Herry Wirawan Dituntut Kebiri Kimia, Bagaimana Mekanisme Hukumnya? Ini Kata Pakar | Kesaksian Pengasuh Gala Sky, Suami Vanessa Angel Sebut Cara Mengemudi Joddy Telalu Lambat | Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Sambut Pimpinan Tribunjateng.com | Bupati Karanganyar Lepas 11 Atlet NPC yang Bakal Berlaga Dalam Event Peparnas XVI | BPS Jateng Gelar Sosialisasi Standar Pelayanan Statistik Terpadu | Bom Buatan Teroris JAD Diledakan di Gunung Ciremai, Suara Seperti Petir, Efeknya Bikin Longsor | Bupati Sragen Pastikan Pasien Covid-19 Isoman Terdata Dapat Obat dan Bantuan Jatah Hidup | Warga Tangerang yang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan Akan Didenda | Bocil Ini Sebut Pemerintah Sebagai Berhala Setelah Bertemu Kelompok Radikal | Berhasil Kalahkan PSS Sleman, Skuad Persiraja Banda Aceh Mendapat Bonus Tambahan | Tim Dranix Esports Wakili Indonesia di Free Fire World Series 2019 | Dampak Virus Corona, Permintaan Jamoe Simbok Buatan Rizky Warga Batang Meningkat Drastis | Anggota DPR Papua Diciduk Polisi Terkait Kasus Narkoba, Barang Bukti Berupa Ekstasi | AHHA PS Pati Diusir Suporter saat Latihan di Lapangan Desa di Karanganyar | Tolak Pembayaran Pakai Rubel, Perusahaan Energi Rusia Gazprom Putus Pasokan Gas ke Belanda | Agung BM Minta Pemprov Jateng Maksimalkan Pengelolaan BUMD | Ada Ular Weling di Tumpukan Minuman Sachet Rak Toko Modern Klaten, Damkar Turun Tangan | Hotline Semarang: Truk Galian C Tidak Tutup Muatannya | 7 Manfaat Jahe Jeruk Nipis Serai, Minuman Hangat Cocok Dinikmati Kapanpun | Admin Instagram Pablo Benua Unggah Ayat Perceraian, Kode Cerai dengan Rey Utami? Ini Jawaban Pablo | Kondisi Masih Pandemi, SMAN 3 Semarang Kurangi Porsi Waktu Pembelajaran | 7 Kali Bertanding dalam 20 Hari, Inter Milan Mulai Kehabisan Bensin, Correa Cedera Hingga Fisik Drop | 5 Zodiak Paling Serakah, Ingin Sesuatu yang Bukan Miliknya | Kisah Mengharukan di Balik Lukisan Cimon dan Pero yang Viral di TikTok | 40 Tahun Terpisah, Ibu Wutuh Akhirnya Bertemu Buchori Anaknya: Puluhan Tahun Saya Menangisi Dia | 4 Hari Hidup Bersama Jasad Neneknya, Balita J Polos Berceloteh ke Petugas: Nenek Ada, Sedang Batuk | 2 Nelayan Hilang Terseret Ombak Saat Pasang Jaring di Pantai Sumberjati Kebumen | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, Rabu 14 April 2021 dan Doa Niat Puasa Ramadhan | 2 Narapidana Dipindah ke Nusakambangan karena Kabur dari Lapas Pontianak | PPKM Jateng Tahap 2, Ganjar: PKL Boleh Jualan Sampai Jam 8 Malam, Selanjutnya Take Away | 12 Aplikasi Penghasil Uang Isi Survei, Dapat Cuan dan Hadiah Menarik | Di Webinar AMSI, Menteri Desa Targetkan 2022 Tak Ada Desa yang Belum Bisa Nikmati Internet | Ini Susunan Pemain AS Roma VS Lazio, Derbi Ibukota Jilid Pertama | Petugas Lapas Kelas I Semarang Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas | Peruntungan Shio Besok Minggu 26 September 2021 | Puncak Peringatan International Day Of The Seaferar 2022 | Viral Pernikahan Ibu Kandung dengan Ayah Mertua: Suamiku Jadi Kakak Tiriku | 20 Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia Bagi Pemula | Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU | Pengikut Angling Dharma Anggap Jamaludin Firdaus Raja dan Satria Piningit karena Kedermawanannya | Peringatan Dini BMKG Minggu, 28 November 2021: DKI Jakarta Berpotensi Alami Hujan dan Angin Kencang | Pastikan Vaksin Aman, Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Perhatian dalam Program Penanggulangan Covid-19 | Lionel Messi Ngambek saat Ditarik Keluar dari Laga PSG Vs Lyon | Sinopsis Drakor Extraordinary You Episode 8, Akhirnya Haru Ingat Semua Tentang Dan Oh | Daftar Harta Kekayaan 5 Penjabat Gubernur yang Akan Dilantik, Siapa Paling Kaya? | Kasus Siswi Hina Palestina di TikTok, Kepala SMAN 1 Bengkulu Tengah: Saya Tak Pernah Keluarkan MS | Potensi Hujan Malam Hari, Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini dari BMKG Minggu 1 Agustus 2021 | Leicester City Vs Tottenham Hotspur, Mulai Pukul 02.30 WIB | Peruntungan Shio Hari Ini Minggu 1 Agustus 2021 | Chord Kunci Gitar Tak Searah Aaliyah Massaid: Sudah Sekuat Tenaga Kita Berusaha Masih Saja Sama | Permudah Pendaftaran Vaksinasi, Bupati Tatto Luncurkan Aplikasi Viva Cilacap | BREAKING NEWS : Pemuda di Tambak Aji Ngaliyan Ditemukan Gantung Diri, Diduga Masalah Asmara | Harga Buah Ciplukan Melambung Hingga Rp 500 Ribu per Kg, Kaya Manfaat Bagi Penderita Diabetes | Video Pemkab Sragen Perolehan Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tingkat Nindya | Suami Zaskia Gotik Dikabarkan Diminta Tes DNA untuk Pengakuan Anak, Digugat Ganti Rugi Rp 17 M | Toko & Swalayan di Karanganyar Nekat Buka Saat PPKM Darurat Akan Disegel | FAKTA Viral Kasus Kawin Tangkap di Sumba Barat, Kronologi Kejadian hingga 5 Orang Diperiksa Polisi | Video Tradisi Unik, di Desa Ini Bayi Dilempar dari Ketinggian 25 Meter | Video Tiga Pelaku Perampokan BRI Ditangkap Polres Brebes | TMII Resmi Diambil Alih Negara dari Keluarga Cendana, Kini Dikelola BUMN  | Tina Sipir Wanita Sengaja Lubangi Celananya Agar Bisa Curi-curi Hubungan Intim Bareng Napi | Temui Demonstran, Ketua DPRD Salatiga Janji Teruskan Tuntutan ke Senayan | Wapres Kalla Ungkap Pertanyaan Pertamanya saat Bertemu Prabowo | Tak Ada Warga Berani Urus Jenazah Covid 19, Aiptu Andi Turun Tangan Memulasarakan Tetangganya | Bantah Spekulasi Keluarga Jokowi Kelola TMII, Moeldoko: Itu Pemikiran Primitif | Jonatan Christie Lolos ke Final New Zealand Open 2019 | Jadwal Semifinal Piala FA, Chelsea Hadapi Monster Terkuat di Inggris, Leicester Lawan Kuda Hitam | Diguyur Hujan Ringan dari Siang hingga Malam, Berikut Prakiraan Cuaca Pekalongan Raya | Deretan HP dengan Kapasitas RAM 2 GB Bulan Maret 2021, Harga Rp 1 Jutaan | Prakiraan Cuaca BMKG Kabupaten Batang Selasa 22 September 2020, Berawan Sepanjang Hari | Cuplikan Gol Patrich Wanggai Saat PSM Makassar Unggul 1-0 Atas Persija Jakarta | Kecewa Adanya Diskusi Omnibus Law Undip dengan Pengusaha, BEM FH Buat Diskusi Tandingan | Sosok Ardina Safitri, Istri Firli Bahuri yang Buat Mars dan Hymne KPK, Punya Usaha Pijat Refleksi | BKSDA Jateng Temukan Jenis Mangrove Langka di Segara Anakan | Bertengkar dengan Raffi Ahmad, Nagita Slavina Pilih Ngadu ke Mertua Ketimbang Ibu Sendiri | Chord Kunci Gitar Satu Sisi Dewa 19 | Bebas Tahun 2020, Eks Bendahara Umum Partai Demokrat Nazarudin Disebut Bagi-bagi Uang di KLB | Bertemu Mantan Wali Kota Solo, Sikap Gibran Jadi Sorotan Saat Rudy Pamit Pulang | Berikut Prakiraan Cuaca Demak 24 Februari 2021 | Identitas Penusuk Anggota TNI AD Serda Saputra Diungkap Puspomad, Ternyata Ada Oknum Aparat | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Senin 25 Mei 2020, Libra Harus Mengerti Batas Privasi | Babak Pertama Atletico vs Chelsea di Liga Champions, Siarez dan Giroud Masih Sama-Sama Buntu | Detik-detik Oknum Brimob Berondong Warga Pakai Senjata Laras Panjang di Maluku, Ini Kata Saksi Mata | Siap Tampung 65 Ribu Server, Biznet Data Center Gandeng Hewlett Packard dan Berca Hardayaperkasa | Arti Mimpi Kejatuhan Cicak, Ada Lima Tafsir Berbeda, Mari Disimak | Kapten Parman Terus Motivasi Satgas TMMD Pekalongan Selesaikan Pekerjaan | Pengadilan PBB : Suu Kyi Bantah Genosida terhadap Suku Muslim Rohingya | Angin Puting Beliung di Karangsono Mranggen Terjang 170 Rumah, 7 KK Mengungsi di Balaidesa | Kronologi Kebakaran RSJD dr Arif Zainudin Surakarta, Tewaskan Dua Pasien, Lima Saksi Diperiksa | Wanita Bunuh Jerapah Untuk Kado Valentine Dihujat Netizen | Komentator Rama Sugianto Akan Dapat Sanksi Tegas Seusai Dianggap Melecehkan Suporter Perempuan | Kiai Maman: Gus Yahya Punya Tiga Pekerjaan Rumah yang Harus Diselesaikan | Wakil Wali Kota Tegal Sudah Beberapa Hari Tidak Ngantor, Tak Akur dengan Wali Kota? Ini Saran Ganjar | WP Wajib Laporkan Kepemilikan Sepeda dalam SPT | Doa Ketika Turun Hujan Lengkap dengan Artinya | Amanah Terakhir Syekh Ali Jaber ke 'Kembaran' Syekh Muhammad Jaber | Wuling Interconnected Smart Ecosystem Diperkenalkan di Indonesia | Video Ibadah Natal di GKMI Demak Hanya Diikuti Jemaat yang Sudah Mendaftar | Vaksinasi Covid-19 Termin Pertama di Temanggung Capai 84 Persen, Urutan 5 Nasional | Puting Beliung Ngamuk di Kendal, 25 Unit Rumah Warga Desa Margosari Porak Poranda, Butuh Material |

Anda sedang membaca Herry Wirawan Dituntut Kebiri Kimia, Bagaimana Mekanisme Hukumnya? Ini Kata Pakar - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Herry Wirawan Dituntut Kebiri Kimia, Bagaimana Mekanisme Hukumnya? Ini Kata Pakar


Oleh : JATENGKOTA | on Rabu, 12 Januari 2022 10:42 WIB
Herry Wirawan Dituntut Kebiri Kimia, Bagaimana Mekanisme Hukumnya? Ini Kata Pakar

JATENGKOTA - Herry Wirawan, guru pesantren yang merudapaksa 13 santriwati dituntut sejumlah hukuman, satu di antaranya, kebiri kimia.

Tunturan kebiri kimia pada Herry Wirawan ini juga dibarengi dengan identitas terdakwa disebarkan dan membayar denda Rp 500 juta.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana, di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE. Martadinata, Selasa (11/1/2022).

"Kedua, kami juga menjatuhkan dan meminta hakim untuk menyebarkan identitas dan hukuman tambahan kebiri kimia."

"Kami juga meminta denda 500 juta rupiah subsider satu tahun kurungan dan mewajibkan terdakwa membayar restitusi," ucap Asep, dikutip dari Tribun Jabar.

Bahkan Herry Wirawan juga dituntut hukuman mati.

Lantas, seperti apa mekanisme hukuman kebiri kimia di Indonesia? 

Pemberian hukuman kebiri diatur dalam PP Nomor 70 Tahun 2020.

Advokat Taufiq Nugroho menjelaskan, hukuman kebiri bisa dijatuhkan pada pelaku kekerasan seksual apabila memenuhi kriteria.

Pertama, pelaku terbukti melakukan tindakan kekerasan seksual pada anak di bawah umur 18 tahun.

Kemudian, pelaku ternyata sebelumnya pernah menjalani hukuman atas perkara kekerasan seksual anak juga.

Kebiri juga bisa dijerat pada pelaku yang melakukan kekerasan seksual lebih dari 1 anak.

"Korbannya anak dan syarat juga pernah dihukum dalam perkara yang sama, pernah melakukan kekerasan seksual atau korbannya melebih dari satu, " jelas Taufiq dalam program Kacamata Hukum JATENGKOTA yang tayang pada Senin (15/12/2021).

"Meskipun dia baru pertama kali melakukan ini (kejahatan seksual), tapi korbannya lebih dari satu. Bisa dikenakan dengan hukuman kebiri ini," tambah dia.

Taufiq menjelaskan hukuman kebiri di Indonesia bukan lah seperti memotong alat vital pelaku.

Namun, kebiri dilakukan dengan cara menyuntikkan zat kimia yang membuat pelaku kehilangan rasa nafsu dan hasrat seksualnya.

"Kebiri di Indonesia itu memberikan zat kimia ke dalam tubuh seseorang yang terbukti tindak pidana kekerasan seksual pada anak."

"Diberi zat kimia, hasratnya nafsunya seakan-akan sudah tidak ada," kata Managing Partner Taufiq Nugroho and Partners itu.

Selain itu, kebiri kimia ini dilakukan dalam jangka waktu maksimal 2 tahun saja sejak putusan ditetapkan.

Sehingga, menurut dia, jika dalam 2 tahun setelah itu tidak dilakukan kembali kebiri kimia, hasrat seksual pelaku bisa saja kembali.

"Tetap dimungkinkan untuk reproduksi lagi, dalam PP Nomor 70 tahun 2020, aturan pelaksanaan kebiri hanya diberikan maksimal 2 tahun."

"Sangat mungkin saat obat enggak disuntikkan lagi, itu kembali normal," tutur dia.

Namun, kata Taufiq, kebiri kimia tetap memberikan efek negatif pada pelaku.

"Bisa jadi disfungsi ereksi, kemudian impoten. Tapi kondisi setiap orang itu berbeda."

"Menurut saya sangat mungkin ketika sudah tidak disuntikkan lagi, orang itu akan kembali lagi hasratnya," ucap dia.

Untuk itu, selain hukuman kebiri, Taufiq menilai pelaku kekerasan seksual anak perlu juga ditindak secara pidana.

Dikatakannya, dalam UU Perlindungan Anak, pelaku kekerasan seksual terhadap anak bisa dijerat hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Hukuman kebiri dan pidana penjara secara bersamaan bisa dijatuhkan pada pelaku.

Tata Pelaksanaan Hukuman Kebiri Kimia

Berdasarkan PP Nomor 70 Tahun 2020, sebelum kebiri kimia dilakukan, ada tiga tahapan yang harus dilakukan pada pelaku.

Diantaranya, penilaian klinis, kesimpulan, dan pelaksanaan.

Dalam tahapan penilaian klinis, pelaku akan melakukan wawancara klinis dan psikiatri, pemeriksaan disik dan pemeriksaan penunjang.

Tahapan itu akan dilakukan oleh tim yang terdiri dari petugas yang berkompetensi di bidang medis dan psikiatri.

Setelah itu, dilakukan proses kesimpulan, dimana tahapan ini memuat hasil penilaian klinis untuk memastikan pelaku apakah layak dilakukan kebiri kimi atau tidak.

Ketika pelaku dinyatakan layak, maka pelaksanaan kebiri kimia dapat dilakukan.

Kebiri kimia dapat segera dilakukan setelah pelaku selesai menjalani pidana pokok.

Dilakukan Rehabilitasi

Usai kebiri kimia dilaksanakan, pelaku juga akan menjalani rehabilitasi.

Ada tiga jenis rehabilitasi yang diberikan, antara lain rehabilitasi psikiatrik, rehabilitasi sosial, dan rehabilitasi medis.

Pelaksanaan rehabilitasi dapat mulai dilakukan paling lambat 3 bulan usai kebiri kimia diberikan.

Pelaksanaan hukuman kebiri kimia dilakukan di rumah sakit milik pemerintah atau rumah sakit daerah yang ditunjuk

Jangka waktu pelaksanaan rehabilitasi sesuai dengan jangka waktu pelaksanaan kebiri kimia.

Selain itu, jangka waktu rehabilitasi itu dapat diperpanjang maksimal 3 bulan setelah kebiri kimia.

(JATENGKOTA/Shella Latifa)

Baca berita lainnya seputar Guru Rudapaksa Santri

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS