Siapakah Wainemung yang Disebut-sebut Pengendali KKB Papua? Kapolda: Mereka Inilah Pengendali Perang | Wajah Bos Bengkel Dibacok Anak Buah Sendiri, Bibir Hidung Mata Robek Segaris | Chord Gitar Lagu Bismillah Cinta - Ungu feat Lesti Kejora, Lengkap dengan Video Klipnya | Chord Kunci Gitar Rasa Sayange | Viral Agus TKI Asal Pati Beri Seserahan ke Pengantin Wanita 1 Xpander Sport dan Vario, Ini Alasannya | Info Biro Jasa Bangunan, Arsitek, Sedot WC, Laundry, Servis di Semarang Senin 14 September 2020 | Chord Gitar Juragan Empang Nella Kharisma | Video Putusan Sidang Owner CV MSB, Ratusan Mitra Padati Kantor Pengadilan Agama | Petinggi Sunda Empire Bebas Penjara, Dapat Program Asimilasi Covid-19 | Pengakuan Pemelihara Kucing Yang Selamatkan Keluarganya dari Teror Ular Kobra yang Masuk ke Rumah | Jual Rumah Baru - Bekas dan Tanah Murah Semarang Senin 14 September 2020 | Stok Darah PMI Kota Semarang Pagi Ini Kamis 7 Mei 2020: Golongan Darah A, O, dan AB Menipis | Prediksi Susunan Pemain dan Live Streaming Manchester City vs Arsenal Malam Ini | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 15 April 2021, Kesetiaan Sagitarius Sedang Dipertanyakan  | Dua PDP Virus Corona Dirawat di RSUD Karanganyar, Satu Asal Sukoharjo | Viral Video 2 Pria & Satu Perempuan Terpergok Diduga Mesum Dalam Kandang Ayam di Pekalongan | Nyaris Tiga Tahun Tanpa Kepastian, Relokasi SMP Negeri 16 Semarang | Jadwal Serie A Liga Italia, Napoli Vs AC Milan, Inter Milan Vs Torino dan Juventus Vs Cagliari | Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Pangkalpinang Hari Ini, 3 Mei 2021 atau 21 Ramadhan 1442 H | Cerita Sai Peternak Bebek Kota Tegal saat Corona, Tidak Dapat Keringanan Kredit, Bebek pun Dijual | Susunan Kabinet Presiden AS Joe Biden Tuntas, Siapa Menteri Pertahanan? Ini Daftar Lengkapnya | Mantan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman Ditahan, Kasus Dugaan Korupsi Kasda 2003-2011 | Justin Bieber: Ada Saat di Mana Saya Benar-Benar Ingin Bunuh Diri | Polresta Solo Ungkap Kasus Penusukan, Pelaku Tusuk Korban yang Selingkuhi Istrinya Selama 6 Tahun | Harga New Calya di Jateng dan DIY Mulai Rp 144,9 Juta, Berikut Eksterior dan Interior Terbarunya | Diskusi Ruang Rabu Unika Soegijapranata, Semarang Punya Banyak Peninggalan Periode Hindu-Buddha | Para Pastor di Keuskupan Agung Semarang Dapat Bantuan APD dari Alumni Lemhanas | Video Curi Motor Lolos Dua Kali Akhirnya Ditembak Polisi | Kisah 2 Guru Matematika dan Olahraga Duel di Kelas di Depan Murid-murid, Videonya Viral di Medsos | Begal Amatir Rampas Motor Korban Tapi Motor Miliknya Tertinggal, DPO 3,5 Tahun Berakhir Begini | Longsor Talut di Petambakan Banjarnegara sempat Tutup Akses Jalan | BREAKING NEWS: Mayat Perempuan Ditemukan di Kalibanteng, Anaknya Terus Menangis di Samping Jasad | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Pangkalpinang, Ramadhan Hari ke-10, Kamis 22 April 2021 | Jualan Bakso Ikan, Dimas Mirip Raffi Ahmad Hasilkan Uang Rp 200 Ribu/Hari | Cara Dapat Bantuan Token Listrik PLN Bulan April 2021, Skema Baru Stimulus 50 Persen | Gajinya Bikin Kepo Netizen, Mbak Lala Pengasuh Rafathar Blak-blakan, Ini Lho Hartanya di Kampung | Kabupaten Tegal Terbaik ke-4 se-Jateng Dalam Pencegahan Praktik Korupsi | Kelanjutan Kasus Suap Bupati Nonaktif Kudus - Tamzil Minta Kadishub Cari Uang Lebaran Rp 50 Juta | Pemkab Pekalongan Peringkat Kedua IDSD Kategori Enabling Environment, Ini Kata Asip Kholbihi | Komunitas Pecinta Kucing Semarang Open Donasi Bantu Nenek Ngesot Perawat Kucing Jalanan | Gubernur Ganjar Pranowo Terima Langsung Sumbangan 5000 Liter Handsanitizer dari Herborist | Sering Umbar Sensasi Kisah Percintaan, Vicky Prasetyo Didudukkan Putrinya : Dad Duduk Dad, Aku Malu | Peruntungan Shio Besok Minggu 1 Desember 2019, Tahun Babi Tanah Imlek 2660 | Viral 11 Anjing Dibantai dan Dibakar di Pacitan, Polisi Turun Tangan, Ini Dugaan Motifnya | Sepak Bola Italia 'Terinfeksi' Virus Corona, 1 Pemain Positif Covid-19, 1 Pelatih Dibebastugaskan | Antisipasi Mudik Lebaran, Polisi Tilang dan Amankan 115 Mobil Trayek Gelap ke Berbagai Tujuan | Video Kongres Sastra Tegalan Pertama di Tegal | Kisah Duka Puja Semalaman Gelisah Tanpa Sebab, Kini Ibu dan Adiknya Tewas dalam Laka Bus Sriwijaya | Resep Milk Cream Donut yang Sedang Viral di Korea | Not Angka Pianika Tepung Kanji Aku Ra Mundur Mas | Banyak Pertimbangan Dipikirkan Bupati Karanganyar Bentuk RS Khusus Corona | Pak RT 2 Tahun Cabuli Anak Gadis Tetangga Tiap Akhir Pekan, Ketahuan karena Chat di WA | Komisi IV Berharap Perselisihan PT Pajitek dan Buruh Korban PHK Tak Sampai ke Pengadilan | Musim Penghujan Diprediksi Lebih Ekstrem, BPBD Kendal Bentuk Forum Penanganan Bencana | Jadwal Samsat Online Keliling Hari Ini, Selasa 17 Desember 2019 Buka di Simpanglima dan Sompok | Desa Wisata Sumberbulu Mojogedang Karanganyar, Tawarkan Wisata Pertanian Organik Hingga Outbond | Anda Cari Sekolah Tahun Ini? Disdik segera Sosialisasikan Penerimaan Siswa Baru, Inilah Caranya | Sinopsis Tiger Zinda Hai Mega Bollywood ANTV Malam Ini, Tayang Jam 23.00 WIB | Prakiraan Cuaca Tegal Raya Hari Ini Rabu 9 September 2020, Ada Wilayah Hujan Malam Hari | Atlanta Electronics Cabang Ngesrep Dibuka, Santoso: Kebutuhan Masyarakat Terhadap Elektronik Tinggi | RSUD Wonngsonegoro Buka Pelayanan Rapid Test Antigen, Segini Harganya Kotak Masuk | Jadwal Bola Liga Inggris di Mola TV dan TVRI Pekan Ini, Chelsea Vs MU, Liverpool Vs Norwich | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 31 Juli 2020, Leo Jangan Mudah Percaya Pada Kata-kata | KPU Kabupaten Pekalongan Rekrut 2.163 Petugas PPDP | Pertamina Catatkan 195 Pertashop Telah Beroperasi di Jateng dan DIY | 82 Nakes Solo Menunda Suntik Vaksin Sinovac, Rata-rata Masalahnya Soal Ini | Ini 6 Fitur Baru Panduan Keamanan Orangtua Awasi Anak di Instagram | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik Karangroto PLN ULP Semarang Timur Selasa 13 Oktober 2020 | Sebut Cikeas Dinasti Korup, Surip ASN Pati Minta Maaf ke Partai Demokrat | UPDATE Corona Tegal: Hasil Swab Keluar, PDP Meninggal Asal Slawi Positif Covid-19 | Warga Yakin Setelah Jalan Dibangun TNI dalam TMMD Pekalongan, Hasil Panen Padi Kompetitif | Cerita Arul Tukang Parkir Rest Area Tol Soal Penembakan Pengikut Habib Rizieq FPI | Nonton TV Online Ini Link Live Streaming RCTI Bologna Vs Juventus Serie A Liga Italia Malam Ini | Ini Daftar Lengkap Nominasi MAMA 2019 Mnet Asian Music Awards: Ada Kang Daniel, TXT, EXO, BLACKPINK | Istri Wakapolda Jateng Brigjen Pol Ahmad Luthfi Meninggal Dimakamkan di Kampung Kramat Sentono Solo | 60 Panwascam di Kendal yang Baru Dilantik Hanya Bertugas 11 Bulan | Video Sholat Idul Adha di Masjid Agung Demak | 2 Bodyguard Babak Belur Dihajar Majikan Karena Berpuasa: Siapa Memberimu Gaji? Aku atau Tuhanmu? | Kunci Jawaban 7 Kelas 2 SD Halaman 15 16 17 18 19 20 21 22 Subtema 1 Membaca Dongeng Fabel | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Temanggung, Ramadhan Hari ke-14, Kamis 7 Mei 2020 | Jessica dan Erick Iskandar Tak Lagi Saling Follow di Instagram | Nasibmu Kini SMPN 16 Semarang yang Terkena Proyek Jalan Tol Semarang Batang | Chord Kunci Gitar Bahagia - Gamaliel Audrey Cantika GAC | Beredar Daftar Pemain TC Timnas Indonesia, Pemain Muda Pembobol Gawang Real Madrid Masuk Daftar | ABK Indonesia Disiksa: Di Selat Philip Nyawa Hasan Hilang di Tangan Mandor Kapal China | Bayi Lahir Tanpa Hidung dan Mata, Dokter Ini Ditangguhkan Izin Praktiknya  | Tak Pulang hingga Larut Malam, Penggembala Bebek di Purbalingga Meninggal di Sawah | Peringatan Cuaca Buruk Jawa Tengah Jam 12.50 WIB | Coca Cola Amatil Indonesia Menggelar Coke Kicks 2018 di Beberapa Kota | BREAKING NEWS : Kecelakaan Nenek-nenek di Pedurungan Semarang Tewas Ditabrak Xenia, Ini Nasib Sopir | MUI Jateng: Salat Tarawih Bisa Dilakukan di Rumah selama Wabah Corona | Pertandingan Lanjutan Persiku Junior Vs Persijap Junior Akan Digelar di Kendal | Jadwal Samsat Online Keliling Hari Ini, Kamis 11 Juli 2019 Buka di Simpanglima & Tembalang Semarang | Chord Kunci Gitar Cinta Melulu Efek Rumah Kaca | Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Magelang Kota, Kamis 16 Juli 2020 | Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran Bercerai: Segala Upaya Sudah Kami Lakukan, Ini Takdir Allah | Tatapan Tajam Fajar Umbara dari Dalam Sel Buat Yuyun Sukawati Takut: Masih Trauma | 7 Tahun Hengkang dari Samsons, Bams Enggan Terima Tawaran Reuni | Nasib Mbah Satimin Naik Motor Lewat Sawah Kesasar Masuk Tol Mojokerto Disoraki Banyak Sopir Mobil | Begini Komentar Kapten PSIS Semarang Jelang Laga versus Arema Malang |

Anda sedang membaca Siapakah Wainemung yang Disebut-sebut Pengendali KKB Papua? Kapolda: Mereka Inilah Pengendali Perang - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

Siapakah Wainemung yang Disebut-sebut Pengendali KKB Papua? Kapolda: Mereka Inilah Pengendali Perang


Oleh : JATENGKOTA | on Jumat, 10 April 2020 09:23
Siapakah Wainemung yang Disebut-sebut Pengendali KKB Papua? Kapolda: Mereka Inilah Pengendali Perang

JATENGKOTA, JAYAPURA - Terungkap sejumlah fakta tak terduga tentang kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua.

KKB Papua ternyata bukanlah aksi spontanitas melainkan sudah dipersiapkan dan dikendalikan oleh sekelompok orang.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw yang dilansir dari Kompas dalam artikel 'Setelah Tangkap Pemasok Makanan dan Amunisi, Polisi Incar Pengendali Perang KKB'

Menurut Paulus, sekelompok orang inilah yang menciptakan konflik antara KKB Papua dan aparat penegak hukum.

Di samping itu, Paulus juga mengapresiasi keberhasilan pasukan gabungan TNI-Polri menangkap pemasok sembako untuk KKB Papua.

Berikut rangkuman fakta lengkapnya :

1. Polisi buru si 'pengendali perang'

Paulus Waterpauw mengatakan, polisi akan fokus mengejar tokoh yang menciptakan konflik antara KKB Papua dan aparat penegak hukum.

Paulus menyebut aksi KKB Papua tidak dilakukan secara spontan, tapi dipersiapkan sekelompok orang.

"Mereka inilah yang kita kenal sebagai wainemung, pengendali perang itu, jadi ketika ini belum tertangkap kami akan terus kejar mereka," kata Paulus di Jayapura, Kamis (9/4/2020).

2. Diawali dari upacara adat

Menurut Paulus, pergerakan KKB Papua diawali dengan upacara adat yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat.

Dalam upacara itu, para pengendali perang dan anggota KKB membuat komitmen.

"Kami akan cari aktornya karena pasti sebelum lakukan perang mereka harus kasih makan dulu, istilahnya buat adat bakar batu yang merupakan sebuah komitmen, sebuah janji dari keluarganya, saudara-saudaranya yang mau membantu," kata Paulus.

3. Apresiasi kinerja aparat

Kapolda Papua itu juga mengapresiasi kinerja bawahannya yang berhasil memutus suplai bahan makanan dan amunisi buat KKB Papua.

"Ini tidak gampang dan mereka mampu berkoordinasi, sinergi dan bisa berjalan bersama, saya pikir lama atau cepat kita bisa ungkap hal ini," kata dia.

4. Pemasok Sembako untuk KKB Papua Ditangkap

Sebelumnya, pasukan gabungan TNI-Polri berhasil meringkus sejumlah warga yang menjadi pemasok sembako untuk KKB Papua.

Para pemasok sembako untuk KKB Papua ini berjumlah 6 orang, dan sudah diamankan aparat Kepolisian Resor Mimika, Papua, pada Selasa (7/4/2020).

Enak orang tersebut adalah warga kota Timika berinisial YW, RM, EN, NM, EM, dan IM.

Tak hanya memasok sembako, salah satu diantara mereka juga pernah menyelundupkan amunisi untuk KKB Papua.

Berikut kronologi lengkapnya dilansir dari Kompas dalam artikel 'Terbongkar, Penyuplai Makanan dan Amunisi untuk KKB'

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, keenam warga itu diamankan saat aparat gabungan melakukan razia di perempatan Jalan Kuala Kencana-Mayon atau perempatan Polsek Kuala Kencana.

Razia dengan sasaran senjata tajam, dan barang berbahaya lainnya itu dalam rangka menciptakan situasi keamanan di Kabupaten Mimika tetap kondusif.

Namun, saat razia berlangsung, polisi mencurigai sebuah kendaraan yang berpenumpang enam orang dengan mengangkut bahan makanan tujuaan Distrik Iwaka.

“Dari hasil interogasi awal di Polsek Kuala Kencana dicurigai bahan makanan yang dibawa tersebut akan disalurkan kepada KKB Papua.

Oleh karena itu, keenam orang tersebut dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan," kata Era, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2020).

Berdasarkan hasil interogasi polisi, diketahui mereka berenam akan mengantarkan sembako itu ke KKB Papua kelompok Hengky Wamang.

Hengky Wamang telah meminta saudara perempuannya untuk membeli sembako di pasar lama Jalan Bhayangkara Timika.

Sembako tersebut kemudian nantinya diantar ke sebuah jembatan tempat galian C, dan akan diambil pasukan utusan Hengky Wamang.

Menurut Era, dari keterangan salah satu yang diamankan bahwa apa yang dilakukan ini bukan kali pertama.

Tak hanya bama, namun amunisi juga pernah diantar ke kelompok Hengky Wamang, pada tahun 2016-2017.

Era pun memastikan akan mengusut tuntas sumber amunisi tersebut.

"Dari salah satu yang diamankan mengakui bahwa dirinya telah beberapa kali mengirim bama dan amunisi untuk Hengky wanmang. Amunisi kurang lebih 35 butir dari tahun 2016 sampai dengan 2017," ujar Era.

Era menambahkan, dari hasil penyelidikan, pihaknya juga sudah mengantongi sejumlah nama yang mendukung kegiatan KKB Papua di wilayah Mimika.

"Kami sudah mengantongi beberapa nama yang dicurigai melakukan kegiatan mendukung KBB Papua Kali Kopi dan Tembagapura, dengan menyuplai bama, uang dan amunisi.

Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut jika masih mendukung KKB Papua," kata Era.

KKB Papua Tembak 7 Karyawan Freeport

Dan kasus terbaru, KKB Papua Joni Botak diduga berperan dalam penembakan terhadap 7 pegwai PT Freeport Indonesia di wilayah OB 1, kawasan perkantoran dan pemukiman karyawan.

Seperti dilansir dari Kompas dalam artikel 'Teror KKB di Kawasan Freeport, Diduga Ulah Joni Botak hingga Lebih dari 8 Orang'.

Pasca-penembakan tersebut, TNI/Polri melakukan pengejaran dan penyisiran di area tersebut dan melakukan razia.

Dari hasil investigasi sementara, aparat keamanan mendapatkan informasi, bahwa penembakan itu dilakukan sedikitnya delapan orang.

Graeme Thomas Weal (57), yang merupakan warga negara New Zeland tewas. Dia berprofesi sebagai konsultan layanan pusat.

"Dari aksi tersebut ada tiga korban, satu WNA asal New Zeland meninggal dunia dan dua WNI terluka," kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, kepada wartawan di Kantor Polsek Kuala Kencana, Senin sore.

Sementara itu, dua korban luka-luka adalah Jibril MA Bahar (49) dan Ucok Simanungkalit (57).

Jibril mengalami luka tembak di perut dan paha bagian kanan.

Sedangkan ucok tertembak di bagian siku tangan dan punggung belakang.

Sementara itu, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, aksi penembakan di kawasan penambangan emas Freeport itu diduga ulah gerombolan pimpinan Joni Botak.

Saat ini aparat keamanan tengah dikerahkan untuk melakukan pengejaran ke gerombolan tersebut.

"KKB dilaporkan melakukan penyerangan dengan menembaki karyawan saat berada di OB 1 Kuala Kencana.

Belum ada laporan terkait pengejaran yang dilakukan tim gabungan, karena anggota masih di lapangan," kata Waterpauw, dilansir dari Antara.

Sementara itu, lokasi penembakan langsung dijaga ketat aparat keamanan bersenjata.

Berdasar keterangan yang diperoleh, beberapa saksi mata mengaku sempat melihat delapan orang memasuki area Kantor OB PT Freeport Kuala Kencana dengan menenteng senjata api.

"Pelaku diperkirakan lebih dari delapan orang.

Saksi-saksi melihat ada delapan orang membawa senjata api," jelas Era.

Sementara itu, saat penyerangan terjadi, Kantor OB PT Freeport Kuala Kencana dijaga oleh enam anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Amole.

Usai melakukan penembakan, para pelaku melarikan diri ke arah hutan di belakang Kuala Kencana tembus ke arah Mile 39.

"Upaya yang kami lakukan yaitu bersama Satgas Amole memperketat pengamanan di area Kuala Kencana dan terus berkoordinasi dengan semua satuan untuk melakukan pengejaran.

Malam ini juga kami akan melakukan razia skala besar di daerah-daerah rawan yang diduga menjadi perlintasan kelompok ini," kata Era.

Sementara itu, menurut juru bicara PT Freeport Reza Pratama, korban kebrutalan anggota KKB itu berjumlah tujuh orang, satu di antaranya meninggal dunia.

"Kami sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan yang meninggal dalam kejadian penembakan di area perkantoran PT Freeport Indonesia, di Kuala Kencana, Timika," kata Reza dalam keterangan pers yang diterima di Jayapura, Senin malam waktu Papua.

Empat orang korban lain dalam insiden penembakan mengalami cedera ringan dan telah mendapatkan perawatan di lokasi.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Fakta Tak Terduga KKB Papua Dikendalikan Sekelompok Orang, Kapolda: Mereka Inilah Pengendali Perang

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS