Terbuka Berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024, Sekjen PKS: Kami Siap Berkolaborasi | KRONOLOGI Mertua Dipolisikan Menantu di Bandung, Dituding Lakukan Pengeroyokan, Pelapor Tolak Damai | Prediksi RANS Cilegon vs Persis Solo, Final Liga 2, Coach Eko Pastikan Skuat Sambernyawa Siap Tempur | Doa Agar Terhindar dari Gangguan Jin | PM Selandia Baru Batal Gelar Pernikahan gara-gara Omicron | Chord Di Antara Kalian DMasiv | Menpora Sebut Realistis Bicara Peluang Juara AFF 2020 | Warga Lemah Gempal Semarang Tunjukkan Sikap Toleransi Antarumat Beragama | Live Streaming TV Online Indosiar PSIM Yogyakarta vs Dewa United di Liga 2 2021, Sore Ini | Daftar Skuat Bulutangkis Indonesia di German Open 2022, Tak Ada Nama Kevin/Marcus & Greysia Polii | Survei Membuktikan, Shopee Sumbang Omzet Terbesar bagi UMKM Selama Pandemi | Hasil Klasemen Liga Inggris Tadi Malam: Chelsea Salip Liverpool, Manchester City Makin Kokoh | Terlanjur Ngamar Bareng, Ternyata Pasangan Muda Mudi Pati Positif Corona | Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW Provinsi dan Kabupaten/Kota Paling Lama 18 Bulan | MotoGP Jerman 2022: Quartararo Ogah Cari Kambing Hitam soal Insiden Visor Helmnya Copot | Peringatan Hari Bhayangkara, Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Polresta Solo  | Tekad Riyan Ardiansyah di Musim Keempat Bersama PSIS Semarang | Final Piala AFF 2021, Api Semangat Egy Maulana Belum Padam, Timnas Indonesia Pantang Menyerah | 2 Karyawan Vihara Curi Kotak Amal, Putus Kabel CCTV, Beraksi Pakai Ikat Pinggang dan Double Tape | Awas, Kejutan Tim-tim Ini di Euro 2020. Polandia Paling Diperhitungkan Sebagai Kuda Hitam Terkuat | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Palembang, Ramadhan Hari ke-8, Minggu 10 April 2022 | Update Hasil Final Piala AFF 2020: Thailand Tak Terbendung, Impian Timnas Indonesia Terancam Ambyar | Begini Teknis Jemput Bola Layanan Pembuatan KIA di Batang, Syarat Simpel dan Gratis | Sorotan Babak Pertama Timnas Indonesia vs Thailand, Chanatip On Fire, Dewangga Buang Peluang | Video Pemuda Berparang di Medan Mengamuk, Kejar Pengurus Masjid Gegara WiFi, Kini Jadi Tersangka | Versi Anggota DPRD Amiruddin yang Menembok Jalan Rumah Tahfiz di Makassar hingga Diprotes Warga | Jual Mobil Motor Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas Rabu 13 Januari 2021 | Final Indonesia Vs Thailand, Sebaran Distribusi Gol Garuda, 10 Pemain Bisa Bobol Gawang Gajah Perang | Hukum Berjualan dan Buka Warung Makanan di Siang Hari pada Bulan Puasa Ramadhan | Seminggu Tak Ada Kabar, Ninik Histeris Temukan Suami Sudah Meninggal, Jasad Busuk dan Penuh Belatung | Fakta Kekalahan Timnas Indonesia atas Thailand di Final Piala AFF 2021: Witan Ngamuk, Irja Egois | Panduan Khutbah dan Ketentuan Pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun 2021 Berdasarkan Fatwa MUI | Kelompok Senam di Tegal Jadi Klaster Baru, 46 Orang Tertular Corona | VIDEO : DKP Kabupaten Pekalongan Targetkan Mampu Produksi 1,4 Juta Bibit Ikan Air Tawar di 2019 | Waktunya Mohamed Salah Bergelar Pemain Terbaik Liga Inggris, Ini Pertimbangannya | Ria Ricis Buat 5 Vlog Tentang Wafatnya Sang Ayah, Tak Matikan Iklan Seperti Oki Setiana Dewi | Harga Berpeluang Naik Tinggi, Emas Jadi Pilihan Investasi Menarik di Tengah Ancaman Resesi | Chord Kunci Gitar Lagu Always Remember Us This Way Lady Gaga | Apakah Anies Baswedan Bisa Dicopot dari Gubernur DKI oleh Mendagri? Ini Penjelasan Refly Harun | Vonis Rizieq Shihab Denda Rp20 Juta, Ahmad Sahroni Apresiasi, Minta Tegas ke Pelanggar Prokes Lain | Dewa United Siap Tampil Dengan Semangat Juang Tinggi Saat Ladeni PSIM Yogyakarta | Anak Tsania Marwa Terkunci di Kamar saat Pihak Pengadilan Lakukan Eksekusi Hak Asuh Anak | 4 Modal Timnas Indonesia Jadi Juara Piala AFF 2020, Pelatih Thailand Benci 2 Hal dari Skuad Garuda | Dakwaan Nurdin Abdullah: Terima Gratifikasi Rp 300 Juta Dari Rekening Sulsel Peduli Bencana | 3 Kata Pelatih Thailand untuk Timnas Indonesia Jelang Final Piala AFF 2021: Muda, Ngotot & Agresif | Daftar Pemain Timnas Vietnam yang Dibawa ke UEA, Ada Si Penginjak Evan Dimas | Malam Ini, Timnas U19 Indonesia Vs Kroasia Laga Kedua Shin Tae-yong | Prediksi Newcastle vs Manchester United di Liga inggris: Panggung Ronaldo Bawa Setan Merah Pesta Gol | Film 'Ron's Gone Wrong' Bakal Tayang di Indonesia, Raline Shah: Unik dan Menarik | Orpega, Relawan Kemanusiaan Kalisapu Tegal Aktif Bantu Masyarakat saat Pandemi Covid-19.  | Video Viral Ojol Ditipu Penumpang Antarkan Dari Purwokerto-Solo | Hasil Lengkap Laga Perdana Sepak Bola Putra Olimpiade Tokyo 2020: Prancis, Jerman, & Argentina Remuk | Seorang WNA Asal Prancis Ditemukan Tewas di Kamar Mandir Bandara Soekarno-Hatta | Profil Faris Ramli, Pemain Singapura yang 'Disindir' Asnawi setelah Gagal Penalti di Semi Final AFF | 5 Drakor Paling Banyak Dicari Februari 2021 Vincenco, Phoenix 2020 hingga Penthouse 2 | Perampok Ini Berubah Pikiran Setelah Lihat Korbannya Keluar dari Kamar Mandi | Syarat Calon Perseorangan di Pilkada Solo 2020 Minimal Harus Kumpulkan 35.870 KTP | Jenazah Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan, Warga Jateng Meninggal Seusai Pulang dari Spanyol | Piala AFF 2020: Drama Hasil Timnas Indonesia vs Singapura Diluar Imajinasi Siapapun | Jatah Pupuk Bersubsidi Berkurang Tahun Ini, Pemkab Karanganyar Sarankan Petani Bikin Sendiri | DITANGGUNG NGAKAK: Pria Ini Laporkan Kerbaunya karena Menolak Diperah Susunya, Ini Kronologinya | Bripda Randy Ditahan di Polres Mojokerto, Ini Perjalanan Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah | Live Streaming RCTI, Timnas Indonesia vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2020, Tonton HP, Gratis! | Pesan Bupati Abdul Hafidz di Hari Jadi Ke-280 Kabupaten Rembang | VIDEO : Detik-detik Seorang Politisi Kupingnya Putus Digigit di Pusat Perbelanjaan | Tafsir Surah Al Qodar | Pertandingan Terhenti karena Muncul Ular di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik | Live Score Indonesia Vs Singapura, Irfan Jaya Dijegal, Tim Singa Dapat Kartu Merah kedua | Skenario Kelolosan Timnas U23 Indonesia vs Australia Piala Asia Malam Ini, Margin 2 Gol Lebih Pasti | UNICEF: Dampak Pandemi, 1 dari 7 Remaja Alami Gangguan Mental | Risma Dikritik karena Minta Tunarungu Bicara, Sekjen PDIP Ungkap Jejak Risma Perjuangkan Disabilitas | Evaluasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Tegal, dr Prima: Lancar dan Belum Ada Laporan KIPI | Kontroversi Laga Indonesia vs Singapura: Gol Pratama Arhan Berbau Offside & 3 Kartu Merah | Jadwal Siaran Langsung Semifinal Liga 2 2021, Mencari Sultan Sesungguhnya, Saksikan di Indosiar | Humas Setda Kabupaten Tegal Adakan Pelatihan Jurnalistik, Yuni: Optimalkan OPD Mengelola Medsos | Video Harga Cabai Stabil di Semarang, Lebaran Tidak Berpengaruh | Berita Chelsea, Penyerang Dipaksa Jadi Bek Lawan Villa, Pulisic Dijual, Tuchel Incar Mohamed-Ali Cho | Alasan Camat Majenang Hidupkan Kembali Acara CFD di Cilacap | Kebakaran Kios di Gisikdrono Semarang, Api Mulai Padam, Lokasi Dipasang Garis Polisi | Vaksinasi Massal Digelar di GBK Senayan, Begini Antusiasme Warga DKI | PSSI Apresiasi Perjanjian Damai antara Persikabo 1973 dan Alex Dos Santos | AY Nasution Tegaskan Tak Ada Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI: Prajurit Masih Kompak Semua | Sirosis Hati: Pengertian, Penyebab, Gejala dan Pengobatan | Fakta-Fakta Menarik Kekalahan Vietnam, Park Hang-seo Ambruk, Suporter Pecahkan TV, Kebobolan Pertama | Messi Dicoret dari Timnas Argentina untuk Laga Kualifikasi Piala Dunia Lawan Cile dan Kolombia | WHO Sebut Banyak Negara Salah Arah dalam Tangani Pandemi Covid-19 | Berita Chelsea, Bintang Top Merapat pada 2022, Kimpembe Pengganti Kounde, Tuchel Cueki Lukaku | 3 Jadwal Pertandingan Manchester City yang Harus Bisa Dimanfaaatkan Liverpool Pada Januari 2022 | Saddil Ramdani Prediksi Pemain Timnas Indonesia Tampil Habis-habisan di Leg Kedua Lawan Singapura | Ramalan Zodiak Kamis 17 Juni 2021: Sagitarius Berdedikasi Tinggi, Capricorn Manfaatkan Kesempatan | Penemuan Bom di Blora, Lokasi Area Persawahan Dekat Makam, Berawal dari Cerita Kakek | Video Keren, Foto dengan Dinosaurus, Latar Pemandangan Alam Khas Guci Tegal di Baron Hill | Skenario Persis Solo Tembus Semifinal Liga 2 2021, Hadangan Persiba & Mimpi Pasoepati | Gebrakan Persib Bandung Rekrut Pemain Pengganti Ezechiel? Teddy Pakai Nomor Punggung 4 | Jadwal Tayang Singapura vs Indonesia, Set Piece, Keunggulan Singa yang Jadi Kelemahan Garuda | 9 Drakor Terbaru Tayang Juni 2021, Ada Lee Sang Yeob, Han Seo Hee, Song Kang, Eugene, Jo Jung Suk | Apa Arti Lockdown? Setelah Kebijakan 7 Negara untuk Mencegah Sebaran Corona | Shin Tae-yong Sebut Singapura Punya Kelebihan dan Lebih Unggul dari Timnas Indonesia | Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh dengan 5 Vitamin dari Makanan Ini | Makam Ibu Muda di Kudus Dibongkar Polisi, Ditemukan Banyak Luka Lebam pada Tubuh Jenazah |

Anda sedang membaca Terbuka Berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024, Sekjen PKS: Kami Siap Berkolaborasi - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Terbuka Berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024, Sekjen PKS: Kami Siap Berkolaborasi


Oleh : JATENGKOTA | on Senin, 13 Juni 2022 12:24 WIB
Terbuka Berkoalisi dengan PDI Perjuangan pada Pilpres 2024, Sekjen PKS: Kami Siap Berkolaborasi

JATENGKOTA, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat terbuka terhadap semua partai politik, termasuk untuk berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) di Pilpres 2024 mendatang.

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Al Habsyi mengatakan bangsa Indonesia sangat besar jika hanya dikelola oleh kelompok tertentu.

Maka, Habib Aboe mengatakan pihaknya sangat terbuka dengan siapapun untuk bersama-sama membangun bangsa, termasuk membangun koalisi dengan PDI Perjuangan di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Habib Aboe saat sesi wawancara eksklusif dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Jakarta, Kamis (9/6/2022).

"Bangsa ini sangat besar dikelola kelompok tertentu. Kami PKS terbuka saja. PKS selalu siap berkolaborasi dengan segenap anak bangsa," kata Habib Aboe.

Habib Aboe juga menceritakan soal kedekatannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Ia mengatakan, rombongan PKS pernah bersilahturahmi dengan Megawati dan berdiskusi banyak hal. Termasuk soal-soal tentang Presiden pertama RI Ir. Soekarno atau Bung Karno.

Tak hanya itu, Habib Aboe juga mengatakan, pihaknya turut mengucapkan selamat kepada Hasto Kristiyanto soal gelar doktor yang diterimanya beberapa hari lalu.

"Bahkan PKS bercerita lebih dalam soal Bung Karno. kami juga ucapkan selamat untuk Hasto yang menerima gelar doktor di Universitas Pertahanan," jelasnya.

PKS harus Usung Capres Pemenang

PKS akan berupaya maksimal menjadi mitra koalisi untuk mengusung calon presiden pemenang pada Pemilu 2024.

"Buat kami, PKS tidak harus jadi Presiden dan Wapres, sadar diri kita cuma 50 kursi."

"Tapi PKS harus mengusung capres pemenang," ucapnya dalam wawancara eksklusif di Jakarta, Kamis (9/6/2022).

PKS bertekad untuk masuk ke dalam pemerintahan bersama-sama membangun bangsa.

Berikut lanjutan wawancara Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsyi dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra:

Apa mekanisme untuk menjaring calon presiden apakah konvensional atau musyawarah dari bawah?

PKS seperti yang Pak Febby sampaikan tadi dari bawah. Kami ini ada majelis syuro yaitu berkumpul enam bulan sekali membicarakan masukan dari tim DPP. Mereka mengambil perbandingan dari survei yang ada.

Yang menariknya survei kita sama Kompas banyak kesamaan. Kami melihat ada kesamaan seperti nama Pak Prabowo paling tidak dari sisi PKS-nya.

Lima tahun lalu PKS juga mendukung Pak Prabowo, benang merah apa yang kira-kira diambil untuk Pilpres 2024?

Yang pertama popularitas cukup, kedua capres harus punya kapasitas sebagai pemimpin bangsa dan negara, ketiga capres harus punya kemampuan kolaborasi mendukung satu sama lain.

Bangsa Indonesia rusak untuk dikelola sendiri. Kita harus tolong menolong bahu membahu, yang paling penting kolaborasi melayani Indonesia.

Elektabilitas capres yang dimunculkan lembaga survei cenderung masih stagnan di bawah 40 persen, bagaimana pendapat Habib Aboe Bakar?

Mereka ini putra-putri terbaik bangsa. Prinsipnya nama mereka sudah dikenal publik. Saya kira masing-masing nama berikut dalam bahasa Arab punya Umaiza (kelebihan).

Ada yang disenangi oligarki karena penakut, ada yang tidak disenangi oligarki karena berani tegas. Sebagai sebuah partai tentu nama-nama tersebut harus beredar di kader PKS. Dari DPP sampai masyarakat kita akar rumput.

PKS sendiri gimana, dulu kita punya sembilan nama tetapi sudah dipakai lagi.

Sekarang kita presisinya ke Dr Salim Segaf Al-Jufri sebagai Ketua Majelis Syuro PKS kita lihat sampai Juli ini apakah nanjak penokohannya. Kalau tidak kita siap dengan siapa saja.

Buat kami PKS tidak harus jadi Presiden dan Wapres, sadar diri kita cuma 50 persen tapi PKS harus mengusung capres pemenang.

Kita harus ada di dalam, capek kita di luar lagi maksudnya supaya kita bisa membangun bangsa.

PKS punya pengalaman 10 tahun di dalam, 10 tahun di luar, bisa dijelaskan enak dan tidak enaknya?

Kami dua periode ada di dalam era SBY. Buat kami di dalam maupun diluar tetap perjuangan. Kita diluar bukan berarti hina justru lebih enjoy sebagai kontrol check and balance kepada negara dan pemerintah.

Saat di dalam kita juga termasuk paling keras kritis tetapi capek juga ditegor terus.

Masalahnya perlu ada kebersamaan ketika ada di dalam. Di luar kita juga kalau memang baik kebijakan Pak Jokowi kita atensi tapi kalau sebaliknya kita duduk mengkritisi.

Apa betul PKS pantas disebut sebagai partai oposisi?

Memang kalau dikatakan oposisi tidak itu kan sistem parlementer. Intinya kita memberikan semacam masukan atau kontrol check and balance.

Bayangkan kalau kemarin Pak Jokowi tidak ada orang di luar kaya apa negara ini. Layak tidak menjadi sebuah negara demokrasi.

Orang-orang negara lain akan kaget melihat kita. PKS ini yang mewarnai demokrasi kita. Kita pengin bikin demokrasi negara ini nyaman jangan tegang, menakutkan. Saya pikir harus jadi perhatian kita.

Bagaimana Habib Aboe Bakar melihat munculnya fenomena KIB?

Menurut saya mereka perlu ada yang memulai supaya ada starting. PKS bisa saja ikut pada saat itu, tapi buat kami sabar dulu. Begitu kita mulai akan banyak yang tertarik.

Sekarang baru kita melihat peluang munculnya poros ketiga, begitu kita mulai koalisi PKS-PKB percaya nggak akan banyak yang tertarik.

Misalnya AHY grupnya dan Pak Surya Paloh, why not. Inii dua grup ini termasuk barang yang menjadi perhatian banyak masyarakat.

PKS ulet dan militan, yang satu PKB punya market bagus pesantren dan nahdliyin. (*)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS