7 Hal yang Perlu Diketahui soal Vitamin D yang Banyak Dicari Saat Pandemi Covid-19 | Jadwal Samsat Online Keliling Semarang Hari Ini, Senin 9 Maret 2020 Buka di Simpanglima dan Sompok | Belanjakan Pemulung Cilik ke Minimarket hingga Viral, Pengunggah: Memberi Tak akan Buat Miskin | Andre Rosiade Sindir Ahok : Komisaris Rasa Dirut Pertamina, Yunarto Wijaya Balas dengan Istilah Ini | Satlantas Polrestabes Semarang Pastikan Tak Akan Tindak Pengendara Tak Pakai Masker | Video Paslon Hendi-Ita Silaturahmi ke Tribun Jateng | Menteri Ketenagakerjaan Tinjau Posko THR Disnaker Kabupaten Tangerang | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini, Banyumas, Ramadhan Hari ke-4, Jumat 16 April 2021 | Kata Ganjar Soal Kepala Daerah yang Izinkan Tempat Keramaian Beroperasi Saat Jateng di Rumah Saja  | Dipuji Kwak Dong Yeon, Song Joong Ki Akui Masih Belum Puas Perankan Sosok Vincenzo | May Day 2021, Polresta Solo Salurkan Bantuan Kepada Para Buruh, Ini Harapan Mereka  | Amerika Serikat Rusuh: Hari Ini Mata Uang Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 14.505 per Dolar AS | BREAKING NEWS: Kecelakaan di Tol Cipali, Bus Sinar Jaya Tujuan Pekalongan Terguling Timpa Avanza | 10 Kali Gagal Koneksi PTS Daring Dari Rumah, ‎Ikhsan Putuskan Berangkat Ke Sekolah, Telat 1 Jam | Grup Riset Farmasi UNS Solo Dirikan Pharmacy Corner di Tamcer Jebres | BREAKING NEWS Update Corona Indonesia 1 Mei 2021: Tambah 4.512 Kasus, Total 1.672.880 Positif | Suara Rohadi Si PNS Tajir Bergetar Bantah Kesaksian Eks Komisaris RS Reysa Mitra Medika Indramayu | Harta Kekayaan Cai Changpan Dibongkar Pak Camat, Begini Keseharian Terpidana Mati Kasus Narkoba | Ikut Bantu Penanganan Virus Corona, Carfix Indonesia Beri Bantuan Peralatan Medis ke Rumah Sakit | SPOILER Doom At Your Service Episode 10: Tak Dong Kyung Rayakan Ulang Tahun Myul Mang | VIRAL Mantan Pacar Minta Kembali Barang yang Pernah Dibelikan, Begini Kisah Lengkap di Baliknya | Arab Saudi Buka Lagi Penerbangan Internasional pada 17 Mei | Kekek di Adikarto Kebumen Diduga Bakar Rumahnya, Padahal Cucu Sedang Tertidur | 6 Zodiak Paling Susah Move On dan Gampang Baper Ingat Mantan | Lagi, 58 Warga Banjarnegara Terjaring Operasi Masker | Rotasi Jabatan di Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi Jabat Kasatresrim | Cerai dari Ahok BTP, Veronica Tan Kepergok Naik Mobil Sendiri Masih Urus Warga Rusun | Kunci Jawaban Kelas 4 Tema 9 Halaman 1, 4, 5, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 14  Sumber Energi Air & Listrik | Indosat Ooredoo Kuatkan Jaringan Antisipasi Lonjakan Trafik Data Menjelang Idul Fitri | Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 3 September 2020, Cancer Bersiaplah Hadapi Kecemburuan | Polres Pati Ringkus 2 Pengedar dan 4 Pemakai Sabu di Waktu Empat Hari | Anggito Abimanyu: Dana Haji Aman, Tak Ada Utang dan Tak Dipakai Untuk Biaya Infrastruktur | Viral Pungli Pos Penyekatan, Modus Minta Uang Bagi yang Tak Punya Sertifikat Vaksin atau Hasil Swab | VIRAL Bocah Manusia Silver Menangis Diduga Dipaksa Kerja oleh Ayah, Ini Kesaksian Warga yang Melihat | Arti Mimpi Berhubungan Badan Dengan Artis Idola, Ada 10 Tafsir Berbeda | Kunci Jawaban Kelas 4 SD Tema 9 Halaman 93 94 97 98 Buku Tematik: Menjaga Kelestarian Lingkungan | Ini Saran Ayu Ting Ting pada Cita Citata yang Gagal Menikah dengan Roy Geurts | Rita Sugiarto Minta Maaf sang Anak Terjerat Narkoba, Akui Kecolongan hingga Singgung soal Pergaulan | Hidupkan Pasar Tradisional, Bupati Sragen : Para ASN Jangan Nunggu Saya Baru Belanja | Setelah Berdarah-darah Raih WTP, Sekda Rembang: ke Depan Aset Harus Terus Ditata | Ruang Isolasi Covid-19 Terbatas, Kapal Pelni Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG dan Bergejala Ringan | Bali United Juara, Tira Persikabo Tim Fair Play - Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Liga 1 2019 | Viral Cerita PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri dan Tulis Curhat di Instagram, Ini Kata BKD Jateng | Pemerintah Evaluasi Perayaan Iduladha di Sejumlah Wilayah Tak Sesuai Prokes, Sangat Disayangkan | Sempat Heboh Video Nia Ramadhani, Kini Gigi Ditantang Kupas Salak oleh Raffi Ahmad, Lihat Reaksinya | Jadwal Imsak dan Adzan Subuh di Medan, Rabu 21 April 2021, Beserta Bacaan Niat Puasa | KKB Papua Diduga Sering Nyamar Jadi Warga Untuk Perdaya Aparat | Transaksi Pasar Tradisional Bakal Gunakan QR Code - Program Besar Bank Indonesia | Firli Bahuri Disebut Pernah Bikin Daftar Nama Pegawai yang Diwaspadai, Wakil Ketua KPK Bantah | Melisa Istri Tersangka Penganiaya Perawat RS Siloam: Perawat Itu Tidak Layak Bekerja di RS Manapun | Orangtua Murid SMKN 29 Tuntut Konseling Siswa | Gerakan Indonesia Bermain Hope Worldwide, Moses Pakai Helm, Pura-pura Jadi Astronot | Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 5 SD Halaman 104 105 106 107 108 109 110 111 Teknik Menggambar | Calon Mahasiswa UNS Solo Pura-pura Buta, Daftar SBMPTN Jalur Tunanetra: Langsung Kami Diskualifikasi | Hotline Semarang : Lampu Penerangan di Depan TPU Sompok Tak Nyala | Peruntungan Shio Hari Ini Kamis 24 September 2020 | Data Kependudukan Bocor, DPR Perlu Segera Sahkan UU Pelindungan Data Pribadi | Video Saatnya Berburu Kelezatan Durian Lemahabang Pekalongan | Warga Bisa Belanja Sambil Nego Harga Tanpa Harus ke Pasar, Caranya Lewat Situs Pasar Rakyat Kendal | Pemerintah Larang Mudik Tahun Ini, Penjual Tiket Bus: Kami Juga Butuh Makan | Bupati Yuni Tetapkan Libur Sekolah di Kabupaten Sragen Bertambah 1 Pekan Lagi | Kunci Jawaban Kelas 3 Tema 8 Halaman 66 67 68 Subtema 2 Pembelajaran 2 Buku Tematik: Musyawarah | Hukum Menggosok Gigi dan Berkumur saat Puasa, Apakah Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasannya | 'Mimpi' Imam Shamsi Ali Dirikan Pondok Pesantren Pertama di Amerika Serikat | Misteri Siapa Wanita Yang Akan Dinikahi Sule Apri Ini, Ini Bocoran dari Kuasa Hukumnyal | Kunci Jawaban Tematik Kelas 6 SD Tema 8 Halaman 42, 43, 44, 45, 46: Revolusi Bumi | Apa Itu Varian Delta? Apa Gejalanya Sama dengan Virus Corona Pada Umumnya? Berikut Penjelasannya | Chord Kunci GItar K Cigarettes After Sex | Gunung Semeru Meletus, Warga Berbondong-bondong Mengungsi | Jadwal Samsat Keliling di Pati Hari Ini, Senin 2 November 2020 | Pantas Menghilang dari Dunia Hiburan, Ternyata 6 Artis Ini Jadi PNS | Asyik Dengarkan Musik di Kamar, Hendra Terpental saat Petir Menyambar | Prakiraan Cuaca Tegal Raya Hari Ini Rabu 9 September 2020, Ada Wilayah Hujan Malam Hari | Marsha Aruan dan El Rumi Putus Karena Beda Agama, Maia Estianty Buka Suara | Longsor di Desa Prendengan Banjarnegara, Batu Besar Penuhi Jalan Kabupaten | Aksi Bejat Pria Rudapaksa Adik Ipar yang Masih Berusia 15 Tahun di Semak-semak, Pelaku Tipu Korban | Ini Unggahan Terbaru Maudy Ayunda Seusai Live Instagramnya Jadi Trending Twitter | Tinjau TMMD di Sumberagung, Bupati Pati Ingatkan Tetap Waspada Virus Corona | Video 6 Pelaku Curanmor Dibekuk 5 Motor Disita | Chord Kunci Gitar Baa Baa Black Sheep | Dosen UNS Solo Kembangkan Potensi Produksi dan Penjualan Kecap Khas Wonogiri | Para Remaja di Daerah Ini Kecanduan Obat Batuk Buat Mabuk, Polisi: Ada yang Sekali Tenggak 35 Butir  | Bank Indonesia Prediski Juni 2021 Ini akan Terjadi deflasi 0,11%, Ini Alasannya | Penggerebekan Gudang Pil PCC di Cilacap, Pabrik di Tasikmalaya, Rencana Dijual ke Kota-kota Ini | Sinopsis Ishq Subhan Allah Episode 138, Sinema India ANTV Jumat 29 November 2019 Jam 15.30 WIB | Edukasi Kesehatan Reproduksi, Remaja Perempuan Wajib Pahami Ini untuk Jalani Hidup Sehat | Ratusan Pekerja Pati Kena PHK Akibat Pandemi Corona, Disnaker Siap Bantu Daftarkan Kartu Prakerja | Tiga Orang Alami Luka Ringan Akibat Gempa yang Guncang Sukabumi | Kini Anak-anak Kalinusu Brebes Banyak yang Bercita-Cita Menjadi TNI | Ingin Muktamar Dipercepat, PPP Jateng Minta Ketua Umum dari 'Darah Hijau' | Pendapatan Film Animasi Jepang Kimetsu no Yaiba Mencapai Lebih dari 40 Miliar Yen | Jokowi Segera Lantik Mendikbudristek, Pengamat Prediksi Nasib Nadiem Makarim & Peluang Abdul Mu'ti | Kakek Penjual Arum Manis Jadi Korban Perampokan, Diancam Ditembak Pelaku yang Mengaku Polisi | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Samarinda, Ramadhan Hari ke-5, Sabtu 17 April 2021 | Sri Mulyani Sebut Pemerintah Kabupaten Lambat Salurkan Dana Desa, Bupati Wonogiri Angkat Bicara | Anggota KKB Melarikan Diri Usai Kontak Senjata, Bawa Senjata AK-47 Milik Rekannya yang Tewas | Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Solo, Ramadhan Hari ke-26, Selasa 19 Mei 2020 | Edhy dan Istri Belanja Barang Mewah Hingga Rp800 Juta Pakai Uang Eksportir Benur: Ini Daftarnya | Pria Banyumas Cabuli Siswi SD, Korban Diiming-Imingi Uang Rp 50 Ribu | Profesi Akuntan dan Revolusi Industri 4.0 |

Anda sedang membaca 7 Hal yang Perlu Diketahui soal Vitamin D yang Banyak Dicari Saat Pandemi Covid-19 - JATENGKOTA mohon pertahankan, kami selalu update berita terbaru hari ini singkat, padat dan terpercaya.

7 Hal yang Perlu Diketahui soal Vitamin D yang Banyak Dicari Saat Pandemi Covid-19


Oleh : JATENGKOTA | on Rabu, 14 Juli 2021 14:38 WIB
7 Hal yang Perlu Diketahui soal Vitamin D yang Banyak Dicari Saat Pandemi Covid-19

JATENGKOTA, JAKARTA - Infeksi virus corona penyebab Covid-19 menyerang sistem imun tubuh.

Maka tak jarang, jika vitamin D sering diberikan kepada pasien Covid-19.

Lantas, seperti apa hubungan vitamin D dan Covid-19? 

"Vitamin C, D dan E paling sering dihubungkan dengan sistem imun. Vitamin D memang salah satu yang berkorelasi dengan sistem imun tubuh," kata Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Zullies Ikawati, Apt, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (7/7/2021)  lalu.

Sumber Vitamin D Harian

Prof Zullies mengatakan bahwa kebutuhan vitamin D harian, sebenarnya dapat dipenuhi dari konsumsi makanan sehat dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Seperti dilansir dari Mayo Clinic, vitamin adalah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membangun dan menjaga kesehatan tulang.  

Vitamin D juga mengatur banyak fungsi seluler lainnya dalam tubuh.

Selain itu, manfaat vitamin D juga bersifat anti-inflamasi atau anti peradangan, antioksidan, serta neuroprotektif yang terkandung dapat mendukung kesehatan kekebalan tubuh, fungsi otot, dan aktivitas sel otak.

Banyak Dicari Masyarakat

Akhir-akhir ini suplemen vitamin D banyak diburu masyarakat, karena diyakini manfaatnya dalam meningkatkan imun tubuh dan mencegah infeksi Covid-19.

Sumber vitamin D, seperti dikutip dari Mayo Clinic, tidak secara alami dapat ditemukan di banyak jenis makanan.

Akan tetapi, vitamin D bisa ditemukan pada susu, sereal, dan ikan dengan lemak baik seperti salmon, makarel dan sarden.

Seperti disebutkan juga oleh Prof Zullies, bahwa vitamin D juga bisa diperoleh dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Sebab, sinar matahari dapat langsung mengubah bahan kimia di kulit kita menjadi bentuk aktif vitamin (kalsiferol).

"Tubuh kita itu sebenarnya menghasilkan vitamin D, cuma harus dikonversi menjadi vitamin D yang aktif dengan bantuan sinar matahari," jelas Prof Zullies.

Kendati sumber vitamin D bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh dan konsumsi makanan sehat, namun tak dipungkiri, apabila suplemen tambahan vitamin D juga dibutuhkan, terutama dalam meningkatkan imun atau kekebalan dari potensi infeksi Covid-19.

"Dari beberapa kajian mengungkapkan bahwa ternyata rata-rata orang memiliki kadar vitamin D yang rendah, sehingga perlu tambahan asupan vitamin dari luar, seperti dari suplemen," jelas Prof Zullies.

Vitamin D dalam terapi Covid-19

Vitamin D sebagai suplemen untuk terapi Covid-19, diberikan pada dosis yang berbeda dengan suplemen harian pada orang yang sehat yang manfaatnya diperlukan untuk menjaga kesehatan.

Prof Zullies menjelaskan kebutuhan vitamin D pada orang yang sehat dan orang yang sedang sakit, khususnya mereka yang terkena Covid-19, tentu berbeda.

Untuk menjaga kesehatan dan imun tubuh, dosis vitamin D yang disarankan per hari yakni antara 400IU hingga 1000IU.

Sebab, asupan vitamin D sudah tercukupi dari makanan sehat yang dikonsumsi sehari-hari.

Namun, berbeda pada orang sedang sakit, terutama mereka yang sedang terinfeksi Covid-19.

Dosis Vitamin D

Dosis vitamin D yang diberikan atau disarankan juga berbeda. Pada pasien Covid-19, vitamin D yang dikonsumsi untuk memulihkan imun atau kesehatan pada kelompok ini, kata Prof Zullies, bisa mencapai 5000IU atau lebih.

"Pada dasarnya, vitamin D tambahan relatif aman dikonsumsi setiap hari, untuk dosis sekitar 400IU. Namun, untuk dosis yang lebih tinggi, sebaiknya tidak dikonsumsi untuk waktu yang lama," jelas Prof Zullies.

Prof Zullies mengatakan bahwa batas toleransi vitamin D yang dikonsumsi yakni 10.000IU per hari.

Jangan Berlebihan

Akan tetapi, tidak disarankan mengonsumsi vitamin D hingga 40.000IU per hari, sebab dengan dosis vitamin setinggi itu, dapat menyebabkan keracunan.

"Vitamin D larut dalam lemak, jika dosisnya terlalu tinggi maka akan sulit dieliminasi dalam tubuh. Sama dengan vitamin C yang larut dalam air, jika terlalu banyak akan dikeluarkan melalui urin, dan bisa terdeposit terlalu lama dalam tubuh," papar Prof Zullies.

Prof Zullies menyarankan sebagai langkah preventif yakni mencegah penyakit dan menjaga kesehatan serta menjaga imun, maka dosis vitamin D yang disarankan sekitar 400IU sudah cukup.

Namun, untuk terapi penyembuhan sakit, seperti pada pasien Covid-19, dosis vitamin D yang dikonsumsi bisa 1000IU hingga 5000IU.

Benarkah bisa obat infeksi Covid-19?

Berbagai studi terkait vitamin D dilakukan oleh para ahli untuk menemukan manfaatnya dalam mengobati infeksi Covid-19.

Temuan dari penelitian kecil yang hasilnya diterbitkan di The Journal of Steroid Biochemistry and Molecular Biology mengungkap tentang hal ini.

Disebutkan, vitamin D bisa memberi hasil pengobatan lebih baik bagi pasien virus corona.

Para peneliti dari Universitas Cordoba, Spanyol, meneliti 76 pasien Covid-19 yang dirawat di Reina Sofia University Hospital.

Semua pasien menerima pengobatan terbaik. Namun, di antara mereka ada 50 pasien yang menerima kalsifediol.

Kalsifediol adalah bentuk metabolisme vitamin D3 yang dapat meningkatkan kadar vitamin D dengan cepat pada pasien.

Nah, penelitian ini menemukan, pasien yang menggunakan kalsifediol mempunyai kemungkinan lebih kecil untuk masuk dalam perawatan intensif.

Lebih dari itu, tidak ada dari pasien-pasien tersebut yang akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan, pada kelompok kontrol (yang tidak mengonsumsi kalsifediol) yang berjumlah 26 pasien, ada 13 pasien dirawat di unit perawatan intensif, dan dua orang meninggal dunia.

Tiga dosis kalsifediol dalam studi ini (0,532 mg di hari pertama, dan 0,266 mg di hari ketiga dan ketujuh) dapat mengurangi infeksi parah Covid-19.

Selain itu, disimpulkan pula bahwa dosis tersebut pun bisa menurunkan risiko komplikasi.

"Kalsifediol bisa mengurangi infeksi penyakit yang parah, namun uji coba lebih besar diperlukan untuk menemukan jawaban yang pasti," kata peneliti.

Saran untuk penderita Covid-19

Dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K) menganjurkan sejumlah vitamin untuk orang yang terinfeksi Covid-19.

“Kalau ada gejala ringan, minum vitamin C, vitamin D, dan ditambah antivirus yang diresepkan oleh dokter. Jangan tentukan sendiri,” ujarnya dalam Webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, Jumat (2/7/2021).

Selain mengonsumsi obat dan vitamin, pasien Covid-19 juga disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang serta rutin olahraga ringan.Vitamin D bagi Pasien Covid-19 Saat Isolasi Mandiri

Meskipun pasien secara acak diminta mengonsumsi kalsifediol, ada lebih banyak pasien dalam kelompok kontrol dengan tekanan darah tinggi dan diabetes.

Kedua penyakit ini merupakan faktor risiko komplikasi Covid-19 yang parah.

Sehingga bisa disimpulkan, mengapa kelompok kontrol cenderung memperoleh hasil yang buruk.

Belum ada jawaban jelas apakah kalsifediol lebih efektif mencegah infeksi parah Covid-19, dibandingkan bentuk suplemen vitamin D lainnya.

Kalsifediol lebih kuat dan lebih mudah diserap daripada bentuk vitamin D lain, sehingga lebih efektif dikonsumsi pasien dengan penyakit atau gangguan pencernaan.

Para peneliti juga tidak melihat apakah pasien kekurangan vitamin D sebelum pengobatan.

Penelitian lain menemukan orang dewasa di awal musim semi, sering mengalami kekurangan vitamin D.

Kondisi itu muncul karena mereka jarang terkena paparan sinar matahari, yang merupakan sumber alami vitamin D.

Temuan lebih dalam berguna untuk menentukan manfaat vitamin D alami dalam pengobatan Covid-19.

Pasalnya, belum jelas diketahui apakah suplemen vitamin D dapat memperbaiki kekurangan nutrisi.

Atau, apakah pasien yang sudah memenuhi asupan vitamin D bisa memperoleh manfaat dari mengonsumsi vitamin D lebih banyak.

Banyak penelitian yang menemukan kaitan antara kekurangan vitamin D dan risiko Covid-19.

Penelitian terbaru ini hanyalah studi kecil pertama yang menunjukkan asupan vitamin D dapat mengurangi infeksi parah Covid-19.

Studi lainnya

Sebelumnya, banyak studi yang mengungkap asupan vitamin D dalam jumlah cukup terkait dengan hasil yang lebih baik untuk virus corona.

Ditemukan pula hubungan antara kadar vitamin D dan hasil virus corona, meskipun tidak ditemukan hubungan sebab akibat.

Sebuah studi yang diterbitkan bulan lalu menunjukkan, pasien yang memenuhi asupan vitamin D memiliki kemungkinan lebih kecil untuk terkena komplikasi berbahaya dari Covid-19.

Komplikasi yang dimaksudkan, antara lain keadaan sulit bernapas atau pun tidak sadarkan diri.

Sementara itu, dari studi kecil lainnya, terungkap orang yang kekurangan vitamin D memiliki kemungkinan dua kali lipat terinfeksi Covid-19.

Sumber Vitamin D dari Konsumsi Makanan

Selain dari paparan sinar matahari, vitamin D juga bisa diperoleh melalui konsumsi makanan tertentu.

Dilansir dari Healthline, 18 Desember 2019, berikut adalah makanan yang tinggi vitamin D dan penting untuk dikonsumsi.

1. Ikan salmon

Ikan salmon merupakan ikan berlemak yang tinggi vitamin D. Menurut United States Department of Agriculture (USDA) Food Composition Database, 100 gram ikan salmon mengandung 526 IU vitamin D atau sekitar 66 persen dari kebutuhan harian.

Sementara itu, 100 gram ikan salmon liar bisa mengandung 988 hingga 1.300 IU vitamin D atau sekitar 124 persen dari kebutuhan harian.

2. Ikan sarden

Ikan sarden kalengan juga merupakan makanan tinggi vitamin D. Sebanyak 3,8 ons ikan sarden kalengan mengandung 177 IU vitamin D atau 22 persen dari kebutuhan harian.

Jenis ikan berlemak lainnya yang juga termasuk sumber vitamin D yang baik adalah ikan mackerel yang mengandung 360 IU.

3. Minyak hati ikan cod

Minyak hati ikan cod merupakan salah satu suplemen yang sangat popular. Bagi yang tidak suka menyantap ikan, mengonsumsi minyak ikan cod bisa jadi pilihan cerdas untuk mendapatkan asupan vitamin D.

Terdapat sekitar 488 IU per sendok the minyak hati ikan cod. Selain itu, minyak hati ikan cod juga mengandung vitamin A dalam jumlah tinggi, yakni satu sendok tehnya telah memenuhi sekitar 150 persen dari kebutuhan harian vitamin A.

4. Tuna kalengan

Tuna kalengan tidak hanya praktis dan lezat. Ia juga termasuk makanan tinggi vitamin D yang menyehatkan.

Sebanyak 100 gram tuna kalengan mengandung 268 IU vitamin D atau sekitar 34 persen dari kebutuhan harian.

5. Kuning telur

Ikan bukanlah satu-satunya makanan tinggi vitamin D. Telur utuh, terutama kuning telur, juga merupakan sumber vitamin D yang baik.

Sebagian besar protein dalam telur ditemukan di bagian putihnya, sedangkan kuning telur menyimpan lemak, vitamin, dan mineral.

Satu butir kuning telur mengandung 37 IU vitamin D atau sekitar 5 persen dari kebutuhan harian. Kadar vitamin D dalam kuning telur bisa dipengaruhi oleh paparan sinar matahari dan kandung pakan ayam yang digunakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vitamin D "Bentengi" Tubuh dari Infeksi Parah Covid-19"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, Ini Manfaat Vitamin D bagi Pasien Covid-19 Saat Isolasi Mandiri"

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

Baca Juga

COMMENTS