PSBB Bandung Batal Dihentikan, Ikuti PSBB Jabar yang Dimulai Hari Ini Hingga 14 Hari ke Depan | Meilia Sampai Konsultasi ke Dokter, Khawatir Kondisi Felicia Tissue Setelah Ditinggalkan Kaesang | Berikut Persentase Komposisi dan Nilai Tambahan untuk PPDB Kota Semarang, Masih Ada Zonasi | Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 27 Februari 2021, Cancer Selesaikan Gejolakmu Dahulu | Akun Instagram Luna Maya Diretas/Hack Orang Turki, Begini Cara Mudah Mengembalikannya | PREDIKSI Chelsea vs Brighton Liga Inggris - Menanti Racikan Jitu Tuchel di Tengah Polemik ESL | Chord Kunci Gitar Satu Hati Peterpan | Video 2 Rumah di Bandarharjo Semarang Ludes Terbakar | Mabuk, Siswa SMA Tendang Perwira Polisi dan Tantang Berkelahi | Jumlah Wisatawan Candi Borobudur Magelang Baru Mencapai 70 Persen | Begini Respons Anya Geraldine ketika Namanya Disebut dalam Atribut Demo Tolak Omnibus Law | Prediksi Valencia Vs Barcelona La Liga Spanyol, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Gorontalo, Ramadhan Hari ke-19, Selasa 12 Mei 2020 | Ini Deretan Ponsel Terlaris Bulan Mei 2020, Xiaomi Redmi 8A Pro Masuk Daftar | Jadwal Bioskop Kota Semarang Rabu 26 Februari Film Invisible Man Mulai Tayang Hari Ini | Hindari Keramaian, Bek Persiraja Muhammad Kasim Slamat Latihan di Gunung | Wali Kota Surabaya Risma Pingsan saat Pimpin Rapat, Kelelahan Sosialisasi New Normal secara Maraton | Penculik Mahasiswa Telkom Minta Tebusan Rp 400 Juta, Keluarga Lapor Polisi, Fathan Dibunuh | Jadwal Samsat Online Keliling Semarang Hari Ini, Selasa 9 Februari 2021 Buka di Tiga Lokasi | Soal Calon dari PDIP di Pilwakot Solo, Rudy: Tugas Saya di Penjaringan Sudah Selesai | Kasus Serangan Tawon Endhas Terparah di Klaten, Ganjar: Jika Diperlukan, Kami Siap Turun Tangan | Hacker Channel Youtube The Onsu Family Ingin Hapus Video Betrand Peto, Ruben Onsu Tahu Pelakunya | Satu Lagi Warga Kendal Positif Corona Laki-laki Usia 42 Tahun, Ada Riwayat Perjalanan dari Turki | BPOM Temukan Bahan Kimia Berbahaya di Kerupuk yang Dijual di Pasar Jepon Blora | Pemuda Malang Palu Kepala Teman Sendiri, Alasan Tak Tahan Diejek Kalah Main Game Online | Bikin Waswas, Atap Ruang Kelas di SDN Bringin Rawan Ambrol | Foto-foto 32 Milisi Kongo Paling Dicari Menyerah pada TNI, Senjata Dikumpulkan, Ini Kronologinya | Kepala Sekolah Semakin Beringas Dengar Tangis Rintihan Siswinya: Jangan Pak! Jangan! | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Bengkulu, Ramadhan Hari ke-9, Rabu 21 April 2021 | Masyarakat Sudah Lega dan Plong, Kata Kades Sewurejo Karanganyar Setelah Isolasi Wilayah Berakhir | RSUP Dr Kariadi Periksa 16 Pasangan Calon Kepala Daerah, Kota Semarang Masih Absen | Permudah Pelanggan Tambah Daya, PLN Hadirkan Paket Ramadan Peduli dan Ramadan Berkah | Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Hari Ini, Buka di Kecamatan Tegal Selatan dan 7 Tempat Lainnya | Harga Emas Antam di Semarang Selasa 9 Februari, Berikut Daftar Lengkapnya  | Empat Orang Peserta Unjuk Rasa dii Kantor Gubernuran Ditetapkan Jadi Tersangka | Beragam Tanggapan Warga Pemalang Terkait Pemerintahan Dua Periode Junaedi dan Martono | Berawal Dari Hobi Mengoleksi Tarantula, Kelvin Mengembangkan ke Bisnis Jual Beli Online | Viral Video Pria Palak Penjaga Toko, Ancam dengan Senjata Tajam, Ini Nasibnya Sekarang | Pemilihan Ketua RW Rasa Pilpres di RW 6 Mangkang Kulon Semarang, Biaya Mandiri dari Kas | TKW Asal Sragen Disekap Majikan Dalam Kamar Sejak 2016 di Arab Saudi, Terbongkar dari Medsos | Dibully Teman Sekolah, Seorang Siswa SMP Dirawat di Rumah Sakit, Polisi Periksa Guru | Viral Gajah Hamil Mati Makan Nanas Isi Petasan, Tetap Berdiri Meski Tak Bernyawa | Ternyata Ada Sosok Pria Lain di Balik Kasus Sate Beracun, Kini Jadi Buruan Polisi | Nonton TV Online Link Live Streaming MotoGP Andalusia, Rossi Jagokan Pebalap Ini Juara MotoGP 2020 | Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 2 SD Halaman 70 71 72 73 74 75 76 Subtema 2 Dongeng Kiki dan Kiku | DPRD Jateng Dukung Realokasi Anggaran Pilkada Serentak 2020 untuk Penanganan Corona | Bupati Temanggung Al Khadziq Gagal Divaksin pada Tahap Pertama, Ini Penyebabnya | Video Puncak Kepadatan Arus Libur di Pekalongan | Yakin Garuda Tak Akan Ditinggalkan Konsumen, Luhut: Memang Mau Naik Burung Gagak | Ferinando Imbau Keluarga Pasien Virus Corona Tak Perlu Khawatir Biaya Perawatan | Video Pria Berkaus Ormas di Semarang Nekat Rampas Handphone Milik Bocah | Driver Ojol Jadi Korban Hipnotis, Diberi Minyak Wangi lalu Linglung Tak Ingat Lagi | FOKUS : Mau Dibawa ke Mana Pendidikan Kita? | Jelang Lebaran, Kemenhub Melakukan Ramp Check di Terminal Tirtonadi Solo | Putri Sofia Turun Tangan Jadi Asisten Tenaga Medis Selama Wabah Virus Corona di Swedia | Ombudsman Simpulkan Pertamina Tidak Respons Keluhan Warga Sebelum Kilang Balongan Terbakar | Hasil Bola Liga Inggris Tadi Malam Manchester City Vs Everton, Citizen Sukses Raih 3 Poin | Stok Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Rabu 14 Oktober 2020, Tiga Komponen Menipis | Nonton TV Online Ini Link Live Streaming RB Salzburg Vs Bayern Munchen Liga Champion | Ilmuwan Gunakan Nama Donald Trump untuk Spesies Baru Amfibi Mirip Cacing | Video Dua Pelaku Curanmor Beraksi Lihat Kunci Kontak Masih Menancap | Pemeran Yu Es Teh di Vlog Pak Bhabin AKP Nyi Ayu Fitria Dimutasi, Ini Penggantinya | Ramalan Denny Darko Soal Nasib Karier Nissa dan Ayus Sabian Setelah Diterpa Kasus Perselingkuhan | 40 Ucapan Selamat Hari Kartini 21 April, Kirimkan ke WA atau Jadi Status di FB, IG, Twitter | Tak Seperti Biasa, Fahri Hamzah Perlihatkan Honor Jadi Pembicara di ILC, Netizen Soroti Jumlahnya | Sinopsis Drakor Blood Episode 1 Net TV, Park Ji Sang Selamatkan Chae Yeon dari Serigala | Penjara 7 Tahun Menanti Pencuri Notebook Asus di Tugu Semarang | Kontrak Yamaha Resmi Diperpanjang, Rossi Berstatus Pebalap Pabrikan Mengaspal Bersama Tim Satelit | Merasa Gerah Suhu Panas di Yogyakarta dan Jateng Akhir-akhir Ini? Ini Jawaban BMKG | Kode Redeem FF Terbaru Minggu 2 Mei 2021 Lengkap dengan Cara Tukar di Free Fire | Pesan Kemerdekaan Bakul Mainan Emperan Solo, Dulu Tugasnya Mata-mata Agresi Militer Belanda 2 | Krystal Kirim Hadiah dan Pesan Spesial untuk Gong Myung di Lokasi Syuting Film Killing Romance | Biaya Makan Anda Boros atau Tidak? Ini Cara untuk Mengetahuinya | Jarang Diketahui Publik, Yan Vellia Beberkan Hubungan Asli dengan Saputri Sepeninggal Didi Kempot | UPDATE Jumlah Positif Corona di Indonesia, Total 172 Kasus, 7 Meninggal Salah Satunya Petugas Medis  | Pria Sunda-Prancis Lolos Akmil, Panglima TNI Terlihat Puas Setelah Mewawancarai, Simak Prestasinya | Hasil Akhir PSM Makassar Vs Persija Jakarta Piala Menpora 2021, Hujan Kartu Kuning, Nol Gol | Profil dan Biodata Anton Medan, Mantan Preman Bandar Judi yang Tobat Masuk Islam di Umur 35 Tahun | Hasil Lengkap Liga Inggris Manchester United Menangkan Derby, Bale Mengamuk dan Liverpool Kalah Lagi | Kemnaker: Pekerja Kontrak dan Outsourcing Tetap Berhak Terima THR | Baru Dapat Zona Kuning Corona, Pemkab Temanggung Sudah Berani Buka Tempat Wisata | Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Kamis 22 April 2021 Buka di Empat Lokasi | Hasil Liga Champions Tadi Malam, Liverpool vs Midtjylland: The Reds Amankan 3 Poin | Baju Indonesia Raya, Ciri Khas Pendukung Gibran Menarik Perhatian Peserta Rapat Paripurna | Pemilu Dinilai Penuh Kecurangan, Militer Ancam Kudeta Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi | Jelang 17 Agustus Penjualan Bendera di Tegal Malah Menurun | 4 Mahasiswi Asal China Mendapat Beasiswa di Universitas Wahid Hasyim Semarang | Video Nurul Tak Henti Menangis Bikin Geger Rombongan Bupati Pemalang | Jadwal Film Bioskop Hari Ini - Sediakan 7 Film di Cinemaxx Pasific Mall Tegal | Mengenal Kalium Sianida, Zat yang Ada di Kasus Sate Beracun, Ini Bahayanya bagi Tubuh | Jenazah TKI Asal Karanganyar Disalatkan di Rumah Duka Sebelum Dikebumikan | 23 Warga Binaan Rutan Salatiga Dapat Remisi Lebaran | Jadwal dan Prediksi Liga Inggris Wolves Vs Liverpool, Susunan Pemain, H2H, Live Streaming Mola TV | Inilah Sosok Cantik Raiyah Chitra Calon Keluarga Baru Cendana Menantu Siti Hardiyanti Tutut Soeharto | Menhub: Layanan Bus BTS Bisa Membuat Angkutan Perkotaan Lebih Nyaman | Anak Desa Tetangga Juga Nikmati di Jalan Mulus Hasil TMMD Pekalongan | Chord Kunci Gitar Ingin Lekas Memelukmu Lagi D'Masiv | Chord Kunci Gitar Pergilah Kasih Chrisye | .Polres Kebumen Selenggarakan Latihan Dalmas Mengantisipasi Kerawanan Pemilu | Viral Penumpang KRL Terkunci di Gerbong Gara-gara Ketiduran: Min Tolong Saya ke Kunci di Gerbong 9 |

Anda sedang membaca PSBB Bandung Batal Dihentikan, Ikuti PSBB Jabar yang Dimulai Hari Ini Hingga 14 Hari ke Depan - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

PSBB Bandung Batal Dihentikan, Ikuti PSBB Jabar yang Dimulai Hari Ini Hingga 14 Hari ke Depan


Oleh : JATENGKOTA | on Rabu, 6 Mei 2020 21:32
PSBB Bandung Batal Dihentikan, Ikuti PSBB Jabar yang Dimulai Hari Ini Hingga 14 Hari ke Depan

JATENGKOTA, BANDUNG - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Bandung Raya, yang sedianya akan berakhir Selasa (5/5/2020) batal.

Secara resmi PSBB Bandung Raya diperpanjang hingga Selasa (19/5/2020).

Perpanjangan dilakukan seiring dengan turunnya Keputusan Gubernur Nomor 443/Kep.259-Hukham/2020 tentang Pemberlakukan PSBB di Wilayah Provinsi Jawa Barat dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), dan akan terus diperpanjang selama masih muncul pasien-pasien baru yang terpapar Covid-19.

Jawa Barat akan melaksanakan PSBB provinsi di 27 kota/kabupaten mulai 6 hingga 19 Mei 2020.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga menandatangani Peraturan Gubernur Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Gubernur juga membuat Surat Edaran Nomor 460/71/Hukham tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan PSBB Bidang Transportasi di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Baik Kepgub, Pergub, maupun SE ditandatangani Gubernur pada Senin (4/5/2020) atau dua hari menjelang hari pertama PSBB Wilayah Jabar.

"Insya Allah Jabar siap melaksanakan PSBB, ujar juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jabar Daud Ahmad, Senin (4/5).

Pergub PSBB Jabar secara umum tidak jauh berbeda dengan Pergub PSBB Bodebek dan Bandung Raya, mulai ketentuan umum, pembatasan di berbagai sektor, urusan yang dikecualikan, hak dan kewajiban masyarakat, diskresi bupati/wali kota, hingga sanksi.

Perbedaan mencolok ada pada sektor transportasi, terutama sepeda motor, baik pribadi maupun angkutan umum daring (online).

Pasal 16 ayat 6 menyebutkan motor pribadi boleh berboncengan dua orang asalkan memiliki KTP dengan alamat yang sama dan atau dalam rangka kegiatan penanggulangan Covid-19 dan atau dalam kondisi gawat darurat kesehatan.

Selain itu, pada ayat 8 disebutkan, sepeda motor transportasi umum daring diperbolehkan mengambil penumpang asalkan dilakukan dalam rangka menanggulangi Covid-19 dan atau dalam kondisi gawat darurat kesehatan.

Hal teknis inilah yang salah satunya diatur dalam SE gubernur yang ditujukan kepada bupati/wali kota.

Daud mengatakan, penyempurnaan pergub dilakukan setelah melihat fenomena di masyarakat saat PSBB Bodebek dan Bandung Raya.

Banyak pengendara motor suami-istri dan yang satu rumah protes karena tidak boleh melintas padahal untuk urusan kesehatan.

“Perundangan yang baik adalah yang adaptif dan memenuhi rasa keadilan masyarakat. Jadi dalam pergub ini ada penyempurnaan,” jelas Daud.

Dengan mekanisme baru ini, Daud berharap tidak ada lagi pro kontra di masyarakat dan PSBB dapat berjalan lancar. “Kalau sudah diatur semuanya enak. Petugas enak, masyarakat enak. Tidak ada lagi yang nyolong-nyolong pakai jalan tikus,” ungkapnya.

Pergub juga mewajibkan masyarakat menjalani tes masif apabila telah ditetapkan petugas sebagai bagian dari pemetaan penyakit, isolasi mandiri di tempat yang ditentukan, serta melapor jika dirinya dan keluarga mengali gejala COVID-19.

Mengenai pasal ini, sebetulnya sama dengan Pergub sebelumnya. Tapi Daud ingin menggarisbawahi, bahwa keberhasilan PSBB itu tes masih baik RDT dan PCR. Warga pun harus disiplin isolasi mandiri jika terkategori ODP, dan harus jujur melapor ke puskemas atau klinik jika memgalami gejala COVID-19.

“Kalau tidak ada tes masif, PSBB tidak punya ukuran keberhasilan karena tidak ada pemetaan. Penting juga, tes masif untuk mendeteksi orang tanpa gejala (OTG) yang aktif,” jelas Daud.

Dua hari menjelang PSBB Jabar, Gugus Tugas COVID-19 semakin intens berkomunikasi dengan pemkab atau pemkot dan berkoordinasi dengan instansi vertikal pemerintah pusat.

“Kami harapkan semua kabupaten/kota siap melaksanakan PSBB maksimal. Tapi kalau pun ada yang PSBB parsial, kita benar-benar hitung untung ruginya,” kata Daud. 

Hari Pertama PSBB Jabar

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, mengatakan hari pertama pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) Jawa Barat yang digelar di semua kota dan kabupaten yakni pada Rabu (6/5/2020), kebanyakan masih berupa sosialisasi kepada masyarakat.

Daud yang juga merupakan Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini mengatakan sosialisasi yang masih berjalan ini disebabkan masih kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap PSBB di daerahnya.

"Dari laporan-laporan yang ada, jadi hari ini di beberapa daerah yang baru melaksanakan PSBB ini masih banyak masyarakat yang belum paham. Aartinya satgas di kabupaten kota terus juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Jadi hari ini sifatnya masih sosialisasi secara persuasif memberikan informasi kepada masyarakat yang melanggar," kata Daud di Gedung Sate, Rabu (6/5/2020).

Pelanggarannya yang ada, katanya, kebanyakan masih seputar protokol kesehatan seperti penggunaan masker, sarung tangan, pengendara motor berboncengan tidak memiliki satu alamat, dan sebagainya.

"Semoga di hari-hari ke depan PSBB ini bisa berjalan lebih efektif tapi disiplin karena masyarakat sudah bisa lebih memahami apa yang disebut dengan PSBB," katanya.

Dengan seluruh kabupaten kota di Jawa Barat melaksanakan PSBB, katanya, jadi 17 daerah memang baru melaksanakan PSBB hari ini. Sedangkan yang terakhir melaksanakan PSBB sebelumnya adalah Bodebek dan Bandung Raya, yaitu 10 kabupaten kota.

Mengenai pernyataan Menteri Perhubungan yang kembali memperbolehkan sejumlah transportasi antardaerah beroperasi, Daud mengatakan masih menunggu surat edaran dari menteri mengenai protokol atau kriteria penumpang yang dapat menggunakan moda transportasi tersebut.

"Yang jelas bahwa memberhentikan itu kan awalnya dari dari larangan mudik, kemudian ada pemberhentian transportasi moda antardaerah. Nah sekarang dibuka lagi. Kemudian dengan mengatakan apa kriteria penumpang yang dapat bepergian, saya pikir kalau kita di daerah harus all out untuk mengecek di perbatasan jangan sampai ada di antara penumpang itu ada yang lolos misalnya mereka yang mau mudik," katanya.

Evaluasi PSBB

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) PSBB sejak diberlakukan 22 April masih banyak pelanggaran. Sehingga PSBB Bandung Raya bakal diperketat agar memperoleh hasil maksimal.

Hasil catatan Tim Satgas PSBB di jalan raya, sebanyak 2.123 orang tidak menggunakan masker, 11.803 orang tidak menggunakan sarung tangan, 3.373 melebihi kapasitas, ada 1.255 pengendara roda dua yang berboncengan.

Selain itu, ada pula 2.524 pembubaran massa dan 14.058 peringatan lisan kepada masyarakat yang melanggar aturan PSBB.

Di samping itu, masih ada 72.486 kendaraan yang melintasi Kota Bandung, baik yang menuju Kota Bandung dari luar kota maupun yang menuju kota kabupaten di Bandung Raya melewati Kota Bandung. 17.590 kendaraan di antaranya adalah sepeda motor.

"PSBB di Kota Bandung memang baru dimulai dan masih banyak masyarakat yang belum paham. Tapi kita akan terus memberlakukan ini, kita terus sosialisasikan agar memutus penularan Covid-19," ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat telekonferensi evaluasi pelaksanaan PSBB Bandung Raya dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Sabtu (25/4/2020).

Oded menilai, partisipasi warga juga cukup tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya, masyarakat melalui RW telah berinisiatif pula menutup jalan-jalan akses terutama di gang-gang permukiman.

"Di gerbang gang, mereka sudah siap dengan pengawasan, ada yang menyediakan sabun cuci tangan, memeriksa suhu tubuh, dan lain-lain. Alhamdulillah semua berperan," katanya.

Rapat dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Bandung juga membahas proses distribusi Jaring Pengamanan Sosial (JPS) di Kota Bandung.

Sebagaimana diketahui, Kota Bandung sedang berproses mendistribusikan bantuan untuk warga yang tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui PT. Pos Indonesia.

"Kami sudah sampaikan bantuan kepada masyarakat, yang DTKS sudah 63 ribuan. Kami kerjakan bersama dengan PT Pos, kami bagikan dalam bentuk uang," tutur Oded.

Oded menambahkan, bantuan lainnya masih dalam proses. Pembaruan data untuk bantuan Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) juga tengah dikoordinasikan dengan tim dan Pemprov Jabar.

"Non DTKS masih koordinasi dengan provinsi, sedang didata sekarang mana yang untuk dibagi oleh provinsi mana yang buat kota. Sekarang sedang berproses," imbuh Oded.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat berpesan kepada Oded agar terus memperketat pengawasan pergerakan manusia di Kota Bandung. Pasalnya, ibu kota Jawa Barat ini tergolong memiliki mobilitas yang tinggi.

"Kota Bandung ini persis seperti Jakarta. Pusat kerja, pusat magnet dari pergerakan. Jadi salah satu penyebab masih banyaknya pergerakan motor mobil itu karena masih bukanya kantor-kantor dan tempat bekerja di Kota Bandung," ujar Ridwan Kamil

Menurutnya, selama tempat-tempat bekerja itu masih beroperasi, maka aktivitas warga terutama di jalan raya juga tidak akan berhenti. Ia pun meminta agar pengawasan aktivitas warga yang tidak semestinya juga ditingkatkan, disertai dengan penegakan aturan.

"Berkaca dari Jakarta, harus ada razia kegiatan-kegiatan ini untuk menegur yang masih buka di luar yang 'emergency', supaya menghentikan alasan terjadinya pergerakan kendaraan dari luar Kota Bandung. Jadi, mohon dijadikan evaluasi," pinta Oded.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul PSBB Bandung Raya Diperpanjang Sampai 19 Mei, Ojol Boleh Tarik Penumpang, Pemotor Boleh Boncengan

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS