FAKTA Terkini Aksi Polisi Banting Mahasiswa: Pelaku Diperiksa Polri hingga Korban Ngaku Pegal-pegal | Khawatir Pasar Tradisional Jadi Episentrum Baru Kasus Covid-19, Baznas Semarang Beri 100 Face Shield | Sinopsis Red 2, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini Pukul 21.00 WIB | Hajar Pamuji Jadi Narasumber Workshop Youtuber di SMAN 1 Jakenan Kabupaten Pati | Link Hasil SKD CPNS 2018 Pemkab Banjarnegara, 687 Pelamar Lanjut SKB | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Jambi, Ramadhan Hari ke-11, Jumat 23 April 2021 | Pengakuan Jessica Mila soal Kedekatannya dengan Putra Pengacara Otto Hasibuan | Jadwal MotoGP Inggris 2021, Rossi Tembus 10 Besar, Pol Espargaro Raih Pole Position | Deretan Hp dengan Jaringan 5G, Berikut Ini Spesifikasi dan Harganya | Kunci Jawaban Tema 3 Kelas 5 Halaman 52 53 54 55 56 57 Subtema 2 Pentingnya Makanan Sehat | Kalau Bukan Aku yang Mati, Dia yang Harus Mati! Kata Zuraida Hanum, Otak Pembunuhan Hakim Jamaluddin | 2 Pelajaran Penting Surabaya Bhayangkara Samator Setelah Kalah dari Jakarta BNI 46 di Proliga 2020 | Jadwal Tunggal Putri Bulutangkis, Skenario Gregoria Mariska Tunjung ke 16 Besar Olimpiade 2021 | Foto-foto TKP Fauzi Hasyim Meninggal Tergeletak di Bawah Meja Kantor Blue Star | Aplikasi PeduliLindungi akan Jadi Syarat Masuk Restoran dan Tempat Umum Lainnya | Edarkan Obat Terlarang, Warga Karangreja PurbaIingga Diamankan Polisi | Check In dan Check Out PeduliLindungi Bisa via Gojek, Ini Caranya dan Arti Warna Status | Laskar Ronggolawe Semarang Berbagi Nasi Bungkus di Jalan, Isi Waktu Senggang Tanpa Jenazah Covid-19 | Jubir Penanganan Covid-19: Jangan Lengah dengan Angka Penurunan Kasus Covid-19 | Biodata Olivia Allan Istri Denny Sumargo Keturunan Singapura Pemimpin Perusahaan | Video Pelayanan SIM Drive Thru di Batang | TERNYATA Inilah Penyebab 3 Siswa SMP Purworejo Pukuli dan Tendang Siswi di Kelas, Kini Tersangka | DOWNLOAD Sertifikat Vaksin Covid, Berikut 10 Aplikasi yang Dapat Akses Fitur dari PeduliLindungi | Sosok Agus Suparmanto Yang Ditugaskan Jokowi Urus Perdagangan di Kabinet Indonesia Maju | Amanda Manopo dan Billy Syahputra Pemotretan Pakai Busana Pernikahan Karya Anna Avantie: Bahagianya | Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI Hari Ini Jumat 18 Desember 2020 | Chord Kunci Gitar Lagu Pilih Saja Aku Petra Sihombing | Jadwal Samsat Keliling Kendal Hari Ini Senin 26 Juli 2021, Hadir di 2 Titik | Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota, Senin 26 April 2021: Yogyakarta Berawan, Pekanbaru Hujan Petir | Gubernur Ganjar: PNS Bisa Bekerja dari Rumah Jika. . . | TES KEPRIBADIAN - Cara Favoritmu Membawa Tas Bisa Ungkap Karaktermu yang Sebenarnya | Kunjungan Penasihat Deplu AS ke Asia Tenggara Bahas Soal Pembebasan Jurnalis Danny Fenster | Copa America 2021: Empat Kali Gagal di Final Bersama Argentina, Akankah Messi Pensiun Lagi? | Chord Kunci Bagaikan Langit Potret | Badai Siklon Seroja Berdampak Pada Terumbu Karang di Taman Nasional Perairan Laut Sawu | Sinopsis The Flowers of War Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB Pelarian Sandera Perang | Dipukul Mundur Satgas Nemangkawi, KKB Kembali Beraksi Bakar Sekolah dan Rumah Warga di Beoga Papua | Kronologi 4 Warga Boyolali Buka Kain Kafan Jenazah Positif Corona, Belasan Orang pun Isolasi Mandiri | Tim Siwo PWI Jateng Ditaklukkan Tim Terang Bangsa Legend 3 -1.  | Inilah Kata Teddy Saat Bertemu Rizky Febian di Proses Autopsi Jenazah Lina Mantan Istri Sule | Fakta Baru Kasus Rachel Vennya Kabur Karantina: Dibantu Dua Oknum TNI, Polisi Cecar 35 Pertanyaan | Nurul Ghufron Bantah Pernyataan Komnas HAM yang Menyebut Dia Tak Tahu Penggagas Ide TWK Pegawai KPK | Dika Jatuh Tergelincir Marka Jalan, Tubuhnya Ditampani CBR dari Arah Berlawanan | Gol Komarodin Pastikan PSIS Semarang Menang atas PS Tira Persikabo | VIRAL Kisah Cucu yang Terbangun Mendengar Suara TV Pukul 3 Pagi, Ternyata Kebiasaan sang Nenek | Guru SMK Negeri 1 Kandeman Optimalkan Materi Pelajar | Kapten PSG Diisukan Bakal Pulang ke AC Milan, Ini Tanggapan dari Sang Agen | Sebulan Menikah dengan Atta Halilintar, Aurel Hermansyah Dinyatakan Positif Hamil | Hasil Pertandingan dan Klasemen Liga Inggris: Liverpool Tidak Main, Tetapi Masih Surplus 10 Poin | ABG Pesta Seks saat Perayaan Ultah di Kamar Hotel, 37 Pasangan dan Sekotak Kondom Diamankan | Panglima TNI Cek Kesiapan Tracer Digital Covid-19 di Sidoarjo dan Malang | Apakah VidNow Aplikasi Penghasil Uang Aman Digunakan? Berikut Penjelasannya | Tempatkan Bek Jadi Gelandang, Pioli Bongkar Strategi yang Jadi Pemicu Gol Cepat Atalanta vs AC Milan | Sering Disinggung Deddy Corbuzier di Podcast, Jerinx Balik Menantang Minta Disiapkan Uang | KPK Geledah Rumah Pepen Nazaruddin, Temukan Dokumen Terkait Bansos | Ada Pelarangan Mudik, Harga Tiket Bus Mulai Naik, Kenaikan Bisa Sampai Rp 100 Ribu | Ayah Cabuli Anak Tiri di Ponorogo, Terungkap Setelah Vidio Adegan Itu Viral | Cerita Kapolsek Iptu Akbar yang Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok | Perampokan Bank di Siang Bolong, Pelaku Bawa Parang dan Sandera Seorang Karyawati | UPDATE Covid-19 di Indonesia: Kasus Harian Menurun tapi Angka Kematian per Hari Masih Tinggi | Chord Kunci Gitar dan Lirik Kehabisan Kata Pusakata | Selamatan dan Pembukaan Ma'had Aly Askhabul Kahfi | Unik, Pemuda Kelurahan Mangkang Kulon Semarang Bangunkan Sahur dengan Mengarak Patung | Video 14.111 Paket Sembako untuk Warga Miskin Terdampak Corona di Kota Tegal | FOKUS : Ongkos Ngobrol (Sendiri) | Barcelona Gagal Juara Liga Spanyol, Sihir Lionel Messi Terancam Sirna dari Camp Nou | Begini Tafsir Mimpi Menikah dengan Mantan, Sahabat Hingga Orang Tak Dikenal | Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 Halaman 77 80 81 85 87 Subtema 2 Pembelajaran 3 Persebaran Agama | Reisa Broto Asmoro Sarankan 2 Hal untuk Penyintas Covid-19, Singgung Aturan Vaksinasi | Sinopsis Drakor Faith Episode 13, Tayang di Indosiar Malam Ini Jam 21.30 WIB | Peringatan Dini BMKG Rabu 29 September 2021: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin di 16 Wilayah Ini | Joseph Paul Zhang Tantang Menag Gus Yaqut: Debat Sama Saya Kalau Bilang Muhammad Gak Salah | Windy Cantika Aisah Persembahkan Medali Emas Ketiga Indonesia di SEA Games 2019 | Luhut akan Tutup Tempat Olahraga Outdoor yang Langgar Protokol Kesehatan | Roti Marmer Buatan Kampung Roti Klaten | Daerah yang Terapkan PPKM Level 3 di Jawa-Bali Bertambah, Ini Penyebabnya | Dinar Candy Pakai Bikini di Trotoar, Bawa Spanduk Stres PPKM | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 2 Mei 2020, Cancer Masih Ada Bayang-bayang Masa Lalu | Chord Gitar Hadapi Dengan Senyuman Dewa 19: Relakan Saja Ini | SA Luapkan Kekesalan Terhadap Bos dengan Cabuli Anak Bosnya | Foto KTP Elektronik Boleh Diganti, Berikut Syarat dan Ketentuannya | Aksi Safety Marc Marquez di Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna Jadi Sorotan, Disebut Mirip Spiderman | Apa Itu Puasa Ramadhan? Ini Hukum Puasa, Doa Sahur dan Berbuka, Serta Hal Yang Membatalkan Puasa | Aturan Naik Moda Transportasi, Tidak Boleh Bicara dan Makan Minum | Kakek HW Terlalu Bersemangat di Ranjang Bersama PSK, Mendadak Kejang dan Meninggal | Chord Kunci Gitar Lapang Dada - Sheila On 7 | Sambut Hari Raya Waisak, Inilah 8 Artis Indonesia dan Hollywood yang Memeluk Agama Buddha | Penjara Seumur Hidup untuk Kompol IZ, Kapolda Riau: Dia Pengkhianat Bangsa, Bukan Lagi Anggota Polri | Virus Mirip SARS Telah Merenggut 9 Jiwa Meninggal, Kemenskes Deteksi Virus Korona di 135 Pintu | Menyikapi Pembelajaran Perubahan Energi melalui TGT | Dua Unit Mobil Pemadam dan Water Canon Polres Tak Mampu Jinakkan Api Bakar Kandang Ayam di Brebes | Selangor FA Vs Persib Bandung, Robert Rene Alberts Bawa 18 Pemain, Ini Daftarnya | Ahli Matematika Bikin Rumus Hitung Siapa Paling Hebat Antara Cristiano Ronaldo & Lionel Messi | Seluruh Badan Kis Tertimbun Lumpur, Untung Jarinya Menyembul Sehingga Dilihat Adiknya | Gita Gutawa Pilih Studio Musik Ketimbang Mall, Ini Alasannya | Jika Serie A Tidak Dilanjutkan Akan Jadi Bencana, Kata Igli Tare Direktur Olahraga Lazio | Wakapolda Jateng Membungkuk Lihat Jenazah Sang Istri Dimasukkan dalam Liang Lahat | Ganjar Pesan Jembatan Timbang dan KIR Jangan Mau Disuap Loloskan Truk Obesitas | Video Satpol PP Semarang Tertibkan PKL di Kawasan Johar | Senat AS Putuskan Tetap Lanjutkan Sidang Pemakzulan Donald Trump |

Anda sedang membaca FAKTA Terkini Aksi Polisi Banting Mahasiswa: Pelaku Diperiksa Polri hingga Korban Ngaku Pegal-pegal - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

FAKTA Terkini Aksi Polisi Banting Mahasiswa: Pelaku Diperiksa Polri hingga Korban Ngaku Pegal-pegal


Oleh : JATENGKOTA | on Rabu, 13 Oktober 2021 20:28 WIB
FAKTA Terkini Aksi Polisi Banting Mahasiswa: Pelaku Diperiksa Polri hingga Korban Ngaku Pegal-pegal

JATENGKOTA - Berikut sejumlah update terbaru terkait aksi polisi yang viral membanting mahasiswa saat mengamankan aksi demonstrasi di Tangerang, Rabu (13/10/2021).

Diketahui, aksi tersebut bermula saat ratusan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) melakukan aksi demonstrasi dalam rangka peringatan HUT ke-389 Kabupaten Tangerang di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, sore hari ini.

Kemudian, aksi demonstrasi tersebut berakhir ricuh hingga aparat terpaksa membubarkannya.

Di tengah aksi pembubaran, satu di antara oknum kepolisian terekam melakukan tindakan kekerasan saat mengamankan kericuhan.

Dalam video yang beredar, tindakan kekerasan itu bermula saat seorang mahasiswa terlihat dipiting oleh aparat kepolisian.

Kemudian, mahasiswa tersebut terlihat digendong dan dibanting hingga terkapar di lantai.

Terlihat juga mahasiswa tersebut sempat ditendang oleh anggota polisi lain.

Setelahnya, korban tampak tak berdaya meringis kesakitan dan sempat terlihat kejang-kejang.

Sontak, video tersebut menjadi viral dan mendapat banjir kecaman di media sosial.

Berikut sejumlah fakta setelah video aksi polisi membanting mahasiswa beredar ke publik dan banjir kecaman:

Kapolres Tangerang Akan Tindak Tegas

Menanggapi viralnya video ini, Kapolresta Tangerang Kabupaten, Kombes Wahyu Sri Bintoro mengklaim akan menindak tegas oknum polisi tersebut.

Ia akan memberikan sanksi tegas terhadap anggotanya apabila terbukti melakukan tindak kekerasan.

"Dalam apel sudah saya tegaskan untuk humanis dalam pengamanan. Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," kata Wahyu saat dikonfirmasi JATENGKOTA, Rabu (13/10/2021).

Wahyu mengklaim dirinya sudah mewanti-wanti anggotanya agar tidak bertindak represif atau menggunakan kekerasan dalam mengamankan jalannya aksi mahasiswa itu.

Peringatan itu disampaikannya saat apel pengamanan pasukan pagi sebelum unjuk rasa.

"Dalam apel sudah saya ingatkan bahwa pengamanan mahasiswa agar humanis. Saya sudah tegaskan agar tidak ada kekerasan," tambahnya.

Di sisi lain, Wahyu juga buka suara mengenai kondisi korban setelah dipiting, dibanting, dan ditendang oknum polisi.

Menurutnya, korban dalam keadaan sehat.

"Kondisinya masih sehat," ucapnya pada awak media, dikutip dari Kompas.com.

"Yang bersangkutan (peserta aksi yang dibanting) akan kita bawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan medis," tambahnya.

Wahyu mengungkapkan, peserta demo lain yang ditangkap bakal menjalani skrining tes Covid-19.

Kabid Humas Polda Banten ABKP Shinto Silitonga sebelumnya mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui identitas polisi yang membanting pedemo tersebut.

Pihaknya bakal menyelidiki kronologi kejadian tersebut.

Shinto memastikan, Polda Banten bakal memberikan sanksi kepada oknum tersebut.

Pelaku Diperiksa Polri

Propam Polri akhirnya turun tangan mengusut kasus video viral anggota polisi membanting mahasiswa hingga kejang-kejang saat aksi demonstrasi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, Propam Polri telah diturunkan ke Polda Banten untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Propam Mabes turun ke Polda Banten," kata Argo saat dikonfirmasi JATENGKOTA, Rabu (13/10/2021).

Menurut Argo, anggota polisi yang diduga membanting mahasiswa itu juga telah diperiksa oleh Propam.

"Anggota sedang diperiksa," katanya.

Kondisi Terkini Korban

Pengunjuk rasa yang mengalami aksi represif saat demonstrasi di halaman Kantor Bupati Kabupaten Tangerang kini diamankan di Polresta Tangerang, Tigaraksa.

Mahasiswa bernama Fariz itu sempat mengalami kejang-kejang usai dibanting polisi saat mengamankan demo yang berujung ricuh itu.

Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) juga turut diamankan polisi di Polresta Tangerang.

Melalui sebuah video yang beredar, Fariz memperlihatkan kondisi terkininya.

"Namanya Fariz dari Himata," ujar Fariz dalam sebuah video singkat yang diunggah akun Instagram merekamtangerang, Rabu (13/10/2021).

Video pernyataan Fariz ini diduga direkam oleh seorang polisi di Polresta Tangerang.

Melalui video itu, ia turut menceritakan kondisinya yang dalam keadaan baik-baik saja pascademo tersebut.

"Kondisinya baik. Pegal-pegal aja. Saya masih hidup dan sehat," kata Fariz.

Aksi Polisi Banting Mahasiswa Banjir Kecaman

Sejumlah pihak turut mengecam beredarnya aksi polisi yang membanting mahasiswa saat membubarkan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, Rabu (13/10/2021).

Satu di antaranya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

LBH Jakarta menilai aksi anggota kepolisian yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu, merupakan tindakan brutal dan mengancam keselamatan warga.

"Tindakan polisi membanting mahasiswa yang aksi HUT Tangerang hingga kejang adalah tindakan brutal dan sangat mengancam keselamatan warga yang menyampaikan pendapat secara damai," tulis LBH Jakarta dalam unggahan di media sosial Instagram @lbh_jakarta, Rabu (13/10/2021).

Lebih lanjut dalam keterangannya, LBH Jakarta juga menilai tindakan oknum polisi tersebut bertentangan dengan Perkap Pengendalian Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Tindakan itu juga bertentangan pada Perkap No. 8 Tahun 2009 Tentang Implementasi Prinsip HAM POLRI, Perkap No 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian dan Jaminan Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945.

Atas hal itu, LBH Jakarta mendesak agar Kepolisian RI harus bertanggung jawab dan menerapkan hukum kepada oknum polisi yang melakukan tindakan tersebut.

"Kepolisian harus bertanggung jawab menyelamatkan korban dan segera menindak dan menghukum polisi pelaku," lanjut keterangan tersebut.

Selain LBH Jakarta, Lembaga Swadaya Masyarakat sekaligus wadah penelitian SETARA Institute juga turut mengecam viralnya aksi polisi ini.

Menurut Peneliti HAM dan Sektor Keamanan SETARA Institute Ikhsan Yosarie, massa aksi seharusnya dilindungi hak-hak dalam menyampaikan pendapat bukan malah sebaliknya.

"Massa demonstrasi yang seharusnya dilindungi hak-hak konstitusionalnya dalam menyampaikan pendapat dan berekspresi, justru disambut bantingan dan tindakan kekerasan lainnya oleh aparat di lapangan," kata Ikhsan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/10/2021).

Atas insiden ini, SETARA Institute kata Ikhsan menyatakan beberapa pandangannya, serta menilai tindakan yang dilakukan pihak kepolisian dengan menggunakan kekerasan adalah sesuatu yang tidak bisa ditoleransi.

Bahkan kata dia, Polri telah gagal memahami bahwa sebagai aparatur pemerintah.

Padahal Polri berkewajiban untuk melindungi hak asasi manusia dan menyelenggarakan pengamanan.

Aturan itu tertuang sebagaimana amanat Pasal 7 UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Kapolri semestinya melakukan evaluasi terkait visi Polri Presisi terhadap pelbagai jajarannya di daerah. Termasuk merancang indikator-indikator terukur yang wajib dipedomani oleh setiap anggota Polri," ucapnya.

(JATENGKOTA/Maliana/Fandi Permana/Rizki Sandi Saputra/Igman Ibrahim, Kompas.com/Muhammad Naufal)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS