Pensiunan Dnas Pariwisata DKI Jakarta Tersangka Mafia Karantina, Dapat Jatah Uang Paling Besar | Perda RTRW Disahkan, Suyono Minta MBI Jamin Kenyamanan dan Keamanan Investor di Batang | Amien Rais Deklarasikan Partai Ummat, Ridho Rahmadi Ketua Umum, Berikut Susunan Kepengurusannya | Polres Wonogiri Redam Amarah Pasien Corona Ngamuk Gak Betah di RS | Ucup Ojol Semarang akan Kurangi Rokok dan Kopi Imbas Harga Pertalite Naik | Sejumlah Fakta di Balik Film G30S, Biaya Produksi Termahal di Masanya - Adegan yang Tuai Perdebatan | Liga Italia - Syarat Zlatan Ibrahimovic Tetap Setia bersama AC Milan Musim Depan | Jokowi Perintahkan Vaksinasi Wartawan Prioritas Seluruh Provinsi di Tahap Kedua | Pioli Sebut Imbang di Old Trafford Lawan Manchester United Layaknya Sebuah Kemenangan AC Milan | Apa itu Social Spy WhatsApp? Ini Bahaya Aplikasi Spy dan Cara Mencegah Penyadapan | Oknum Pembina Pramuka Pemerkosa dan Pembunuh SIswi SMP: Saya Suka Sama Dia | Kapan Masa Sanggah Berakhir? Ini Jadwal dan Cara Ajukan Sanggah Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 | Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Selasa 30 Agustus 2022, Cerah Berawan Sepanjang Hari | Tsamara Amany Resmi Menikah dengan Ismail Fajrie Alatas, Disaksikan Maruf Amin | Pesan Terakhir Habib Hasan Mulachela: Teruslah Berbagi | Berikut Ketentuan PPKM Level 3 di Sragen, Pemeriksaan Dokumen Vaksin Hingga Swab Antigen | Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Sragen Hari ini, Minggu 3 Mei 2020 | Hotline Semarang : Apakah Kunjungan Bezuk ke Lapas Kedungpane Sudah Boleh? | Ferdy Sambo Diperiksa Sebagai Tersangka di Kasus Obstruction Of Justice di Mako Brimob | Penemuan Gunung Emas di Kongo Jadi Perhatian Dunia  | Grup Whatsapp RCT Permudah Penanganan Gangguan Listrik di Tegal | Persib Bandung Vs Barito Putera, Pelatih Persib Robert Rene Albert: Di Atas Kertas Kami Diunggulkan | Bharada Sadam, Sosok Baru di Balik Kasus Tewasnya Brigadir J, Ternyata Sopir Ferdy Sambo | Bharada E Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pengacara Brigadir J: Kami Apresiasi Meski Terlambat | FOTO-FOTO Satpol PP Kota Semarang Bongkar Karaoke Liar di Jalan Arteri dan Komplek MAJT | Not Angka Pianika Pop Indonesia Naff Terendap Laraku | Ayah Tiri di Tegal Rudapaksa Anak Sambung, Sudah 7 Kali Berhubungan, Kini Korban Hamil 7 Bulan | Jajaran Manajemen Persib Bandung Kini Tanpa Erick Thohir, Resmi Mundur Usai Dilantik Menteri | Mulai Senin Pembayaran Tiket Masuk ke Objek Wisata Guci Menggunakan Non Tunai | Polres Pemalang dan PBTR Imbau Warga, Tidak Membakar Lahan Dekat Jalur Tol | Not Angka Pianika Lagu Anak Baby Shark Beserta Liriknya | UPDATE, PA Finalis Putri Pariwisata Boleh Pulang Hari Ini, Mucikari Ditetapkan Jadi Tersangka | Real Madrid Tawar Mbappe Hingga 200 Juta Euro, Griezmann Kembali ke Atletico, Kejutan Deadline Day | Taliban akan Bentuk Tentara Besar untuk Afghanistan, Mencakup Perwira Rezim Lama | Wabup Demak : Pustakawan Harus Jadi Motivator Pengembangan Perpustakaan | Ditbinmas Polda Jateng Tutup Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan ke-19 di Kota Tegal | Pemerintah Kota Tegal Buka Wisata Vaksin Terapung di Pantai Alam Indah | Nirina Zubir Jadi Korban Mafia Tanah, Polisi Ungkap Motif hingga Peran dari 3 Tersangka | 425 Sekolah di Semarang Akan Gelar Tatap Muka Mulai Senin Besok | Menikmati Gelato Tanpa Bahan Pengawet di Kota Pekalongan, Varian Rasa Klepon hingga Rujak juga Ada | Klik subsiditepat.mypertamina.id, Link Daftar Subsidi Tepat MyPertamina | Pembebasan Tugas Sementara Dicabut Bupati, Edy Sujatmiko Aktif Lagi Jadi Sekda Jepara | Korea Utara Tak Respons Tawaran Bantuan Vaksin Covid-19 dari Amerika | Penampilan Sophia Latjuba di Ultah ke-52, Tampil Seksi Pakai Dress Rancangan Anak Prabowo | Barca Pulangkan Miralem Pjanic ke Italia | Badain Sitokin Rentan Dialami Pasien Covid-19 dengan Komorbid | Dibangun Era Jokowi, Kini Rusunawa Semanggi Solo Akan Robohkan Wali Kota Gibran | 2.000 Pencari Kerja Hadiri Job Fair Polines 2022 | Pastikan Infrastruktur WSBK Mandalika Prima, Abdi Pantau Langsung Sistem Layanan Telkom | Fakta Baru Wanita Hamil 8 Bulan Meninggal di Kos Semarang Barat | Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Persimpangan Lara LYON | 2 Pasar di Sragen Ini Menyusul Gunakan E-Retribusi, Tedi Rosanto : Bimtek Dulu Biar Sadar | PREDIKSI MotoGP Jerman: Peluang Podium bagi Pembalap KTM Danilo Petrucci di Sirkuit Sachsenring | Pemuda Ini Dijemput Polisi Tengah Malam Gara-gara Komentar Hoaks Soal Vaksin | Video Cycling Clinic HUT Ke-12 Hotel Ibis Semarang Simpang Lima | Pemkab Batang Mulai Buka Lelang 7 Jabatan Eselon II Berlaku Untuk Umum | LBH Bulan Bintang Jateng Dibentuk, Masyarakat Kurang Mampu Dapat Bantuan Hukum Gratis | PSBB 11-25 Januari 2021, Polresta Solo Siapkan Tim Pengurai Kerumunan | Kolaborasi Indonesia dan Denmark, Tangani Permasalahan Diabetes di Indonesia | Ruben Onsu Ngedrop di Italia, Dengar Kabar 30 Kios Geprek Miliknya Tutup, Banjir di Jabodetabek | Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 2 SD Halaman 140 141 142 143 145 146 147 Permainan Bola Kertas | Inilah 9 Nama Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Periode 2019-2022 yang Baru Disahkan DPR | Prediksi Real Madrid Vs Atalanta Liga Champion, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming SCTV | Konsultan Pajak Jhonlin Baratama dan Bank Panin Ditahan KPK Setelah 18 Bulan Jadi Tersangka | SAR Karanganyar Bagi Paket Sembako dan Sayur Jumat Berkah | Pemerintah RI Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan Menggunakan Pesawat TNI AU | JHope BTS Blak-blakan Ungkap Sering Bohongi Ibunda Saat Masih Jadi Trainee | Warga Tionghoa Pasang Ribuan Lampion Merah di Kota Solo, Ada Replika Dewa Uang dan Tikus Logam | Jadwal Bola Serie A Liga Italia AC Milan Vs Napoli, Torino Vs Inter Milan dan Cagliari Vs Juventus | Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 Halaman 171 172 173 174 175 176 177 178 Organ Gerak Hewan dan Manusia | Tiga Hafiz Indonesia Siap Tampil Spesial di Momen Lebaran Idul Fitri 1443H | Ramalan Zodiak Cinta Minggu, 9 Mei 2021: Taurus Emosional, Libra Buat Keputusan Jangka Panjang | Pemkab Karanganyar Bantu Warga Isi Ulang Oksigen, GRATIS | Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 Halaman 123 126 127 128 131 Pembelajaran 1 Gerabah dari Pulau Madura | POPULER Techno: Snack Video Kini Sudah Legal? | Amerika akan Tarik Pajak YouTuber Seluruh Dunia | Perjuangan Ketua DPRD Kudus Melawan Covid-19, Dari Tak Sadarkan Diri Hingga Pulih | Tantangan Hafiz/Gloria Jumpa Penakluk Praveen/Melati demi Tiket Semifinal Indonesia Open 2021 | Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 7 Kelas 6 SD Soal Halaman 38 39 41 43 | Ini Alasan Mashuri, Perangkat Desa di Kudus yang Viral karena Meronta Saat Divaksin | Not Angka Pianika Ost Doraemon Yume Wo Kanaete Nani Mo Osorenai | Kronologi Kecelakaan Beruntun di Flyover Kretek Bumiayu Sebabkan 3 Meninggal | KODE Redeem FF Selasa, 10 Mei 2022, Perhatikan Cara Klaim Kodenya Melalui reward.ff.garena.com | Dua Desa Binaan CSR Pertamina Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan dari Kemenparekraf | Mengulik Brutalnya Piala Dunia 2006, Turnamen 64 Laga dengan 28 Kartu Merah | Alasan Jose Mourinho Tak Hadiri Konferensi Pers Seusai AS Roma Kalah dari Lazio | Hukumannya Bakal Dicabut, Shi Yuqi Segera Beraksi Lagi setelah Absen Setahun | Kisah Fotografer Asal Semarang Hasil Karyanya Foto Pedagang Kerupuk Rambak Diunggah Instagram Apple | Berkebalikan dengan Kesan Pertama Nassar Melihatnya, Desy Ratnasari Puji Kepribadian Duda Muzdalifah | Kejagung Lakukan Pelimpahan 3 Oknum Jaksa Kejati Jateng ke Kejari Semarang | Khutbah Jumat Singkat Tahun Baru Hijriyah dan Hari Asyura | Fabel Semut dan Belalang yang Malas | Chord Kunci Gitar We Don't Still Water Maudy Ayunda Teddy Adhitya | Banyak Jalan Kabupaten Bodol, Bupati Wonosobo Janji Fokus Perbaikan Dalam 3 Tahun Ke Depan | Kemenkes Minta Pemda Segera Perbaharui Data Kematian Akibat Covid-19 untuk Tentukan Level PPKM | Lirik Lagu dan Chord Kunci Gitar Cara Bahagia Yotari | 16 Wisatawan Tenggelam di Waduk Kedung Ombo Boyolali, 5 Orang Masih Hilang, Ini Kronologinya | Kecelakaan Mobil Dinas Triton Terbalik Hindari Emak-Emak Motor Matik Nyelonong | Bolu Ketan Mendut Binaan BSN, Sukses Tembus Pasar Ekspor | Digelar Minggu Depan, Sidang Banding Kode Etik Ferdy Sambo Dipimpin Jenderal Bintang 3 | Nasib Istri Ferdy Sambo, Permohonan Ditolak LPSK Hingga Terancam Dilaporkan Pihak Brigadir J |

Anda sedang membaca Pensiunan Dnas Pariwisata DKI Jakarta Tersangka Mafia Karantina, Dapat Jatah Uang Paling Besar - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Pensiunan Dnas Pariwisata DKI Jakarta Tersangka Mafia Karantina, Dapat Jatah Uang Paling Besar


Oleh : JATENGKOTA | on Kamis, 29 April 2021 07:58 WIB
Pensiunan Dnas Pariwisata DKI Jakarta Tersangka Mafia Karantina, Dapat Jatah Uang Paling Besar

JATENGKOTA, JAKARTA - Polda Metro Jaya sudah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus mafia karantina kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Satu di antara tersangka yang berinisial S ternyata pensiunan di Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Empat tersangka tersebut adalah S dan W, yang semula mengaku sebagai petugas bandara; JD adalah WNI yang baru pulang dari India; serta GC yang  menjadi tersangka baru kemarin.

"Memang Saudara S yang mengatur,  mulai dari menjemput, ini memiliki kartu pas. Dia dulu mantan pegawai, pensiunan dari Pariwisata DKI, sudah pensiun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/4).

Menurut Yusri, polisi memang menemukan kartu pas Dinas Pariwisata DKI Jakarta pada S dan RW.

"Tahu seluk-beluk bandara bahkan bisa keluar. Kami masih dalami kartu pass-nya termasuk anaknya sendiri, si RW, sama bisa ada kartu pas keluar masuk bandara kita dalami," ujar Yusri.

Sebelumnya Yusri mengatakan pihaknya telah menetapkan JD, S, dan RW sebagai tersangka kasus tersebut.

"Sekarang bertambah, inisial GC," kata Yusri..

Menurut Yusri, GC merupakan satu komplotan dengan tersangka S dan RW. GAC berperan meloloskan JD masuk ke Indonesia tanpa melewati karantina.

"Dia ini yang punya peran dan dapat bagian yang cukup besar dari pengiriman yang didapat tersangka yang mengurus ini. Dari Rp6,5 juta dari JD, Saudara GC dapat Rp4 juta bagian," sebut Yusri.

Yusri menjelaskan tahapan proses karantina bagi warga negara yang masuk ke Indonesia dari luar negeri.

"Jadi di tahapan pertama pengecekan soal administrasi kesehatan, imigrasi. Kemudian ditentukan karantina kalau dia negatif atau nonreaktif, kemudian menuju hotel yang telah ditentukan sesuai aturan Kemenkes," katanya.

Tahap kedua adalah mengantar ke hotel rujukan. Pada tahapan inilah GC mulai berperan, kata Yusri. “GC berperan memasukkan data diri tersangka JD ke hotel rujukan,” katanya.

Seperti diberitakan, JD merupakan WNI yang baru pulang dari India. Sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah, warga Indonesia yang baru datang dari India wajib karantina selama 14 hari.

Namun tersangka GC hanya memasukkan data diri JD ke hotel tersebut,  seolah-olah JD melakukan karantina. 

"Setelah dia (GC, red) dapat Rp 4juta dari orangnya, JD ini bisa langsung pulang," ujar Yusri.

"Kita tidak lakukan penahanan karena dipersangkakan di UU Karantina (Kesehatan dan Wabah Penyakit) yang ancaman satu tahun penjara sehingga tidak ditahan," ujarnya.

Sebelumnya Yusri menyebutkan adanya mafia karantina WNI yang baru pulang dari luar negeri. 

"Soalnya udah ramai orang-orang nakal ini, orang-orang dari luar negeri tanpa karantina bisa bayar terus masuk. Makanya saya bilang ini mafia. Ini lagi kita dalami," kata Yusri, Senin lalu.

Yusri menegaskan, memang ada pengetatan (orang) yang datang dari India. Pertama harus melalui karantina selama 14 hari.

“Tapi yang bersangkutan tanpa melewati karantina kemudian diurus oleh S dan RW,  bisa berhasil keluar tanpa karantina dan kembali ke rumahnya,” katanya.

Disebutkan, JD datang masuk ke Indonesia dari India Minggu (25/4). Ia tiba sekitar pukul 18.45 WIB lewat Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

"Dia (JD) dikenakan tarif Rp6,5 juta untuk bisa masuk tanpa dikarantina," katanya.

Yusri menjelaskan cara kerja pelaku, yang mengaku sebagai petugas bandara dan meminta sejumlah uang.

Pada bagian lain, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkapkan keprihatinannya atas praktik meloloskan penumpang luar negeri dari kewajiban karantina Covid-19 di bandara.

Ia menilai hal ini  harus segera dihentikan dan ditindak. Sebab hal tersebut melanggar kebijakan pengendalian penyebaran virus korona di tanah air.

Menurut Rerie, hal ini merupakan aksi menjegal kebijakan pemerintah dengan membiarkan orang dari luar negeri masuk tanpa karantina. Dia pun berharap polisi segera mengusut tuntas, menangkap dan memproses secara hukum orang-orang seperti itu dengan sanksi maksimal.

Meloloskan orang dari luar negeri tanpa memasukkan ke karantina, menurut Rerie, sangat berbahaya dan berisiko menularkan virus korona varian baru yang saat ini muncul di sejumlah negara. "Upaya pengawasan harus terus dilakukan di bandara dan sejumlah pintu masuk lainnya,” katanya.  (Tribun Network/Reza Deni/Vincentius Jyestha/sam)

Berita Polisi Selidiki Rekening Perantara AKP Stepanus

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

    COMMENTS