 Desember 2021 | Hujan Air Mata Anak Ngaku Kerja di OJK Demi Banggakan Ibu, Baru Ketahuan Aslinya di Pinjol Ilegal | DPU Percantik Penampakan Kalisemarang: Dinding Talud Batu Tempe | Chord Gitar Sheila On 7 Bingkisan Tuhan | Dewi Perssik Menangis saat Suami Bahas Perceraian | Peruntungan Shio Hari Ini Kamis 16 September 2021 | Gagal Menikah dengan Adit Jayusman, Ayu Ting Ting Akui Baru Kenal 5 Bulan | MU dan Juventus Rebutkan Pemain Real Madrid yang Terbuang | Not Angka Pianika Naff Terendap Laraku Sekian Lama Aku Mencoba | Prediksi PSS Sleman Vs Persija Jakarta BRI Liga 1 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming | Tabrak Becak di Depan RS Bhayangkara Semarang Semalam, Seorang Pemotor Tewas | FOKUS : Yang Muda Wajib Berjaya | 300 Petugas Imigrasi Arab Saudi Diterjunkan ke Indonesia Bantu Layanan Fast Track Jemaah Haji | Hasil Liga Champions: 5 Pemain Liverpool yang Tampil Brilian Saat The Reds Menang 2-0 atas Villareal | Bantu Warteg Terdampak Virus Corona, Ini yang Dilakukan Shireen Sungkar | Viral Video Kakek Menangis Pilu Ditinggal Istri, 73 Tahun Hidup Bersama, Dikenal Pasangan Harmonis | Kisah Lengkap Perempuan di Ende Gotong Jenazah Ayah yang Positif Covid-19 Pakai Terpal | DPO Napi Lapas Terbuka Kendal Ditembak Mati di Lampung | Meninggal di Pinggir Sawah, Petugas Pakai APD Lengkap Evakuasi Jasad Ngadimun | Special Screening Film Generasi 90an: Melankolia, Para Pemain Hadir di Kota Semarang | Terungkap Kota Semarang Jadi Lokasi Jualan Favorit Bandar Obat Daftar G | Disdagperim Lakukan Undian Pembagian Lapak PKL di Alun-Alun Kembangjoyo Pati | Skor Babak I Slovakia vs Spanyol Euro 2021 0-2, Morata Gagal Penalti, Keperkasaan Dubravka Ternoda | Info Gempa Hari Ini: Bali Diguncang Gempa 5,1 SR, Karyawan Berlarian Keluar Gedung | WAWANCARA : Bintang Puspayoga, Menteri yang Jago Tenis Meja : Lebih Enak Jadi Istri Menteri | Yoyok Sukawi Belum Rilis Harga Tiket PSIS Vs PSM Makassar Stadion Jatidiri Semarang | POPULER Regional: Viral Nenek Suka Catat Kasus Covid-19 | Pasutri Tinggal di Kandang dengan Ayam | Video Pedagang Pisang Pasar Tumenggungan Kebumen Menangis Jadi Korban Pungli | Deddy Corbuzier Kritis dan Hampir Meninggal Karena Covid-19, Ini Kronologinya | Ini Rekayasa Jika Jalanan Kota Semarang Dipadati Kendaraan Pemudik | Chord Gitar Lagu Kisah Sebentar - Tulus, Lengkap dengan Lirik Lagunya | Ini Dia Muamar Khadafi, Pelatih Asal Indonesia di Balik Kejutan Kevin Cordon di Olimpiade Tokyo 2020 | Paradigma Penanganan Banjir Harus Diubah, Bukan Mengalirkan tapi Meresapkan Air | Hasil Indonesia Open 2022, Melaju ke Perempatfinal, Ginting Penuhi Tantangan yang Dibisikkan Axelsen | UMP Purwokerto Lantik Belasan Dokter Secara Daring | Chord Kunci Gitar Takkan Ada Lyla | Teuku Muhammad Ichsan: Kemenangan di Laga Perdana Bikin Bhayangkara FC Percaya Diri | Viral Pria Rela Tinggalkan Jasad Ayahnya Demi Tes Masuk Calon Polisi, Kapolres Langsung Bergerak | Chord Kunci Gitar Know Me Too Well New Hope Club feat Danna Paola, I Spend My Weekends | Densus 88: Baiat dan Garis Keturunan Jadi Cara Teroris NII Sebarkan Ideologi | Jadwal Waktu Sholat dan Buka Puasa Kota Pekanbaru Minggu 1 Mei 2022 atau 29 Ramadhan 1443 H | Fokus: Cabut Subsidi | Video Bupati Banjarnegara Nonaktif Budhi Sarwono Didakwa Terima Rp 26 M dari Fee Proyek | Masih Berstatus Jenderal Bintang 2, Napoleon Merasa Penguasa Tahanan | Surat lamaran CPNS 20021 Berikut Link Contoh Penulisan Masing-Masing Instansi | Pesan Menyentuh Ryan Raynolds untuk Bocah Pengidap Kanker | Chord Kunci Gitar Kekasih Rafika Duri | Update Virus Corona Jawa Tengah Pagi Ini Jumat 5 Juni 2020, Pasien Positif Dekati Angka 1.600 | Ada PPKM Darurat, Damri Lakukan Pengetatan Prokes dan Kapasitas di Seluruh Armada Bus | BREAKING NEWS: Laga PSIS Semarang Vs Bali United Ditunda, Efek Situasi Negara Saat Ini | Harga Ayam Potong di Slawi Tembus Rp 42 Ribu/kg | Siapa Edy Mulyadi yang Lantang Hina IKN di Kalimatan hingga Sebut Prabowo Subianto Macan Mengeong? | Derita Autoimun, Berat Badan Puteri Indonesia Qory Sandioriva Naik 50 Kg | Kasus Covid-19 Tembus 8 Ribu Per Hari, Satgas : Belum Ada Bukti karena Varian Baru Corona | Durian Montong Kota Semarang Makin Menggiurkan, Tiap Masa Panen Bisa Capai Rp 2 Miliar | VIRAL Pria di Jepara Bangun Jembatan Pakai Uang Pribadi Rp 3,7 M, Sebut Ganjar Pura-pura Tak Tahu | Pertamina Cilacap dan Perumdam Tirta Wijaya Sepakat Perbarui Kerjasama | Video BPBD Kota Semarang Rutin Semprot Disinfektan | Masih Remaja, Ini Cara Angelica Lestarikan Kue Keranjang Khas Panjunan Kudus Warisan Keluarga | Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Rabu 5 Mei 2021 Buka di Tiga Lokasi | Video Kuliner Bubur Bakar Artomoro Tegal Lebih Gurih dan Hangatnya Awet | Utang Rp30 Juta Buat Pria OKI Gelap Mata, Belajar dari Youtube untuk Lakukan Pencurian di Klaten | 3 Minggu di Rawat, Adik Raditya Oloan Cerita Kronologi Sebelum Meninggalnya Sang Kakak | Chord Kunci Gitar Bahaya Tiara Andini feat Arsy Widianto | Jadwal Imsyak Dan Buka Puasa Besok Wilayah Kabupaten Cilacap Hari Ke-27 Jumat 29 April 2022 | Hasil Persikabo vs Persebaya Surabaya Babak I di BRI Liga 1: Skor 1-2, Samsul & Marselino Makin Padu | Presiden Ukraina Zelensky: Ini Adalah Perampokan Paksa | Kirab Budaya Disambut Antusias Masyarakat Batang | Tanda Gejala Awal Anak Terkena Hepatitis Akut dan Gejala Lanjutan yang Mungkin Dialami | Warga Afghanistan Makin Miskin: Kami Tak Punya Apa-apa untuk Dimakan | Bupati Hartopo Minta‎ Yang Terlibat Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan RSUD Kudus Ditindaklanjuti‎ | Direhabilitasi 3 Bulan di RSKO Cibubur, Anji: Minta Maaf dan Minta Doanya |

Anda sedang membaca Gejala Hepatitis Akut Tidak Spesifik Tapi Umumnya Mengalami Sakit Perut, Diare serta Muntah - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Gejala Hepatitis Akut Tidak Spesifik Tapi Umumnya Mengalami Sakit Perut, Diare serta Muntah


Oleh : JATENGKOTA | on Senin, 9 Mei 2022 06:44 WIB
Gejala Hepatitis Akut Tidak Spesifik Tapi Umumnya Mengalami Sakit Perut, Diare serta Muntah

Laporan Wartawan JATENGKOTA, Fitri Wulandari

JATENGKOTA, SINGAPURA - Penyakit hepatitis akut kini diduga menyerang sejumlah negara seperti Indonesia dan Singapura menyusul ditemukannya kasus kematian pada beberapa anak.

Apa saja gejala umum yang ditimbulkan penyakit ini? 

Dikutip dari laman Channel News Asia, Minggu (8/5/2022), gejalanya memang tidak spesifik dan bisa dianggap termasuk diantaranya sakit perut, diare serta muntah.

"Namun, tanda yang paling penting adalah penyakit kuning (menguningnya bagian putih mata)," kata Dr Tan, yang terlatih dalam Gastroenterologi Anak, Hepatologi, dan Nutrisi.

Gejala hepatitis lainnya adalah urine berwarna gelap, pucat, kotoran berwarna abu-abu, kulit gatal dan nyeri otot atau sendi.

Kepala Departemen Penyakit Menular Pediatrik di Institut Medis Anak Universitas Nasional Khoo Teck Puat, Dr Chan Si Min menyatakan, kasus hepatitis akut yang sedang diselidiki saat ini, terutama menyerang anak-anak yang sehat di bawah usia 10 tahun.

Hal apa yang diduga memicu munculnya penyakit ini?

Dr Ai Tin menyatakan, virus yang terdeteksi dan dicurigai dalam kasus di seluruh dunia dan mungkin terkait dengan kasus Singapura adalah adenovirus tipe 41F.

"Adenovirus biasanya tidak menyebabkan hepatitis pada anak-anak. Namun pada anak-anak yang terkena, mungkin ada kofaktor, seperti toksin atau infeksi virus sebelumnya," kata Dr Ai Tin.

Sementara itu, Dr Si Min mengatakan, adenovirus ditemukan pada banyak kasus yang dilaporkan.

"Ini adalah virus dengan banyak varian dan jenis genetik. Infeksinya terjadi pada semua usia, terutama pada anak kecil dan terjadi setiap saat sepanjang tahun," jelas Dr Si Min.

Biasanya, kata dia, penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami demam, penyakit pernafasan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan hingga gastroenteritis.

Perlu diketahui, adenovirus menyebar melalui tetesan atau sekresi pernafasan, atau kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, tinja maupun permukaan yang terkontaminasi.

"Ini bisa bertahan di permukaan lingkungan untuk waktu yang lama. Orang yang terinfeksi paling menular dalam beberapa hari pertama sakit," papar Dr Si Min.

Dr Fang Kuan menambahkan infeksi, penyakit autoimun, gangguan metabolisme, cedera hati akibat obat atau racun merupakan beberapa kemungkinan penyebab yang diketahui.

"Sampai 40 persen kasus hepatitis berat, tidak ada penyebab yang ditemukan meskipun penyelidikan dilakukan ekstensif, karena anak-anak tetap rentan terhadap penyakit menular pada masa kanak-kanak, orang tua harus tetap waspada, bahkan ketika inisiatif respons terhadap pandemi di Singapura berkurang," kata Dr Fang Kuan.

Dia menekankan, standar rekomendasi kebersihan yang baik, yang mencakup kebersihan tangan, pembersihan pada permukaan benda yang kerap disentuh oleh anak kecil pun harus selalu dipraktikkan.

Apakah vaksinasi dapat menawarkan perlindungan?

Dr Fang Kuan menjelaskan bahwa penyebab kasus hepatitis akut global masih belum diketahui pada tahap ini.

Sehingga terlalu dini untuk memastikan apakah vaksinasi rutin di bawah jadwal imunisasi nasional efektif melindungi anak-anak dari jenis hepatitis ini.

Sedangkan Dr Ai Tin menilai vaksin rutin anak tidak memberikan perlindungan terhadap hepatitis akut.

"Karena hepatitis A dan B dalam jadwal vaksinasi melindungi terhadap virus A dan B secara khusus," kata Dr Ai Tin.

Apa yang harus dilakukan para orang tua saat anaknya terkena penyakit ini?

Dr Tan mengimbau para orang tua untuk langsung menemui dokter, jika menemukan anaknya dalam kondisi tidak sehat atau menunjukkan gejala hepatitis akut. 

"Penyajian hepatitis mungkin tidak jelas (awalnya), jadi selalu disarankan untuk pergi ke dokter jika kondisi anak tidak membaik pada 48 hingga 72 jam setelah konsultasi, atau bisa juga datang lebih awal jika kondisinya memburuk," tegas Dr Tan.

Menurut Dr Fang Kuang, tes darah dapat dilakukan untuk mencari kemungkinan terjadinya peradangan hati, dan sampel itu dapat dikirim untuk mendeteksi keberadaan adenovirus dan infeksi lainnya.

"Pengobatan sebagian besar dapat mendukung. Ini difokuskan terutama pada pemantauan dan pengobatan komplikasi penyakit hati, dan penyelidikan serta pengelolaan penyebab yang mendasarinya jika memungkinkan," kata Dr Fang Kuan.

Pada sebagian kecil pasien, hepatitis akut dapat menyebabkan gagal hati yang parah dan mendadak, kondisi ini kemungkinan akan memerlukan transplantasi organ.

Dunia kini dikejutkan oleh munculnya wabah baru yakni hepatitis akut yang ditemukan pada anak-anak di banyak negara, padahal pandemi virus corona (Covid-19) belum berakhir.

Lalu apa saja hal yang perlu diwaspadai para orang tua terkait wabah yang diketahui menyerang kelompok usia anak ini?

Kepala Layanan Gastroenterologi, Hepatologi dan Nutrisi di Rumah Sakit Wanita dan Anak (KKH) KK Singapura, Dr Chiou Fang Kuan mengatakan, sebenarnya para orang tua tidak perlu terlalu khawatir.

Kendati demikian, kewaspadaan tentunya diperlukan untuk menghadapi wabah ini, karena kemunculan penyakit ini belum diketahui penyebabnya.

"Para orang tua dan wali tidak perlu khawatir. Sebaliknya, mereka harus waspada terhadap tanda-tanda hepatitis dan meminta informasi kepada pihak medis jika khawatir," kata Dr. Fang Kuan.

Sementara itu, Dr Nancy Tan dari Klinik Bayi dan Anak SBCC di Mount Elizabeth Novena mengatakan, orang tua harus waspada dan mengetahui tentang apa yang harus diperhatikan.

Namun mereka tidak perlu 'terlalu khawatir', karena jumlah kasusnya tidak tinggi. Pendapat yang sedikit berbeda disampaikan konsultan dokter anak di Thomson Pediatric Centre, Dr Ang Ai Tin.

"Mengingat bahwa ada 4 kematian, termasuk 3 yang dilaporkan di Indonesia dalam wabah global dan 17 kasus memerlukan transplantasi, kasus-kasus tersebut tentu 'menjadi perhatian'," kata Dr Ai Tin.

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS