FOKUS : Karantina Sinta | Jelang Adzan Subuh, Pria Kebumen Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebentar Lagi Anak Menikah | Berbagai Penyuluhan Diberikan ke Warga Sasaran TMMD | Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, Ini Waktu Menyaksikan di Masing-masing Daerah | Antisipasi Musim Hujan, Pemerintah Desa Sayung Mulai Normalisasi Saluran Sungai | Minggu Depan, KPK Bakal Umumkan Tersangka Baru Korupsi Proyek E-KTP, Siapa Ya? Ini Bocorannya | Kawan Tuli Belajar Menari dengan Membaca Getaran Melalui Kaki | Polres Pati Gencarkan Razia Miras demi Pilkades yang Aman, Damai, dan Sehat | Chord Kunci Gitar Tak Akan Ada Cinta yang Lain Dewa 19 | 3 Pegawai Air Asia Tepergok Masukkan Binatang Senilai Rp 2,6 Miliar di Penerbangan Bali-Singapura | Siswa PAUD Semarang Multinational School Dibiasakan Belajar Melalui Zoom Selama Pandemi Corona | Petugas Bakamla Sempat Debat dengan Awak Kapal China Penerobos Natuna Utara | Chord Kunci Gitar Forget Jakarta Adhitia Sofyan | Sinopsis Touch Your Heart Episode 13, Tayang di Trans TV Hari Ini Jam 09.30 WIB | Fakta di Balik 64 Kepala SMP Serentak Mundur, Ada Pemerasan, Ini Permintaan Mereka | Transaksi di Pekan Batik Pekalongan Tembus Rp 7,4 Miliar | Akui Susah Jalani Hubungan Asmara, Yuki Kato Sebut Terlalu Jual Mahal | BNNK Batang Latih Kepala Desa jadi Relawan Anti Narkoba | BLT Dana Desa Tahap 3 Pati Sudah Cair Rp 600 Ribu, Wabup Safin Pesan Jangan Buat Beli Pulsa | TNI AL Ajak Masyarakat Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Pekalongan | Periksa ke Dokter Takut Terjangkit Virus Corona, Caesar Hito: Tiba-Tiba Napas Kayak Kecekik | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Klaten, Ramadhan Hari ke-7, Kamis 30 April 2020 | Chord Kunci Gitar Intro III Pamungkas | Telusur: Perusahaan Sulit Cari SDM Skill Khusus karena Teknologi Terkini belum Diajarkan di Kampus | Kapolres Kebumen Ajak Murid SMP Negeri 1 Kebumen Membiasakan Cuci Tangan yang Benar | Terseret Kasus Dualisme KONI Kudus, Plt Bupati Hartopo Enggan Datangi Sidang BAORI Ini Alasannya | Iis Dahlia Benarkan Suaminya Pilot Garuda yang Angkut Harley Selundupan | Sukini Menangis Anaknya 16 Tahun Seusai Demo Ditahan Polisi Tanpa Surat: Saya Bodoh Gak Tahu Apa-apa | Undangan Pernikahan Sudah Disebar, Faisal Ditemukan Tewas di Kolam Saat Ikuti Perintah Calon Mertua | Perempuan Usia Produktif Wajib Konsumsi Asam Folat, Ini Alasannya | Tetangga Tak Menyangka Ayah Tiri Siksa Bocah 9 Tahun di Kudus, Dilakukan saat Istri Pergi Kerja | WHO Optimis Dunia Bisa Mengendalikan Pandemi Covid-19 dalam Beberapa Bulan ke Depan | PUIPT UNS Fintech Center Adakan Kompetisi Inovasi dan Pelatihan Keuangan Digital | Skandal Video Asusilanya Terbongkar, Mantan Kekasih Kim Jong Un Dieksekusi Mati | Pembantaian Sadis di Papua Nugini: Tubuh Terpotong-Potong, Rumah Terbakar | Jadwal Final Piala FA Arsenal Vs Chelsea, The Gunners Kerap Tumbangkan The Blues di Final | Bisa Menangis Dengar Kisah Bocah 7 Tahun Asal Flores Ini, Tiap Hari Rawat Sang Ayah yang Dipasung | Sinopsis The Addams Family, Film Animasi Uniknya Keluarga Addams, Tayang Hari Ini di Bioskop | Bagaimana Jika Ganti Nomor dan Belum Dapat Kuota Internet Kemendikbud? Ini Penjelasan Menteri Nadiem | Chord Kunci Gitar Ragu Rizky Febian | Sinopsis Knock Knock Bioskop Trans TV Malam Ini, Tayang Jam 21.00 WIB | DPRD Jateng Dukung Ganjar Pranowo Refocusing APBD 2021, Syaratnya untuk Vaksinasi | Bali United Bakal Jadi Pengganggu Target Persib Bandung, 28 November Siap Full Team | Bongkar Celengan Koin 5 Tahun, Karmi Sampai Dibantu Warga Sekampung Sehari Semalam: Buat Beli Sawah | Tim Dosen Fakultas Ekonomi USM Berikan Pendampingan Pembukuan UMKM | Jual Furniture, Elektronik Bekas dan Baru Semarang serta Iklan Kehilangan Senin 10 Agustus 2020 | Selfie Maut : Mau Selfie di Sungai, Wanita Pengantin Baru Tenggelam Bersama 3 Anggota Keluarga | Resmikan Coworking Space, FEB Undip Ingin Cetak Lulusan Berkarakter Wirausaha | Update Virus Corona Jawa Tengah Sabtu 28 November 2020 | Respons Netizen Ketika Tahu Presiden AS Donald Trump Tandatangani Kertas Kosong | Satgas Waspada Investasi Tindak 133 Fintech P2P Lending, 22 Gadai dan 27 Entitas Investasi Ilegal | Lahir 25 Desember, Pria Ini Dinamai Slamet Hari Natal dan Kerap Disapa Slamet Yesus | Saya Tidak Sadar 14 Hari, Menhub Budi Karya Sumadi Ceritakan saat Dirinya Ketahuan Positif Covid-19 | Puluhan Ibu-ibu PKK Demak Belajar Membuat Batik Tulis Peringati Hari Batik Nasional | RSUD Kardinah Tegal Antisipasi Virus Corona, Siapkan Tiga Ruang Isolasi Hingga Bentuk Tim Dokter | Reaksi Mauricio Pochettino Sikapi Terancamnya Nasib PSG Wujudkan Impian ke Final Liga Champions | PLN Siap Pasok Listrik ke Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga | PDP Asal Purwokerto yang Meninggal di RS Margono Soekarjo Dinyatakan Positif Terjangkit Virus Corona | Kepala SD Mendadak Meninggal di Samsat Sragen, Dievakuasi Petugas Pakai APD & Semprotan Disinfektan | Perusahaan Ini Tawarkan Gaji Tinggi Tapi Kesulitan Rekrut SDM | Menuju Kabupaten Pekalongan New Normal, Wakil Bupati Cek Kesiapan Dinas PTSM Naker | Malu Tidak Korupsi | Chord Kunci Gitar Cinta Semu Tofu | Sudah Musim Hujan, PDAM Tirta Moedal Semarang Masih Terapkan Sistem Giliran di Beberapa Wilayah | Pemeran Rinjani di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Ternyata Sudah 4 Tahun Punya Pacar | Larangan Mudik Berlaku, Satpol PP: Berangkat Kerja dari Bodetabek ke Jakarta Harus Ada Surat Tugas | Kabupaten Pekalongan Diprediksi Hujan Ringan Sepanjang Hari, Berikut Prakiraan Cuaca BMKG | Pelaku dan Korban Tabrak Lari di Solo Sudah Saling Memaafkan | Chord Kunci Gitar I'll Never Love Again Lady Gaga | LLDIKTI Wilayah VI Jateng Minta Kampus Beri Kompetensi Tambahan ke Mahasiswa | Cita-cita Anak Kecil Jadi Pilot dan Dokter Tergusur, Mereka Ingin Jadi Vlogger atau Youtuber | Pasukan Indonesia Diejek Media Luar seperti Mau Piknik, Dalam Hitungan Menit Dunia Dibuat Tercengang | BREAKING NEWS Update Corona Kamis, 27 Mei: Pasien Positif Tambah 6.278, Sembuh 3.924, Meninggal 136 | Konsep Semarang Smart City Terus Dikembangkan dengan Berbagai Inovasi | Optimalkan Petugas Security di Pintu Masuk Stasiun Tawang | Oknum Polisi Teror Pejabat Kejari Manokwari, Polisi Periksa 8 Saksi | Selama Pandemi, Enam Artis India Meninggal Bunuh Diri | Peruntungan Shio Hari Ini Senin 12 Oktober 2020 | Nick Jonas Gantikan Adam Levine Jadi Coach The Voice Amerika Season 18 | Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 14 Maret 2021, Aries Tinggalkan Sejenak | Peruntungan Shio Hari Ini Sabtu 16 November 2019, Tahun Babi Tanah Imlek 2660 | Ancaman Serius Erdogan Terhadap AS | BNNP Jateng Musnahkan Ratusan Narkoba Jenis Sabu dan Tembakau Gorila, Terbanyak Wilayah Jepara Pati | Chord Kunci Gitar Ervina Vagetoz: Hanya Kau yang Terukir di Hatiku | Mengenal AKBP Rudy, Kapolres Kebumen yang Jago Hipnoterapi | Chord Kunci Gitar Kari Sukete Anggun Pramudita | Sinopsis Kingsman The Secret Servic, Big Movies GTV Malam Ini Jam 21.30 WIB | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Bandar Lampung, Ramadhan Hari ke-21, Senin 3 Mei 2021 | Menko PMK Sebut Para Istri Awak KRI Nanggala-402 Perempuan Tangguh | Lirik dan Terjemah Jopping Super M The Avengers of K-Pop Serta Cara Download, Trending di Youtube | Unik, Garis Marka di Kebumen Mirip Starting Grid MotoGP Agar Pengendara Jaga Jarak | 2 Rumah Warga Sumberagung Blora Rusak Terdampak Longsor 40 Meter | Sejam Masuk Hotel Melati dengan Teman Kencan, Oknum Guru di Kudus Meregang Nyawa, Ini Kronologinya | Video 2 Dokter Positif Corona, RSUD Kraton Pekalongan Tutup Semua Poli | Kulit Tangan Anda Terlihat Semakin Keriput? Untuk Meminimalisirnya, Bisa Lakukan Cara Sederhana Ini | Videonya Mirip Iis Dahlia Viral, Lenny Akui Deg-degan dan Minta Maaf saat Bertemu Langsung | Di Persidangan, Bahar Bin Smith Ngaku Aniaya Sopir Taksi Karena Goda Istrinya | Berita Duka, Maria Sri Pudjiningsih (Liem Kiem Sion) Meninggal di Semarang | Kesaksian Sri saat Diminta Suami Melihat Potongan Tubuh Wanita yang Dibawa, Wajah Penuh Amarah | Dieng hingga Udara Dingin Jadi Trending di Twitter, Begini Penjelasan BMKG Soal Cuaca Terkini |

Anda sedang membaca FOKUS : Karantina Sinta - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

FOKUS : Karantina Sinta


Oleh : JATENGKOTA | on Rabu, 18 Maret 2020 08:09
FOKUS : Karantina Sinta

Oleh Achiar M Permana

Wartawan Tribun Jateng

KOCAP kacarita, hati Dewi Sinta galau ketika mendengar teriakan minta tolong dari kesunyian Hutan Dandaka. Teriakan itu terdengar persis benar dengan suara Rama, sang suami.

"Tolong, Laksmana, tolooong...," teriakan itu terdengar mengiris hati.

Beberapa saat sebelumnya, Rama meninggalkan pondokan mereka, selama menjalani pengasingan di Hutan Dandaka, pergi ke tengah rimba raya untuk memburu kijang kencana. Kijang, yang rupanya jelmaan Kala Marica, abdi dalem Prabu Rahwana dari Kerajaan Alengka, sengaja datang untuk memancing Rama terpisah dari istrinya yang jelita.

Ketika hendak pergi, Rama meminta sang adik, Laksmana, untuk menjaga Sinta. Dia berpesan, apa pun yang terjadi, Laksmana tidak boleh meninggalkan Sinta sendirian.

"Pergilah, Laksmana. Kakakmu dalam kesulitan," kata Sinta menyuruh Laksmana menyusul kakaknya.
Sinta sama sekali tidak tahu, suara teriakan "Tolong, Laksmana, toloong..." tadi tidak lain erangan Kala Marica, yang terkena panah Rama. Kala Marica memang memiliki kesaktian untuk menyaru. Dia bisa menyamar sebagai kijang kencana, dia juga bisa menjiplak suara Rama.

Saat mendengar permintaan Sinta, tentu saja, Laksmana berkeberatan. Dia tidak mau menjadi kesatria lacur, yang tidak bisa memegang amanah. Sesuai pesan Rama, Laksmana tidak boleh meninggalkan Dewi Sinta. Apa pun yang terjadi.

Demi mendengar penolakan Laksmana, Sinta pun marah. Dia menuduh Laksmana memiliki niat jahat terhadapnya. Dia menuding, Laksmana tidak mau menolong Rama karena dalam hatinya tersimpan hasrat untuk memiliki Sinta.

Tudingan demi tudingan itu membuat Laksmana kaget bukan alang kepalang. Dia sakit hati. Ketulusan pengabdian pada sang kakak, juga keteguhan memegang amanah, justru berbuntut tuduhan yang menghina harga dirinya.

Kemudian, kendati dengan berat hati, Laksmana pun bersedia menyusul Rama. Namun, sebelum itu, dia melolos panah Indrastra, pusaka saktinya. Dengan panah itu, dia mengguratkan lingkaran di tanah, di sekeliling Sinta.

Mulutnya berkomat-kamit, merapalkan mantra. Lingkaran gaib, yang dikenal dengan sebutan Laksmana Rekha, itu berbalut japa-mantra untuk melindungi kakak iparnya.

Sebelum pergi, Laksamana berpesan agar Sinta tidak keluar dari lingkaran, agar keselamatan tetap menaunginya. Laksmana sudah memberi rajah pada lingkaran itu sehingga siapa pun yang memiliki niat jahat tidak akan pernah bisa masuk ke dalamnya.

Setelah Laksmana pergi, entah dari mana datangnya, tiba-tiba seorang dengan dandanan serupa brahmana berdiri di hadapan Sinta. Tubuhnya sudah sangat tua. Terlihat ringkih dan renta.
"Dewi, tolong berikan segelas air. Saya sangat haus," kata brahmana itu.

Sebagai putri yang lembut hati, SInta pun tersentuh. Dia kemudian menuangkan air ke dalam cangkir yang terbuat dari potongan batang bambu. Dia mengulurkan cangkir itu, tetapi sang brahmana tidak bisa menjangkaunya. Kekuatan gaib "Laksmana Rekha" menghalanginya.

Brahmana itu kemudian meminta Sinta mengulurkan tangan, keluar dari pagar gaib Laksmana. Apa yang terjadi? Begitu tangan Sinta keluar dari garis lingkaran, brahmana yang tidak lain jelmaan Rahwana pun menyambarnya. Saat tangan Sinta keluar dari garis, Laksmana Rekha tidak lagi melindunginya, sehingga Rahwana bisa mewujudkan akal bulusnya. Menculik Sinta.

Kisah Sinta dan lingkaran pelindung buatan Laksmana, yang datang dari wiracarita Ramayana, itu hadir di kepala saya, di tengah-tengah berita wabah Coronavirus Disease-19 (Covid-19) yang semakin hari semakin menakutkan. Kisah itu mengingatkan saya pada upaya karantina, dan juga pemberlakuan lockdown untuk menekan penyebaran virus tersebut.

Dalam kisah Sinta, Laksmana Rekha adalah pelindung bagi putri Prabu Janaka dari Kerajaan Mantili tersebut, dengan syarat dia berdiam diri, tidak keluar sama sekali dari lingkaran. Lingkaran itu serupa karantina bagi Sinta.

Selama Sinta dalam lingkaran, tidak mungkin Rahwana bisa menculiknya. Agak serupa itu, dalam era kiwari, kebijakan karantina 14 hari atau lockdown merupakan upaya untuk mencegah kemungkinan orang tertular virus corona.

Memang, belum ada kebijakan lockdown di Indonesia, atau lebih khusus di Provinsi Jawa Tengah, terkait virus corona. Yang ada baru kebijakan "semilockdown". Yang terbaru, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sudah mengeluarkan Surat Edaran bernomor 420/0005956 bertanggal 14 Maret 2020 terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah. Sejumlah pemerintah kabupaten/kota telah meliburkan sekolah selama dua minggu, sebagai tindak lanjut atas edaran tersebut.

“WHO sudah menyampaikan bahwa ini sudah ditetapkan sebagai pandemi. Kita butuh gotong royong. Dunia pun menghadapi ini dengan kekuatan yang dimiliki, kita mesti berkontribusi,” tandas Ganjar. (jatengprov.go.id, 14 Maret 2020).

Sayang, banyak orang menyikapi secara keliru kebijakan itu. Alih-alih berdiam diri di rumah, mengarantina selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona, masih saja ada orang yang menganggap liburan itu sebagai kesempatan untuk pelesir. Buktinya, di banyak tempat, termasuk di pusat-pusat keramaian, lalu lalang orang masih juga terlihat.

"Ternyata banyak orang yang seperti Dewi Sinta ya, Kang? Yang membahayakan diri dengan mengabaikan larangan untuk keluar dari lingkaran," celetuk Dawir, sedulur batin saya. (*)

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS