PROFIL Sumy Hastry, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik, Kini Tangani Kasus Pembunuhan Subang | Ivan Gunawan Curhat Dicegah Ibunda Ayu Ting Ting Berikan Kejutan Ultah: Katanya Gak Ada Perayaan | Semarang Jadi Tuan Rumah P2B2 ke XVII 2020, Peroleh Tiga Penghargaan Lepri | 8 Poin yang Wajib Tercantum Dalam Surat Lamaran Kerja Agar HR Tertarik | Target Pribadi Striker PSIS Hari Nur di Laga Perempat Final Piala Menpora 2021 Lawan PSM | Kebijakan Pemerintah dan Polri Dalam Tangani Arus Mudik dan Balik Lebaran 2022 Dinilai Berhasil | Polisi Jadikan Sepatu & Helm Klub Moge Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Padang, Ramadhan Hari ke-5, Sabtu 17 April 2021 | Sebaiknya Anda Tahu, Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Ditanggung BPJS Kesehatan | Ukraina Klaim 5 Ribu Lebih Tentara Rusia Tewas hingga 29 Helikopter Dihancurkan | Sebaran 9.905 Corona 28 Januari 2022, Tertinggi DKI Jakarta Sumbang 4.558 Kasus, Jabar 2.313 Kasus | Rezeki Biasa Saja di Usia Muda, 8 Weton Ini Ternyata Akan Kaya Raya di Usia Tua | Mengenal Adenovirus yang Diduga Sebagai Penyebab Hepatitis Misterius | SOSOK Henny Manopo, Ibunda Amanda Manopo yang Baru Saja Meninggal setelah Berjuang Lawan Covid-19 | Pegawai Kena Covid-19, Pabrik Khong Guan Tutup Sementara Gedung Pengemasan  | Panwascam dan PPDK Jalani Rapid Test di Bawaslu Dema, Khoirul: Jaminan Keselamatan | Sinopsis Drakor My Dangerous Wife Tayang Mulai 5 Oktober, Kim Jung Eun Terlibat Penculikan Misterius | Pabrik Gula Pakis Baru Pati Terbakar Hebat Jumat Pagi | Pengamat: Selalu Dicueki Puan Maharani, Ganjar Bisa Pindah Partai Bawa Gerbong PDIP | 10 Aplikasi Penghasil Uang Langsung Masuk Saldo Dana | Agar JKT48 Tak Bubar, Manajemen Terpaksa Kurangi Jumlah Member dan Staf | Tengah Pandemi Covid-19, Disdukcapil Kab Tegal Permudah Layanan Administrasi Pakai Sistem Online | Jokowi Direncanakan Buka Formula E di Ancol, Harga Tiket Termurah Rp 250 Ribu, Termahal Rp 10 Juta | 4 Hal Tentang Novi Amelia, Perjalanan Karier di Dunia Hiburan hingga Kematiannya yang Tak Wajar | Jokowi dan Para Menteri Tertangkap Kamera Tak Pakai Masker saat Rapat, Ini Penjelasan Istana | Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Kamis 10 Juni 2021, Buka di 3 Lokasi | Seluncuran Kenjeran Park Surabaya Patah: 9 Korban Luka-luka, Ini Kesaksian Pengunjung | 15 Bandara yang Dikelola AP1 Hentikan Layanan Penerbangan Komersil, Tiket Penumpang Hangus? | Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat : Jokowi Lebih Akomodir Elite Partai Dibanding Harapan Publik | Indonesia Serukan Aparat Myanmar Menahan Diri Buntut 18 Demonstran Kudeta Militer Tewas | Film Single Part 2 Tayang di Plaza Pragolo, Berikut Jadwal Lengkap Bioskop New Star Cineplex Pati | Chord dan Lirik Lagu Tie Me Down - Gryffin & Elley Duhe: Swear to Never Let You Down | Lolos ke Semifinal Liga 2, Skuad RANS Cilegon FC Dapat Suntikan Semangat Langsung dari Direksi | Sinopsis Film Patriots Day: Pencarian Teroris Penyebab Kekacauan di Boston Marathon | Napi Asimilasi Jatim Tertangkap Polisi Lagi di Sragen, Spesialis Pencurian Rumah Kosong | Berikut Jadwal Samkel di Kabupaten Pekalongan, Kamis 26 Maret 2020 | TNI-Polri Laksanakan Jambanisasi di Tiga Dusun Desa Wadas | VIRAL Pria Bersepeda dengan Mengandalkan Google Maps, Akhirnya Tersesat sampai Masuk Hutan | Sosok Perempuan yang Make Up ala Nagita Slavina, Sebut Butuh Waktu 6 Jam hingga Ungkap Kesulitan | 3 Amal Jariyah yang Pahalanya Tidak Putus Setelah Kematian | Jadwal Imsakiyah Kota Semarang Minggu 1 Mei 2022 | Kawasan Wisata Guci Tegal Penuh Bendera Putih, Pertanda Apakah? | PGN Maksimalkan Pemanfaatan Gas Bumi di Proyek Strategis Nasional | Dikabarkan Dekat dengan Ujung Oppa, Begini Penjelasan Eveline Nada Anjani | PP Muhammadiyah: Perang Rusia Vs Ukraina Bukan Masalah Agama, Umat Islam Jangan Terpengaruh | Berita Baik, Seluruh Pasien Positif Corona Wonosobo Dinyatakan Sembuh, Ini Rahasianya | Deteksi Dini Kanker Serviks, BPJS Kesehatan Gandeng Tiga Laboratorium ‎di Kudus | 325 Napi Lapas Sragen Dapat Remisi di HUT ke-76 RI, Empat Diantaranya Bebas | Siswi Madrasah Pantirejo Berharap Dilatih PBB oleh Satgas TMMD Pekalongan | BREAKING NEWS : 2 Warga Demak Tersambar Petir Saat Perjalanan Pulang dari Sawah, 1 Tewas Seketika | Bisnis Video Porno Anak Indonesia Marak Lewat Grup Medsos Berbayar, Langganan Cuma Bayar Rp 300 Ribu | Pemerintah Setop Visa WNA dari India, 12 Positif Covid-19 hingga Diduga Ricuh Saat Akan Diisolasi | New Normal Dapat Membangkitkan Sektor Perekonomian Indonesia Asal Diterapkan Sesuai Aturan Berlaku | Cara Ubah Pengaturan WA WhatsApp Supaya Tidak Masuk Grup Otomatis | Geber Program Pengurangan Pengangguran, Pemprov Jateng Latih 30 Ribu Calon Enterpreneurship | Not Pianika Lagu Iklan Susu Murni Nasional | MPP Karanganyar Bakal Dilengkapi Fasilitas Akad Nikah, Bagian Penyempurnaan Tahun Ini | Kronologi Kecelakaan Karambol di Jalur Dieng Wonosobo, Bus Akan Pulang ke Jepara | KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 5 SD Halaman 19 20 21 23 24 25 26 Buku Tematik Subtema 1 Pembelajaran 3 | China Laporkan Tidak Ada Lagi Penularan Lokal Kasus Baru Covid-19 | Kehadiran Pogba Gagal Bawa Kemenangan Man United, Ditaklukkan Watford di Pekan 18 Liga Inggris | Subsidi Energi Membengkak, Revisi APBN 2022 Naik Jadi Rp 3.106 Triliun | Syarat Ganti EKTP yang Rusak Area Kota Semarang, Ini 2 Dokumen yang Harus Diunggah | Ahmad Dhani Sebut Maia Estianty Tukang Ghibah, Minta Stop Bicarakan Mulan Jameela | Video Pria Tanpa Identitas Meninggal di Bangku Taman Pekalongan | Anies Pastikan Beras Bansos di DKI Punya Kualitas Premium | Chandrika Chika Klarifikasi ke Istri Putra Siregar Terkait Pengeroyokan NA: Kita Gak Ada Hubungan | BREAKING NEWS: Kecelakaan di Arteri Soekarno Hatta Semarang, 1 Meninggal Dunia | Kunci Jawaban Halaman 21 22 25 26 27 Buku Tematik Kelas 6 Tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera | Chord Dasar Sedih Tak Berujung - Glenn Fredly: Selamat Tinggal Kisah Tak Berujung | BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Jalan Raya Pati-Juwana, Sopir Dump Truk Tewas di Tempat | Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 5 Halaman 16 17 23 26 Subtema 1 Pembelajaran 3 Lingkungan Sahabat Kita | Ciri-ciri Gejala Hepatitis Akut, Apa Penyebabnya? Bagaimana Pencegahannya? Simak Penjelasan Berikut | Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Semifinal SEA Games, Live TV Nasional | Jadwal Samsat Online Keliling Semarang Hari Ini Selasa 11 Mei 2021 | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Magelang Kota, Selasa 14 Juli 2020 | Puluhan Ribu Netizen Tanah Air Serang Akun Instagram AFF, Minta Keadilan Elkan Baggott | 4 Shio Bisa Melunasi Utang dalam Waktu Dekat | Chord Kunci Gitar Kerinduan Berujung Luka Thomas Arya | Wanita Bunuh Jerapah Untuk Kado Valentine Dihujat Netizen | Nasib Buruk Menimpa Pelatih Liverpool Juergen Klopp di Dalam dan Luar Lapangan | Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Crystal Palace Vs Manchester United Liga Inggris Mola TV | Seperti Punya Mobil Ferrari tapi Lama Diparkir di Garasi, Klopp Bangga Tim Pelapis The Reds Menang | Sinopsis Film Batman Returns, Aksi Perjuangan Michael Keaton Kalahkan Musuh di Kota Gotham | Meraih Gelar Juara Liga Premier bagi Liverpool Adalah Sebuah Kemungkinan, Begini Kata Jurgen Klopp | Klopp Ungkit Insiden '11 Milimeter' Sindir Man City Diuntungkan, Liverpool Tak Terkalahkan pada 2022 | Prakiraan Cuaca di Jateng Menurut BMKG Hari Ini Sabtu 2 Mei 2020 | Jurgen Klopp Akui Bersikap Jahat Terhadap Takumi Minamino Karena Hal Ini, Begini Penyesalan Klopp | Majelis Hakim PN Semarang Memvonis Rimbawan 13 Tahun Penjara | Hari Kedua Pelonggaran, 5 Bus AKAP Datang ke Terminal Cilacap Tanpa Penumpang | Pengajuan PSBB Masih Menunggu Keputusan Pusat, Wawali Tegal: Ini Usaha Kami Menjaga Warga | CARA Download Sertifikat Vaksin Covid-19 di PeduliLindungi, Beserta Langkah Scan QR Code di Aplikasi | Natal dan Tahun Baru, KPwBI Jateng dengan Perbankan Sediakan 56 Titik Layanan Penukaran Uang | Detik-detik Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, Mobil Putih Hancur Tabrak Truk, 3 Orang Meninggal | Pernah di Spanyol, Gelandang PSIS Semarang Tertarik Berkarir di Luar Negeri | Perbup Baru Protokol Kesehatan di Sragen, Tak Tertib Ada Denda, Angkringan Hingga Hajatan | Jangan Buang Struk Belanja Toko Buku Gramedia! Bisa Jadi Diskon, lho! | Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 5 Halaman 164 165 167 170 171 Subtema 3 Materi Tentang Batik Jumputan | Komunitas Bareng-bareng Mancing Tumplek Blek di Rawa Pening | Ternyata Begini Cara Bikin Slondok Singkong Khas Magelang |

Anda sedang membaca PROFIL Sumy Hastry, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik, Kini Tangani Kasus Pembunuhan Subang - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

PROFIL Sumy Hastry, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik, Kini Tangani Kasus Pembunuhan Subang


Oleh : JATENGKOTA | on Senin, 4 Oktober 2021 21:14 WIB
PROFIL Sumy Hastry, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik, Kini Tangani Kasus Pembunuhan Subang

JATENGKOTA - Hingga kini polisi masih belum mengungkapkan siapa pelaku pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (24), yang ditemukan tewas di bagasi mobil Alphard, pada 18 Agustus 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengungkapkan polisi sudah menemukan petunjuk baru terkait penyebab kematian Tuti dan Amalia.

Oleh karena itu, polisi memutuskan untuk melakukan autopsi ulang pada korban yang merupakan ibu dan anak ini, Sabtu (2/10/2021).

Selanjutnya, hasil autopsi akan disesuaikan bukti dan petunjuk yang telah didapatkan polisi.

"Kita sedang mencari kesesuaian antara bukti dan petunjuk yang telah kita temukan yang baru dengan penyebab kematian," kata Kombes Pol Erdi A Chaniago, Senin (4/10/2021).

Erdi menambahkan proses autopsi ini juga dilakukan untuk melihat luka yang ada pada tubuh Tuti dan Amalia.

Agar bisa dipastikan, apakah luka berasal dari benda tumpul, benda tajam, atau ada penyebab lainnya.

Selain itu, hasil autopsi ulang ini akan mengungkapkan apakah Tuti dan Amalia sempat memberikan perlawanan atau tidak kepada pelaku.

Salah satu anggota Polri yang ikut melakukan proses autopsi ulang jenazah Tuti dan Amalia ini adalah Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti.

Lantas siapakah sebenarnya Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti ini?

Berikut profil Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti yang telah dirangkum JATENGKOTA dari berbagai sumber.

Profil Kombes Pol Dr dr Sumi Hastry Purwanti

Dilansir Kompas.com, nama Hastry sudah tidak asing lagi bagi dunia forensik Indonesia.

Pasalnya Hastry sudah berpengalaman dalam proses identifikasi korban di berbagai peristiwa besar yang terjadi di tanah air, di antaranya:

- Bencana Gempa Bumi Yogyakarta (2006)

- Bom Hotel JW Marriott Jakarta (2009)

- Identifikasi jenazah teroris Noordin M Top (2009)

- Gempa Bumi Padang, Sumatera Barat (2009)

- Kecelakaan Pesawat Sukhoi SSJ-100 di Gunung Salak, Bogor Jawa Barat (2012)

Awal Menekuni Forensik

Diketahui, Hastri mulai fokus menekuni bidang forensik saat ia terlibat dalam sebuah operasi di suatu TKP pembunuhan pada tahun 2000 lalu.

Saat itu Hastry mendapatkan saran dari Kepala Satuan Reserse Kriminal Poltabes Semarang Ajun Komisaris Purwo Lelono, untuk menekuni bidang forensik.

Saran itu akhirnya membuat Hastry termotivasi, karena saat itu keahlian forensik masih belum dimiliku oleh polwan lain.

Bahkan Hastry merupakan polwan pertama yang menjadi seorang dokter forensik.

”Ketika mendapat saran itu, saya termotivasi karena keahlian forensik ketika itu belum dimiliki polwan lain. Saya adalah polwan pertama yang menjadi dokter forensik,” kata Hastry dilansir Kompas.com.

Wanita kelahiran 23 Agustus 1970 ini kemudian bergabung dalam berbagai operasi tim Identifikasi Korban Bencana atau Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Tugas pertama Hastry dalam tim forensik adalah mengidentifikasi korban bom Bali I pada 2002 silam.

Sejak saat itu Hastri pun memiliki tekad untuk mendalami bidang forensik.

Yakni dengan menekuni studi kedokteran forensik di Universitas Diponegoro, pada 2002-2005.

Di tengah proses studinya pun Hastry masih mendapat tugas untuk mengidentifikasi korban bom Kedutaan Besar Australia di Jakarta (2004), kecelakaan pesawat Mandala di Medan (2005), dan bom Bali II (2005).

Tak hanya itu, Hastry juga terus menekuni pendidikan spesialisnya, di antaranya mengikuti kursus DVI di Singapura pada 2006, kursus DNA di Malaysia (2007) dan kursus identifikasi luka ledakan di Perth, Australia (2011).

Saat ini ia menjabat sebagai kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Prof. Awaloeddin Djamin Semarang.

Perlu Ketelitian dan Kesabaran untuk Identifikasi Jenazah

Hastry menuturkan, dalam mengidentifikasi jenazah diperlukan ketelitian dan kesabaran yang tinggi.

Agar nantinya hasil identifikasi jenazah bisa didapatkan dengan akurat.

Bahkan Hastry mengaku lebih memilih tidak melakukan identifikasi jenazah dibandingkan ia harus melakukan identifikasi yang salah.

”Saya lebih memilih tidak mengidentifikasi jenazah dibandingkan melakukan identifikasi yang salah,” ungkap Hastry.

Menurut Hastry, di Indonesia sendiri yang menjadi kendala Tim DVI adalah keinginan pihak keluarga atau pemerintah itu sendiri

Pasalnya, baik pihak keluarga atau pemerintah biasanya selalu ingin segera mengetahui hasil identifikasi dalam waktu singkat.

Padahal proses identifikasi ini membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar, agar hasil identifikasi bisa dipertanggungjawabkan.

"Ada dugaan, kami mempersulitlah. Padahal, semua membutuhkan proses agar hasil identifikasi kami dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

(JATENGKOTA/Faryyanida Putwiliani)(Kompas.com/Ira Gita Natalia Sembiring)

Baca berita lainnya terkait Ibu dan Anak Tewas di Mobil.

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS